Lansia Berisiko Tersedak Lantaran Sulit Menelan

Artikel ini telah direview oleh

Lansia Berisiko Tersedak Lantaran Sulit Menelan

Lansia Berisiko Tersedak Lantaran Sulit Menelan
Foto:republika.co.id

Sulit menelan bisa menjadi salah satu masalah kesehatan yang bisa dialami oleh banyak lanjut usia (lansia). Ini terjadi akibat penurunan kekuatan otot lehernya, menurut dr Tirza Z Tamin SpKFR(K) dari Perhimpunan Osteoporosis Indonesia.

“Orangtua kita jangan buru-buru kalau makan. Hati-hati tersedak, nanti masuk ke paru-paru, bisa menimbulkan kematian,” jelas dr Tirza.

Untuk itu, ada baiknya bila kita selalu mengingatkan orangtua dan para lansia untuk makan secara perlahan, terlebih saat menelan. Selain itu, makan terburu-buru juga tidak baik bagi pencernaannya. Sebab, makanan yang masuk tidak sepenuhnya dikunyah atau dihaluskan. Ini bisa membuat kerja lambung menjadi lebih berat lagi. Penting untuk bisa mengingatkan, terlebih bagi lansia yang masih bisa mengonsumsi makanan yang agak keras.

Kesulitan menelan terjadi akibat adanya penurunan massa otot leher berikut kekuatan ototnya. Dokter Tirza yang tergabung dalam Kelompok Staf Medis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi RS Cipto Mangunkusumo itu mengatakan, dokter dapat melakukan penilaian untuk melihat kekuatan otot leher lansia.

Baca juga:  Turunkan Tekanan Darah Ternyata Tidak Susah

Nantinya, dokter bisa memberikan rekomendasi lansia untuk menjalani latihan menelan yang aman untuk menguatkan otot-otot leher.

Ada sejumlah latihan yang bisa dilakukan salah satunya dengan berusaha mengumpulkan air liur atau saliva di mulut ke tengah lidah, kemudian tutup rapat bibir dan telan semua air liur sekaligus seperti menelan minuman. (RN)