Vitamin D Penting Tapi Bila Dengan Dosis Tinggi Nanti Dulu

Artikel ini telah direview oleh
Vitamin D Penting Tapi Bila Dengan Dosis Tinggi Nanti Dulu
Foto: fitnessgenes.com

Vitamin D Penting! Tapi Bila Dengan Dosis Tinggi Nanti Dulu

 Meski Vitamin D merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk berfungsinya otot, jantung, paru-paru dan otak, juga dapat membantu tubuh menyerap berbagai mineral, seperti kalsium dan fosfor, yang berperan untuk pembentukan tulang, namun tetap harus diwaspadai, apalagi bila mengonsumsinya dalam dosis tinggi.

Asupan vitamin D bisa diperoleh melalui makanan atau suplemen yang bermanfaat bagi kesehatan dalam banyak hal, seperti menurunkan berat badan, mendukung kesehatan tulang, menurunkan depresi, melindungi terhadap penyakit jantung dan sebagainya.

Namun, jika mengonsumsinya secara berlebihan dan dengan dosis yang tinggi terutama dalam hal suplemen dan obat, ada beberapa efek samping yang justru berbahaya bagi tubuh, berikut adalah efek samping tersebut seperti dilansir Times Now News.

  1. Hiperkalsemia
    Toksisitas vitamin D menyebabkan hiperkalsemia, dimana tingginya kadar vitamin D dapat menyebabkan peningkatan kalsium yang diserap tubuh Anda dan ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi, seperti kehilangan nafsu makan dan tekanan darah tinggi.
  1. Kerusakan ginjal
    Mengonsumsi vitamin D dengan dosis tinggi dapat menyebabkan kerusakan ginjal, itu terjadi karena jumlah vitamin D yang berlebihan dapat meningkatkan kadar kalsium dalam darah, sehingga menyebabkan kerusakan ginjal.
  1. Tulang lemah
    Vitamin D dalam jumlah berlebih juga dapat menyebabkan tulang keropos karena kadar vitamin D yang tinggi menyebabkan rendahnya tingkat vitamin K2 dalam darah.
  1. Detak jantung tidak teratur
    Asupan Vitamin D yang berlebihan bisa menyebabkan hiperkalsemia sehingga dapat mengubah fungsi sel-sel jantung, yang menyebabkan detak jantung tidak teratur.
  2. Kerusakan paru-paru
    Dosis vitamin D yang tinggi dapat meningkatkan kadar kalsium dan fosfat dalam darah yang bergabung bersama untuk membentuk kristal yang menumpuk di paru-paru sehingga dapat merusak fungsinya. (RN)
Baca juga:  Pertusis, Infeksi Pernapasan yang Bisa Picu Kematian Pada Anak