Minggu , 16 Desember 2018
Home » Artikel » Kendalikan Hipertensi Dengan 5 Gaya Hidup Sehat

Kendalikan Hipertensi Dengan 5 Gaya Hidup Sehat

Kendalikan Hipertensi Dengan 5 Gaya Hidup Sehat

Kendalikan Hipertensi Dengan 5 Gaya Hidup Sehat (Foto: dok. aryanti.id)

Kendalikan Hipertensi Dengan 5 Gaya Hidup Sehat – Untuk mengendalikan tekanan darah tinggi (hipertensi) ada beberapa cara alami yang bisa dilakukan tanpa memakai obat. Sebagai contoh seperti mulai membatasi konsumsi garam, rajin olahraga, hingga berhenti merokok.

Bila semua gaya hidup tersebut diterapkan maka seseorang bisa mendapatkan nilai tekanan darah yang lebih baik.

Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia atau Indonesian Society of Hypertension (InaSH) menjelaskan bagaimana tiap usaha gaya hidup sehat bisa memengaruhi tekanan darah:

  1. Kurangi konsumsi garam
    Konsumsi garam memiliki hubungan kuat dengan tekanan darah. Makanan yang mengandung garam 1,5 gram per 100 gram saja sudah bisa dibilang cukup tinggi dan bila dikonsumsi dalam jangka panjang akan meningkatkan tekanan darah. Menurut InaSH, ketika seseorang mulai mengendalikan konsumsi garamnya menjadi maksimal 1,8 gram per hari, maka tekanan darah sistolik bisa turun antara 4-5 mmHg.
  1. Olahraga
    Hidup aktif dengan rutin olahraga adalah salah satu aspek dalam gaya hidup sehat yang dapat memengaruhi tekanan darah. Disarankan agar seseorang minimal olahraga 30 menit per hari. Pada pasien hipertensi ringan tekanan darah sistolik bisa turun sekitar 5-7 mmHg dengan olahraga.
  1. Stop merokok
    Kandungan racun yang ada dalam rokok dapat membuat kerusakan pada pembuluh darah dan akan berimbas pada tekanan darah. Oleh karena itu, para ahli sangat menyarankan agar seseorang berusaha berhenti merokok. Menurut InaSH, bila seseorang sukses berhenti merokok, tekanan darah sistolik dapat turun antara 2-4 mmHg.
  1. Kelola stres
    Aktivitas padat sehari-hari dapat membuat stres menumpuk. Dalam tingkat yang wajar stres ini sebetulnya baik sebagai pemicu atau motivasi, namun bila sudah tidak terkendali dapat jadi sumber penyakit mental yang juga bisa muncul dalam bentuk gejala fisik seperti peningkatan tekanan darah. Dengan mengelola stres yang berlebih,  maka tekanan darah dapat turun sekitar 5 mmHg.
  1. Berat badan ideal
    Menurut InaSH, sebanyak 30 – 60 persen penderita hipertensi termasuk obesitas. Ketika seseorang berusaha menguruskan diri mendapatkan berat badan idealnya maka tekanan darah juga akan ikut turun. Berat badan ideal yang dimaksud ditandai dengan indikator Indeks Massa Tubuh (IMT) antara 18,5 – 22,9 kilogram per meter kubik. Selain itu, untuk pria lingkar pinggang juga tidak boleh lebih dari 90 centimeter (cm) sementara untuk perempuan tidak boleh lebih dari 80 cm. Dengan mencapai berat badan ideal maka tekanan darah sistolik dapat turun sekitar 5-20 mmHg. (RN)
Free WordPress Themes - Download High-quality Templates