Quadriplegia Adalah Penyakit Apa? Begini Definisinya!

Artikel ini telah direview oleh

Quadriplegia adalah kelumpuhan yang terjadi pada bagian atas dan bawah tubuh, spesifiknya dari leher sampai ke bawah. Quadriplegia atau tetraplegia adalah kelumpuhan yang termasuk parah. Penderita Quadriplegia tidak bisa menggerakan lengan, badan, tangan, kaki, tungkai, dan bagian panggul.

Pada beberapa kondisi, kelumpuhan ini bahkan berdampak pada fungsi organ dalam, seperti paru-paru dan jantung. Quadriplegia bisa terjadi pada siapapun, termasuk mereka yang masih berusia muda. Namun, lansia adalah kelompok orang yang memiliki risiko paling tinggi mengalami quadriplegia.

Penyebab Quadriplegia Adalah Apa?

Quadriplegia disebabkan cedera atau kerusakan tulang belakang pada bagian leher. Cedera tersebut membuat sumsum tulang belakang dan saraf tulang belakang mengalami kerusakan. Kerusakan yang terjadi membuat banyak sistem tubuh terganggu, sehingga kelumpuhan atau penurunan kekuatan terjadi.

Berikut penyebab cedera tulang belakang pada bagian leher yang bisa menyebabkan quadriplegia.

  • Kecelakaan bermotor, jatuh, dan kecelakaan lainnya.
  • Cedera ketika berolahraga dan melakukan aktivitas fisik lainnya.
  • Mengalami kekerasan, pemukulan, penusukan, dan penembakan.
  • Menderita gangguan pada otot.
  • Mengidap penyakit tulang belakang, seperti osteoporosis dan radang sumsum tulang belakang.
  • Mengidap penyakit saraf, seperti polio, ALS, dan cerebral palsy.
  • Menderita kanker atau tumor yang menekan saraf tulang belakang.
Baca juga:  Tips Merawat Bayi Baru Lahir agar Tidak Rewel, Mudah!

Baca juga: Apa Itu Presbikusis? Inilah Penyebab, Gejalanya dan Pengobatannya!

Gejala Quadriplegia

Berikut gejala atau tanda-tanda quadriplegia yang umum terjadi.

  • Area tubuh dari leher sampai bawah tidak bisa digerakan.
  • Mengalami gangguan pencernaan dan kehilangan kontrol usus atau kandung kemih.
  • Batuk dan sulit bernapas.
  • Timbul rasa sakit yang disebabkan cedera pada saraf sumsung tulang belakang.
  • Mengalami disfungsi seksual dan perubahan fertilitas.
  • Mengalami mati rasa, tidak dapat merasakan sentuhan, dan tidak bisa merasakan panas/dingin.

Pengobatan Quadriplegia

Quadriplegia adalah kondisi permanen yang tidak dapat disembuhkan. Adapun pengobatan yang dilakukan bertujuan untuk merangsang otot guna meningkatkan sirkulasi darah, mempertahankan tonus otot, dan mengurangi risiko komplikasi. Pengobatan yang dilakukan cukup beragam.

Berikut pengobatan quadriplegia yang umum dilakukan.

  • Mengkonsumsi obat-obatan untuk meringankan gejala yang muncul akibat quadriplegia. Obat-obatan yang dipilih adalah obat-obatan yang mengurangi kerusakan saraf, mengatur rasa sakit, dan menjaga kelenturan otot.
  • Pembedahan atau operasi bisa dilakukan untuk menstabilkan tulang belakang dan mengurangi tekanan sumsum tulang belakang dan saraf.
  • Berbagai terapi bisa dilakukan untuk menguatkan mental, meningkatkan kekuatan otot, meningkatkan kemampuan berbicara, dan membantu penderita menjalani aktivitas harian dengan baik.
Baca juga:  Benarkah Merawat Cucu Memperpanjang Umur Lansia?

Quadriplegia adalah kelumpuhan yang bisa membuat penderitanya memiliki banyak keterbatasan dan mengalami depresi. Untuk itu, sebaiknya Anda menggunakan perawat profesional untuk mendampingi penderita ini.

Contohnya saja care giver dari Kanopi Insan Sejahtera! Perawat kami dibekali kemampuan untuk menangani penderita quadriplegia dan membuat kondisi fisik dan mentalnya lebih prima!

Jadwalkan konsultasi layanannya sekarang, klik disini!

Referensi

https://www.halodoc.com/kesehatan/quadriplegia

https://hellosehat.com/saraf/saraf-lainnya/quadriplegia/

https://health.detik.com/penyakit/quadriplegia-d-6804377