
Salah satu masalah jantung yang mungkin terjadi dan tidak banyak dikenali adalah masalah katup jantung bocor. Masalah katup jantung bocor ini memiliki cara penyembuhan tersendiri dibanding masalah jantung lain.
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Vito A. Damay menjelaskan apa yang sesungguhnya terjadi ketika katup jantung bocor. “Katup jantung itu membatasi ruangan di jantung. Kalau ada kebocoran dan kerusakan itu sebenarnya karena katup tidak tertutup rapat dan menyempit,” jelas Vito.
Adanya katup yang tidak tertutup rapat membuat ruangan jantung membesar sehingga terganggu fungsinya. Jika cukup berat kondisi katup jantung bocor, maka penanganan berupa pengobatan dan operasi bisa dilakukan.
“Operasinya tanpa bedah terbuka. Jadi, melalui kulit dimasukkan selang. Selang ini membuka penyempitan pada katup jantung. Kita membuat katup jantung tidak terlalu bocor,” lanjut Vito.
Selain persoalan katup jantung, ada juga gangguan otot jantung atau kardiomipati biasanya terjadi setelah ibu melahirkan. Ini karena selama atau setelah kehamilan, ibu hamil dapat mengalami perubahan jantung.
Kondisi yang disebut kardiomiopati peripartum membuat otot jantung jadi melemah. Kondisi ini membuat jantung tidak memompa sekeras yang seharusnya. Efeknya adalah penumpukan cairan karena darah tidak diedarkan dengan benar. Penumpukan ini dapat menyebabkan cairan di paru-paru, yang menyebabkan sesak napas dan pembengkakan di kaki.
“Diagnosis perlu lengkap dan enggak bisa bilang ‘Oh baik-baik saja. Dok jantung normal saja.’ Ada pemeriksaan tahapan berupa EKG, foto rontgen, USG jantung,” jelas Vito yang berpraktik di Siloam Hospital Lippo Village, Karawaci.
Selanjutnya, dilihat juga secara lebih teliti sejumlah hal lain seperti efektivitas obat, apakah obat perlu ditambah, serta upaya lain yang bisa dilakukan terhadap pasien. (RN)
