Kenali 5 Jenis Kanker Payudara Sebelum Terlambat

Artikel ini telah direview oleh

Kenali 5 Jenis Kanker Payudara Sebelum Terlambat

Kenali 5 Jenis Kanker Payudara Sebelum Terlambat
Foto: cnnindonesia.com

Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang berbahaya bagi wanita, setelah kanker serviks. Sel kanker akan tumbuh dan menyerang jaringan payudara, misalnya saluran air susu, lobulus (pabrik penghasil air susu), bersama jaringan penunjang lainnya.

Sejauh ini, belum diketahui penyebab pasti kanker payudara. Namun penyakit ini muncul karena adanya kerusakan sel dan perubahan sifat genetik pada jaringan payudara.

Dilansir dari Cancer Care, berikut jenis kanker payudara yang umum terjadi pada perempuan:

  1. Karsinoma duktal in situ (ductal carcinoma in situ/DCIS)
    Jenis kanker payudara yang perlu diketahui pertama adalah Karsinoma duktal in situ. Jenis kanker payudara noninvasif ini bermula di dalam jaringan saluran susu (duktus). Kondisi ini tidak mengancam nyawa dan masih bisa disembuhkan. Namun, bila terlambat mendapat penanganan, kondisi ini bisa berkembang menjadi kanker payudara invasif.
  1. Karsinoma lobular in situ (Lobular Carcinoma in situ/LCIS)
    Jenis kanker ini terjadi karena pertumbuhan sel abnormal di jaringan lobulus payudara. LCIS dikenal juga dengan nama neoplasia lolubar. Namun, bila didiagnosis LCIS, pengidap kanker ini berisiko mengalami kanker payudara invasif pada masa depan.
  1. Karsinoma duktal invasif (Invasive ductal carcinoma/IDC)
    Karsinoma duktal invasif adalah jenis kanker payudara yang paling umum terjadi. American Cancer Society menyebut, 8 dari 10 kasus kanker payudara, termasuk ke dalam tipe ini.
  1. Karsinoma lobular invasif (invasive lobular carcinoma/ILC)
    Karsinoma lobular invasif (ILC) merupakan jenis kanker payudara yang bermula di lobulus payudara.  Kemudian menyerang jaringan payudara lain di dekatnya dan bahkan bisa ke organ lainnya.
  1. Kanker payudara inflamasi (inflammatory breast cancer/IBC)
    Jenis kanker payudara yang perlu diketahui terakhir adalah kanker payudara inflamasi. Kanker payudara inflamasi (IBC) mirip dengan karsinomal duktal invasif, tetapi kanker ini memiliki gejala yang berbeda. Gejala kanker payudara IBC umumnya, yaitu adanya peradangan, seperti pembengkakan dan kemerahan, serta penebalan atau lesung pipi pada kulit, sehingga terlihat seperti kulit jeruk.
Baca juga:  Hindari Gangguan, Disarankan Cek Pendengaran 6 Bulan Sekali

Kanker payudara tidak kalah mematikannya dengan kanker serviks. Semakin cepat penyakit ini terdeteksi, maka semakin tinggi angka keberhasilan pengobatannya. Untuk mengurangi risiko kanker, disarankan agar Kaum Hawa menjaga pola makan dan menjalani hidup sehat. Jika Anda merasa berpotensi terkena kanker payudara karena memiliki ibu atau saudara sedarah yang menderita kanker, cobalah untuk berkonsultasi ke dokter. (RN)