Kanopi Insan Sejahtera Gandeng TNI Perkuat Mental Tenaga Kesehatan

Kanopi Insan Sejahtera Gandeng TNI Perkuat Mental Tenaga Kesehatan

Sebagai perusahaan penyedia tenaga care giver, home care, dan tenaga kesehatan lainnya Kanopi Insan Sejahtera (KIS) menggandeng TNI untuk memberikan pembekalan. Harapannya, dengan masukan-masukan dari TNI, maka tenaga kesehatan yang menjadi mitra KIS bisa memiliki mental yang tangguh dan tidak cengeng.

Dua personil TNI dari Pusat Pendidikan Kesehatan (Pusdikes) Kodiklat TNI AD masing-masing Kapten CKM Budiman dan Sersan Rian Aristyawan memberikan materi yang membangun mental para tenaga kesehatan di Pusat Pendidikan dan Latihan KIS, di Jakarta, Minggu (22/11/2020).

Beberapa hal penting yang disampaikan terkait kedisplinan ala militer yang menjunjung tinggi kesadaran, kepatuhan, dan ketaatan terhadap segala peraturan yang ada. Demikian juga disampaikan perlunya seseorang memiliki loyalitas tinggi, baik kepada pekerjaan, perusahaan, maupun klien. “Tanpa loyalitas sulit kita menjiwai pekerjaan yang kiya jalani,” ujar Kapten Budiman.

Ditekankan pula, dalam bekerja harus ikhlas. Selain itu, diingatkan bahwa filosofi tabur tuai berlaku dalam hidup. Apa yang kita tabur, itu juga yang akan dituai. “Apa yang kita dapat (mungkin dari klien), bisa jadi itu buah dari apa yang kita perbuat di masa lalu,” tukas Budiman.

Baca juga:  Waspada, Jangan Terbuai Sikap Pesimis

Menurut Budiman, kedisiplinan menjadi bagian penting yang akan membentuk karakter seseorang. “Kalau sudah biasa disiplin dalam segala hal, biasanya orang itu memiliki karakter yang unggul,” ujarnya. Sementara untuk memiliki mental yang tangguh, setiap orang harus terlatih, percaya diri, dan berani.

“Bagi para tenaga kesehatan penting memiliki mental yang tangguh. Jadi, jangan cengeng saat mendampingi klien. Dengan mental yang kuat, seorang tenaga kesehatan akan mampu melayani kliennya dengan baik dan penuh kasih,” imbuhnya.

Para coaching dari TNI ini berharap, agar bisa mewujudkan cita-cita dan impian besar dalam diri masing-masing. “Betapa pentingnya kita memiliki mental yang kuat. Semua kembali pada diri masing-masing. Kalau diri kita mau maju harus berjuang dengan kedisiplinan, bermental baja, serta selalu mau belajar. Harus terus dibangun mental yang kuat dalam diri masing-masing,” pungkas Kapten Budiman. (RN)