Ini Penyebab dan Gejala Leukemia Myeloid Akut

Artikel ini telah direview oleh

Ini Penyebab dan Gejala Leukemia Myeloid Akut

Ini Penyebab dan Gejala Leukemia Myeloid Akut
Foto: kompas.com

Leukemia myeloid akut (AML) adalah jenis kanker yang terjadi pada darah dan sumsum tulang, ditandai dengan pertumbuhan sel jinak yang cepat dan mengganggu produksi sel darah normal.

Dinamai leukemia myeloid akut karena mempengaruhi sekelompok sel darah putih yang disebut sel myeloid dan mencegahnya menjadi sel matang yang membentuk struktur dasar darah. Kata akut menandakan seberapa cepat penyakit itu menyebar.

Berikut enam fakta penyakit ini:

  1. Menyebar sangat cepat
    Leukemia myeloid akut menyebabkan ledakan sel darah putih yang belum matang dan disebut myeloblasts, yang sebagian besar tidak berfungsi. Myeloblasts menyebabkan tubuh kekurangan sel darah putih penangkal infeksi sehingga penderita lebih rentan terhadap infeksi. Sel-sel leukemia kemudian masuk ke aliran darah dan menyebar ke bagian tubuh yang lain.
  2. Orang dewasa rentan
    Sangat umum terjadi pada orang dewasa. Lima dari 100.000 orang di Inggris dan sekitar 20.000 orang di Amerika Serikat terkena AML setiap tahun, menurut perkiraan American Cancer Society.
  3. Faktor risiko
    Sebenarnya tidak ada faktor risiko spesifik yang bisa menyebabkan AML. Namun, usia, merokok, kelainan genetik, dan penyakit darah bisa berperan.
  4. Kemoterapi
    Seperti semua kasus kanker lain, kemoterapi juga diresepkan untuk pasien AML. Alternatif yang efektif adalah transplantasi sel punca.
  5. Bantuan medis sedini mungkin
    Orang perlu segera memeriksakan diri ke dokter begitu mengalami gejala AML. Gejala yang sering ditemui adalah kelelahan, tulang terasa nyeri, kulit pucat, sering mengalami infeksi, mudah memar, sering mimisan, dan sesak napas.
  6. Pola makan sehat
    Ini dapat meningkatkan respons kekebalan tubuh. Makan makanan sehat yang kaya buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian dapat mempercepat pemulihan kanker. (RN)
Baca juga:  Layanan Prima PT Kanapi Insan Sejahtera Bagi Penderita Alzheimer