Seni Bisa Perkuat Kesehatan Fisik dan Mental

Artikel ini telah direview oleh

Seni Bisa Perkuat Kesehatan Fisik dan Mental 

Seni Bisa Perkuat Kesehatan Fisik dan Mental
Foto: clint.com

Seni telah digunakan selama berabad-abad sebagai alat terapi untuk kesehatan fisik, mental, dan emosional. Seni seperti musik, gambar, hingga tari, bukan hanya bentuk hiburan atau ekspresi diri. Hal itu dibenarkan oleh Sekretaris United Diabetes Forum, Dr. Rajiv Kovil.

Ia pun membagikan beberapa contoh bagaimana seni dapat membantu mencegah kesehatan yang buruk. Berikut penjelasannya.

  • Terapi musik
    Musik telah terbukti memiliki efek mendalam pada emosi dan kesehatan fisik. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Music Therapy menemukan terapi musik dapat secara signifikan mengurangi rasa sakit dan kecemasan pada pasien nyeri kronis.
  • Terapi seni
    Terapi seni adalah bentuk psikoterapi yang menggunakan pembuatan seni sebagai sarana ekspresi dan komunikasi. Ini sering digunakan untuk mengobati kondisi kesehatan mental seperti depresi, kecemasan, dan PTSD. Terapi seni juga dapat bermanfaat bagi orang yang menghadapi kondisi kesehatan fisik, seperti kanker atau nyeri kronis.
  • Terapi tari
    Terapi tari melibatkan penggunaan gerakan dan tarian untuk meningkatkan kesejahteraan emosional, kognitif, dan fisik. Terapi tari telah terbukti efektif mengobati kondisi seperti obesitas, diabetes, dan depresi. Terapi tersebut juga dapat membantu meningkatkan keseimbangan dan koordinasi pada lansia.
  • Seni publik
    Seni publik adalah segala bentuk seni yang dibuat untuk ruang publik. Seni ini dapat dapat mempromosikan keterlibatan komunitas, kohesi sosial, dan kesehatan mental. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Epidemiology and Community Health menemukan bahwa lingkungan dengan lebih banyak seni publik memiliki tingkat depresi dan kecemasan yang lebih rendah.
  • Seni di fasilitas layanan kesehatan
     Penggunaan seni di fasilitas layanan kesehatan dapat menciptakan lingkungan yang lebih menenangkan dan menyejukkan bagi pasien, pengunjung, dan staf. Seni juga dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan pasien, meningkatkan kepuasan pasien, dan penyembuhan.
Baca juga:  Kanker Limfoma Hodgkin Bisa Serang Tua dan Muda

Hal tersebut telah dibuktikan sebab dalam penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Alternative and Complementary Medicine. Ditemukan bahwa seni di ruang tunggu rumah sakit dapat secara signifikan mengurangi stres dan kecemasan pasien. Kesimpulannya, seni dapat berperan penting dalam meningkatkan kesehatan dan mencegah penyakit. Ada banyak cara di mana seni dapat digunakan untuk memperbaiki kesehatan fisik, mental, dan emosional. (RN)