Kenali Istilah Lazarus Syndrome

Artikel ini telah direview oleh

Kenali Istilah Lazarus Syndrome

Kenali Istilah Lazarus Syndrome
Foto: linkedln.com

Beberapa hari belakangan, media sosial dihebohkan dengan potongan video yang menunjukkan seorang pria bangkit kembali dari peti setelah dinyatakan meninggal dunia. Ini kerap juga disebut mati suri.

Namun, setelah diusut lebih jauh, ternyata aksi tersebut dilancarkan oleh seorang pria berinisial Urip Saputra di Bogor dengan tujuan untuk menghindari debt collector. Namun, satu hal yang menarik ketika potongan video tersebut viral adalah banyak orang yang menghubungkannya dengan lazarus syndrome.

Apa itu Lazarus Syndrome?

Lazarus Syndrome merupakan sebuah kondisi ketika sirkulasi darah pada tubuh seseorang kembali secara spontan yang tertunda setelah dilakukan cardiopulmonary resuscitation (CPR). Dengan kata lain, lazarus syndrome terjadi ketika seseorang yang sudah dinyatakan meninggal karena detak jantungnya berhenti, kembali mengalami aktivitas jantung mendadak.

Sejatinya, nama lazarus syndrome ini berasal dari kisah yang ada pada Alkitab, yaitu sosok Lazarus, yang dibangkitkan Yesus setelah empat hari kematiannya.

Dalam report yang dirilis dalam Journal of The Royal Society of Medicine, Lazarus Syndrome pertama kali dilaporkan pada 1982 dan hingga saat ini ada sekitar 38 kasus yang dilaporkan. Namun hingga kini, banyak ahli kesehatan belum mengetahui secara pasti penyebab terjadinya lazarus syndrome.

Baca juga:  Cara Alami Bantu Atasi Nyeri Asam Urat

Para ahli memperkirakan bahwa lazarus syndrome terjadi karena adanya penumpukan tekanan di dada akibat dilakukannya CPR. Selain itu, ada ahli juga yang menduga bahwa lazarus syndrome terjadi karena akibat tindakan obat yang tertunda.

Peneliti dari Universitas Liege di Belgia, Charlotte Martial, yang meneliti 154 responden yang pernah hampir mengalami kematian atau mati suri. Hasil penelitiannya kemudian dipublikasikan di Frontiers Research of Neuroscience. Laporan tersebut mengungkapkan bahwa 80 persen responden merasa bahagia saat ajal mendekat. Sekitar 69 persen mengaku melihat cahaya terang. Serta 64 persen lainnya merasa bertemu dengan roh orang yang dikenal.

Meskipun kedengarannya tidak masuk akal, fenomena mati suri ternyata bisa dijelaskan secara keilmuan. Menurut medis, ada dua penyebab seseorang mengalami mati suri. Yaitu Lazarus Syndrome dan Near Death Experience.

Lazarus Syndrome atau Sindrom Lazarus, disebut juga autoresusitasi, merupakan kembalinya sirkulasi secara spontan setelah penghentian resusitasi setelah serangan jantung. Sederhananya, ini adalah kembalinya aktivitas jantung secara tiba-tiba yang terjadi setelah seseorang dinyatakan meninggal.

Baca juga:  Kenali Penyebab, Gejala dan Perawatan Batu Ureter

Sedangkan Near Death Experience adalah pengalaman pribadi yang mendalam terkait kematian atau kematian yang akan datang. Menurut Martial, meskipun urutan pengalamannya berbeda, karakternya sama pada hampir semua orang. Pengalaman ini dibedakan dalam dua kategori, yakni positif dan negatif. Pengalaman positif mencakup berbagai sensasi ketenangan total, keamanan, kehangatan, maupun kehadiran cahaya. Sementara pengalaman negatif mungkin termasuk sensasi kesedihan dan kesusahan. (RN)