
Musim panas identik dengan pantai, es krim, dan kolam renang. Tetapi musim panas juga merupakan musim puncak infeksi saluran kemih (ISK).
Berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Open Forum Infectious Diseases, ada peningkatan rawat inap untuk ISK selama musim panas dan itu jauh lebih tinggi pada wanita daripada pria. Sebagian besar perempuan yang lebih muda dan tua dipengaruhi oleh ISK.
Para peneliti juga mencatat bahwa peningkatan keseluruhan rawat inap karena ISK dikaitkan dengan lonjakan bakteri resisten antibiotik yang menyebabkan infeksi, terutama selama bulan-bulan musim panas.
ISK merupakan jenis infeksi yang mempengaruhi kandung kemih, ginjal, uretra, dan ureter. Escherichia coli adalah organisme yang menyebabkan ISK. Sebagian besar infeksi saluran kemih mempengaruhi saluran kemih bagian bawah yaitu, kandung kemih dan uretra.
Gejalanya adalah sensasi terbakar saat buang air kecil, keinginan kuat untuk buang air kecil, urin keruh, urin berbau kuat, dan nyeri panggul.
Sekitar 50 hingga 60 persen wanita akan mengalami infeksi saluran kemih di beberapa titik dalam hidup mereka. Wanita pasca-menopause memiliki risiko lebih tinggi terkena ISK karena rendahnya estrogen, prolaps panggul, diabetes, kehilangan Lactobacilli di flora vagina, dan peningkatan kolonisasi periurethral dari bakteri Escherichia coli. Ada beberapa alasan tingginya ISK di musim panas. Berikut ulasannya seperti dilansir Boldsky.
- Dehidrasi
Dehidrasi sering terjadi selama musim panas dan merupakan penyebab paling umum untuk ISK selama musim ini. Orang yang lebih muda lebih mungkin mengalami dehidrasi karena mereka menghabiskan sebagian besar waktu di luar rumah. Wanita memiliki uretra yang lebih pendek, itulah sebabnya bakteri mudah berpindah dari vagina dan dubur ke kandung kemih. Minum banyak cairan akan membantu menghilangkan bakteri dari kandung kemih. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal JAMA Internal Medicine, wanita yang minum 1,5 liter air per hari dapat mengurangi risiko ISK menjadi setengahnya. - Bepergian dalam penerbangan
Saat bepergian dalam penerbangan, Anda cenderung tidak minum air dan mengonsumsi lebih banyak minuman berkarbonasi dan alkohol yang disajikan dalam penerbangan. Kedua minuman ini penuh gula yang meningkatkan keseimbangan pH saluran kemih Anda sehingga meningkatkan laju bakteri.
- Aktivitas seksual
Aktivitas seksual adalah faktor risiko lain untuk ISK di kalangan wanita, terutama wanita yang lebih muda. Menurut Yayasan Perawatan Urologi, lebih banyak aktivitas seksual cenderung terjadi di musim panas dan ini meningkatkan kemungkinan semakin banyak wanita tertular ISK. Jadi disarankan untuk buang air kecil setelah berhubungan seks untuk membantu menghilangkan bakteri. - Berenang
Kolam renang juga berperan dalam meningkatkan risiko infeksi ISK selama musim panas. Itu karena kolam renang menjadi tempat berkembang biaknya bakteri yang mungkin disebabkan oleh adanya urin dalam air, kadar klorin yang rendah dan orang-orang yang tidak mandi sebelum berenang, menurut Yayasan Perawatan Urologi. Bakteri cenderung berkembang biak dengan cepat di tempat yang lembab dan basah. Jadi, ganti pakaian renang basah Anda dengan cepat. (RN)
