Penyakit Jantung Bisa Diidap Orang Muda

Artikel ini telah direview oleh

Penyakit Jantung Bisa Diidap Orang Muda

Penyakit Jantung Bisa Diidap Orang Muda
Foto: kompas.com

Banyak yang mengira bahwa penyakit jantung adalah kondisi yang hanya dialami oleh orang dengan usia lanjut. Padahal, gangguan pada jantung, termasuk serangan jantung, nyatanya juga bisa dialami oleh mereka yang berusia muda. Karenanya, penting untuk mengetahui seperti apa gejala penyakit jantung di usia muda.

Selama beberapa dekade terakhir penyakit jantung kebanyakan diidap pria berusia di atas 50 tahun dan wanita di atas usia 65 tahun. Namun, kini banyak orang yang usianya relatif muda atau sekitar 20 sampai 40 tahun terkena penyakit jantung.

“Tren penyakit jantung yang kami temui selama dua dekade terakhir terjadi pada usia muda, pada usia di bawah 40 tahun,” ujar dr Raju Modi, MD, seorang ahli jantung dari University Hospitals.

“Dalam periode 2006 hingga 2016, kami melihat peningkatkan jumlah usia muda yang mengalami serangan jantung meningkat 2 persen setiap tahunnya,” lanjut Modi.

Banyak kondisi dan perilaku yang membuat orang berisiko terkena penyakit jantung muncul di usia muda. Dikutip dari Pusat Pengendalian Penyakit (CDC AS), berikut sederet faktornya:

Tekanan darah tinggi 

Jutaan orang Amerika dari segala usia mengalami tekanan darah tinggi, termasuk jutaan orang berusia 40-an dan 50-an. Sekitar setengah dari orang dengan tekanan darah tinggi tidak dapat mengendalikannya. Memiliki tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol adalah salah satu risiko terbesar penyakit jantung dan kondisi berbahaya lainnya, seperti stroke.

Baca juga:  Luar Biasa Manfaat Kesehatan Dari Berpelukan

Kolesterol tinggi 

Kondisi ini biasanya dipicu oleh gaya hidup yang tidak sehat, seperti mengonsumsi makanan yang tidak sehat atau jarang melakukan aktivitas fisik.

Merokok

Lebih dari 35 juta orang dewasa dan ribuan anak muda di Amerika Serikat mulai merokok setiap hari. Merokok merusak pembuluh darah dan dapat menyebabkan penyakit jantung.

Selain uraian di atas, beberapa kondisi dan perilaku lain yang memengaruhi risiko penyakit jantung meliputi:

Obesitas

Lebih dari 1 dari 3 orang Amerika, dan hampir 1 dari 6 anak dan remaja berusia 2 hingga 19 tahun mengalami obesitas.

Diabetes 

Ini dapat merusak pembuluh darah dan saraf yang membantu mengendalikan otot jantung. Lebih dari 1 dari 10 orang di Amerika Serikat mengidap diabetes. Ketidakaktifan fisik dapat menjadi salah satu faktor penyakit jantung di usia muda. Tetap aktif secara fisik membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Pola makan yang tidak sehat

Kebanyakan orang Amerika, termasuk anak-anak, makan terlalu banyak natrium (garam), yang meningkatkan tekanan darah. Diet tinggi lemak trans, lemak jenuh, dan tambahan gula meningkatkan faktor risiko penyakit jantung. Sebaiknya mengganti makanan tinggi natrium dengan buah dan sayuran yang dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Baca juga:  Brokoli Berkhasiat Tekan Timbulnya Skizofrenia

Gejala penyakit jantung di usia muda:

  1. Napas pendek

    Napas yang terasa lebih pendek dibandingkan biasanya bisa menandakan kondisi jantung yang bermasalah. Terlebih, bila kondisi ini menganggu aktivitas kehidupan seseorang yang mengalaminya. Seringkali juga ditandai dengan detak jantung yang tak menentu atau tak beraturan tanpa alasan yang jelas.

  1. Mudah lelah

    Mudah lelah dan lemas kerap kali disepelekan dan dianggap sebagai kondisi yang biasa terjadi. Namun, jika kondisi tersebut terjadi tanpa alasan yang jelas bisa jadi menandakan adanya permasalahan jantung. Kondisi ini juga bisa sesekali disertai dengan pingsan.

  1. Nyeri dada

    Rasa sakit dapat terasa seakan-akan dada tertekan atau nyeri. Selain rasa sakit atau nyeri pada dada, rasa sakit pada bagian tubuh lain juga sering dialami, seperti pada lengan kiri, rahang, punggung, leher, bahu, dan bagian tengah atas perut. Rasa sakit ini memang tak banyak dialami oleh usia remaja atau anak-anak, namun seringkali mereka rasakan ketika sedang menjalankan aktivitas fisik yang tergolong berat, seperti saat berolahraga.

  1. Keringat dingin

    Keringat dingin, terlebih bila disertai dengan rasa mual, pusing, dan muntah seringkali dialami seseorang dengan kondisi jantung yang bermasalah. Gejala-gejala ini memang tergolong umum seperti penyakit lainnya sehingga seringkali dibiarkan tanpa pemeriksaan lebih lanjut. (RN)