Perhatikan Hal Penting Ini Guna Hindari Serangan Jantung

Artikel ini telah direview oleh
Perhatikan Hal Penting Ini Guna Hindari Serangan Jantung
Foto: emc.id

Serangan jantung bisa terjadi karena sejumlah faktor. Salah satunya karena beban aktivitas yang berat yang bisa berujung munculnya stres. “Beban kerja berat yang memicu terjadinya stres dan serangan jantung,” ujar Ignatius Yansen NG, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, konsultan kardiologi intervensi dan konsultan elektrofisiologi Eka Hospital Bekasi.

Selain beban kerja, olahraga jenis kompetitif semisal tenis juga dapat menjadi pencetus masalah kesehatan yang bisa dialami orang berusia muda juga. Tanda-tandanya merasa keleyengan saat beraktivitas, lalu asam lambung naik.

Bila demikian, menurut Yansen, termasuk serangan jantung Dia menuturkan, serangan jantung terkadang tidak harus ditandai gejala nyeri dada.

“Orang awam suka bilang masuk angin, gejala seperti angin duduk, muntah-muntah, keleyangan, yang terjadi penyumbatan tiba-tiba pembuluh darah. Pembuluh darah yang kasih makan kesumbat akibatnya jantung tidak berfungsi dengan baik,” terangnya.

Yansen menyarankan orang-orang melakukan gaya hidup sehat mulai dari konsumsi makanan sehat, tidur cukup, menghindari terkena faktor risiko seperti hipertensi dan diabetes, hingga berolahraga rutin agar pembuluh darah tak menyempit dan berujung masalah jantung. Menurutnya, olahraga yang sifatnya aerobik semisal bersepeda, berjalan cepat bisa menjadi pilihan yang baik untuk jantung.

Baca juga:  Pascamenopause, Penderita Kanker Payudara Berisiko Kardiovaskular

“Lakukan (olahraga) 3-5 kali seminggu dengan intensitas sedang, 30-45 menit di luar pemanasan dan pendinginan,” tandas Yansen. (RN)