
Mandiri Center Stroke dan Neuro Rehabilitation, Ciptakan Quality of Life Pasca Stroke
Berdiri sejak 2006, Mandiri Center Stroke & Neuro Rehabilitation mengawali kegiatan untuk membantu pemulihan pasien pasca stroke. Namun, seiring waktu, kegiatan ini terus berkembang, baik model-model penanganan maupun sasarannya. Tidak hanya sebatas pasien, tapi juga keluarganya.
“Banyak orang tahunya pemulihan stroke hanya dengan fisioterapi. Padahal, itu salah satu bagian dari sebuah tindakan rehabilitasi medis untuk recovery pasien,” kata Joko Sulistyo.
Saat ini, tengah dikembangkan berbagai pola rehabilitasi, selain fisioterapi, antara lain, okupasi terapi (occupational therapy), speech theraphy, juga keberadaan dokter-dokter, mulai dari dokter rehab, dokter syaraf, sampai ke akupuntur. “Selain stroke, kami juga menangani pasien geriatri,” sambung Joko.
Menurutnya, kasus-kasus geriatri sangat penting bila didampingi oleh tim rehabilitasi medis sesuai kondisi pasien masing-masing. Misal pasien geriatri terkait soal ingatan, maka akan didampingi tim medis dan keperawatan agar memorinya terjaga dengan baik dan manajemen hidupnya dapat maksimal.
“Seseorang yang terkena stroke tetap bisa memiliki hidup berkualitas, tidak sekadar hidup. Jadi, kita dorong insan pasca stroke bisa tetap beraktifitas dan menjalani hidup selayaknya manusia seutuhnya,” sambungnya.
Dijelaskan, kalau fisioterapi lebih kepada memaksimalkan kerja fisik, sementara okupasi terapi bagaimana afeksi (mood dan emosi), dan kognitif bisa stabil. “Kami punya pengalaman menangani pemulihan stroke yang paling berat sampai ringan,” terang Joko. Bahkan Mandiri Center siap melayani pasien yang mengalami stroke berat ke rumahnya.
Di Mandiri, jelas Joko, ada 2 jalur, melalui rujukan atau independen. “Untuk rujukan, dari sisi medis sudah ditangani yang merujuk, sementara kalau independen biasanya kita tangani juga medisnya,” imbuhnya.
Seiring waktu, pelayanan di Mandiri Center yang memiliki izin sebagai Klinik Utama Spesialis kian dilengkapi bagi orang dengan gangguan fisik, utamanya tulang belakang (spine problem) dan soal tumbuh kembang otak.
Tidak hanya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Mandiri Center juga memiliki cabang di Polumas, Jakarta Timur, dan Bintaro, Tangerang Selatan.
Selama ini, Mandiri Center Stroke juga menjalin kemitraan dengan Kanopi Insan Sejahtera dalam menangani insan pasca stroke. (RN)
