Makanan Pendamping ASI Tidak Boleh Berlebihan

Makanan Pendamping ASI Tidak Boleh Berlebihan
Foto: www.mybaby.co.id

Bagi bayi berusia 6 bulan ke atas ibu dapat membuat makanan pendamping ASI (MPASI) berisi sayuran. Hanya saja takarannya tidak boleh berlebihan. Ini juga sebagai bentuk memperkenalkan buah dan sayuran pada anak sedini mungkin.

Menurut, Dokter spesialis anak yang juga Konsultan Nutrisi dan Penyakit Metabolik di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo atau FKUI/RSCM, Damayanti Rusli Sjarif, sayur dan buah tidak bisa menjadi satu-satunya MPASI. “Sayur bisa ditambahkan pada MPASI tapi jangan banyak-banyak. Buah juga bisa diberikan sebagai snack,” kata Damayanti Rusli Sjarif.

Dia menjelaskan, ini karena sekarang muncul tren memberikan puree buah dan sayur kepada bayi. Padahal, menurut dia, makanan ini dapat meningkatkan risiko anak mengalami gagal tumbuh.

Damayanti menambahkan, sayur dan buah mengandung serat yang cukup tinggi. Sebab itu, tidak disarankan memberikan terlalu banyak kepada bayi karena akan membuat bayi cepat kenyang. “Bila bayi kenyang dengan serat, maka asupan nutrisi yang lain menjadi tidak terpenuhi,” kata dia.

Selain itu, pilihan buah yang diberikan kepada bayi juga harus diperhatikan. “Ibu sebaiknya memberikan buah yang banyak airnya, bukan yang banyak seratnya,” ucap Damayanti.

Bila bayi mengkonsumsi makanan yang terlalu tinggi seratnya, itu bisa membuat bayi sembelit dan mengganggu penyerapan nutrisi tertentu. Karena itu, Damayanti melanjutkan, sebaiknya asupan sayur dan buah dibatasi saat bayi masih di bawah 2 tahun. (RN)