Inilah 5 Hal Penyebab Kerusakan Hati

Inilah 5 Hal Penyebab Kerusakan Hati
Foto: suara.com

Hati atau liver merupakan salah satu oragan dalam dengan fungsi yang sangat penting bagi tubuh. Bagian tubuh ini bertugas mengolah lemak, karbohidrat, serta protein. Selain itu, hati juga berfungsi untuk menyaring racun yang ada di dalam tubuh. Kandungan kimia yang dianggap berbahaya oleh tubuh ini bakal disaring dan kemudian dikeluarkan lagi.

Ketika hati mengalami masalah, maka biasanya bakal terjadi rentetan masalah lain pada tubuh. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan menghindari masalah lebih lanjut.

Tanda awal dari berbagai masalah di hati adalah kulit dan mata yang menguning serta nyeri di perut. Hal ini biasanya juga disertai dengan kelelahan, hilangnya selera makan, mual, serta kencing yang berwana keruh. Munculnya masalah pada hati ini bisa kita hindari dengan mengetahui sejumlah penyebabnya. Dilansir dari The Health Site, berikut sejumlah hal yang bisa menjadi penyebab masalah hati.

  • Konsumsi terlalu banyak gula
    Mengonsumsi terlalu banyak gula bisa menyebabkan kerusakan hati. Gula bisa menyebabkan penimbunan di hati yang jadi penyebab penyakit liver. Masalah semacam ini juga muncul dari makanan berlemak.
  • Obesitas
    Kelebihan berat badan dan obesitas bisa menyebabkan masalah pada hati. Hal ini bisa berujung pada sirosis hati yang bisa dihindari dengan cara menurunkan berat badan.
  • Minuman berkarbonasi
    Minuman berkarbonasi menghadirkan dampak yang sama pada hati seperti pada obesitas. keberadaan gula dan kafein di dalam minuman ini juga bisa menimbulkan masalah yang tak sepele bagi hati.
  • Suplemen herbal
    Sejumlah suplemen herbal bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh terutama hati. Untuk menghindari bahaya dari konsumsi suplemen herbal ini, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter dahulu sebelum mengonsumsinya.
  • Lemak tak jenuh
    Lemak trans merupakan salah satu jenis lemak yang ada pada berbagai makanan olahan dan gorengan dan bisa jadi penyebab bertambahnya berat badan. Hati bakal kesulitan mengolah jenis lemak ini sehingga sebaiknya dihindari sama sekali. (RN)