Dapatkan Manfaat Lebih Dari Tidur Malam Berkualitas

Dapatkan Manfaat Lebih Dari Tidur Malam Berkualitas

Dapatkan Manfaat Lebih Dari Tidur Malam Berkualitas
Foto:cnnindonesia.com

Tidur berkualitas memiliki banyak manfaat kesehatan. Sebaliknya, kurang tidur bisa memicu berbagai masalah kesehatan dan penyakit kronis.

Para peneliti di University College London menganalisis data dari hampir 8.000 orang selama 25 tahun. Tim peneliti meninjau berapa lama waktu tidur peserta studi dan risiko kasus penyakit jantung, kanker, dan diabetes.

Peserta yang tidur selama lima jam atau kurang pada usia 50 tahun, 30 persen lebih mungkin memiliki dua atau lebih masalah kesehatan jangka panjang. Para peserta itu juga menunjukkan 25 persen peningkatan risiko kematian.

Pada usia 60 tahun, orang yang cenderung kurang tidur ditemukan memiliki risiko 32 persen lebih besar mengidap sejumlah penyakit. Pada peserta dengan usia 70 tahun, peningkatan risikonya sebesar 40 persen.

Pakar tidur dan psikolog klinis Lindsay Browning menanggapi temuan studi tersebut. Browning menggarisbawahi betapa pentingnya cukup tidur bagi semua orang, utamanya untuk harapan hidup dan kesehatan.

“Ketika kita tidur, otak secara fisik memperbaiki tubuh dan mengatur hormon penting yang mengontrol fungsi tubuh di siang hari,” ungkap Browning.

Baca juga:  Simak Makanan Sehat yang Ternyata Tidak Sehat

Menurut pedoman Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS), rekomendasi jumlah tidur untuk orang dewasa di atas usia 18 tahun adalah tujuh hingga sembilan jam. Hanya saja, hampir satu dari empat orang tidak memenuhi itu.

Browning yang mengelola troublesleeping.co.uk membagikan saran untuk mendapatkan waktu tidur yang cukup dan berkualitas. Dia sepakat dengan kiat klasik seperti menjauhkan ponsel atau minum minuman hangat sebelum tidur. Selain itu, ada tujuh langkah lain yang dia sarankan sebagai berikut.

  1. Bangun keinginan tidur
    Menurut Browning, untuk bisa terlelap, seseorang perlu menuai keinginan serta kebutuhan untuk tidur. Ini bisa dicapai dengan beraktivitas secara total sepanjang hari serta tidak tidur di siang hari.
  2. Enyahkan stres
    Jelang tidur, luangkan waktu untuk merenungkan hal-hal yang terjadi pada hari itu. Enyahkan stres atau kekhawatiran yang masih tersimpan dengan cara menulis buku harian sehingga otak membuang kelebihan beban yang ada.
  3. Hindari tidur ayam
    Sebagian pasien yang ditangani Browning kesulitan tidur di malam hari karena punya kebiasaan tidur ayam alias tidur dalam waktu singkat. Browning kurang menyarankannya, apalagi jika melakukannya jelang waktu tidur malam.
  4. Perhatikan suasana kamar
    Menciptakan lingkungan kamar yang santai dan nyaman akan meningkatkan peluang untuk mendapatkan istirahat malam yang baik. Browning juga menyarankan untuk mengganti kasur setiap tujuh tahun sekali, atau lebih cepat jika berat badan bertambah secara drastis.
  5. Menyendiri
    Bagi orang yang sulit tidur, Browning menyarankan tidur sendirian. Orang yang sudah berpasangan pun diminta mempertimbangkan tidur terpisah, meskipun itu bukan pilihan yang cocok untuk semua.
  6. Aktif secara fisik
    Aktif secara fisik, termasuk berolahraga, akan berdampak secara langsung pada kebutuhan tubuh untuk tidur di malam hari. Lakukan olahraga ringan seperti jalan cepat, namun jangan berolahraga terlalu dekat dengan waktu tidur. Pasalnya, pelepasan endorfin dan adrenalin dapat mengganggu tidur.
  7. Bantuan klinis
    Jika enam cara yang sudah dijabarkan tidak berhasil, kemungkinan seseorang memerlukan bantuan klinis. Terapi perilaku kognitif untuk insomnia, kadang-kadang disebut CBT-I, biasanya direkomendasikan sebagai pengobatan lini pertama. (RN)
Baca juga:  Inilah 5 Hal Penyebab Kerusakan Hati
× Hubungi kami!