Wanita Perlu Waspadai Endometriosis Ini 5 Gejalanya

Artikel ini telah direview oleh

Wanita Perlu Waspadai Endometriosis, Ini 5 Gejalanya

Wanita Perlu Waspadai Endometriosis Ini 5 Gejalanya
Foto: tempo.co

Sekitar 10 persen perempuan di masa subur mengalami endometriosis yang bisa menyebabkan sakit perut ekstrem dan infertilitas. Dipahami, endometriosis adalah tumbuhnya jaringan mirip endometrium di luar rahim yang juga mengalami pendarahan selama menstruasi.

Gangguan ini juga dapat menurunkan kualitas hidup wanita dan dapat menyebabkan depresi, kecemasan, dan kelelahan karena rasa sakit yang menyertainya. Tidak jarang wanita bolos sekolah atau bekerja sehingga dapat mengganggu kesehatan sosial dan seksualnya.

“Setiap wanita berpeluang mengalami endometriosis. Namun, risiko lebih besar jika ibu, saudara perempuan, atau anak perempuan menderita penyakit tersebut. Juga, wanita yang memiliki rahim abnormal atau mereka yang melahirkan untuk pertama kalinya setelah usia 30 tahun,” kata Julia Walker, seorang perawat di Paloma Health.

Walker mengatakan gejala utama endometriosis adalah nyeri. “Jenis nyeri dapat bervariasi dari menusuk, nyeri tajam hingga menggerogoti atau berdenyut. Beberapa wanita merasa panggul mereka berat dan bahkan mungkin mengalami sensasi ‘menarik’ di paha mereka. Rasa sakit bisa mulai pada hari-hari menjelang menstruasi. dan dapat berlangsung selama periode tersebut. Dapat dirasakan di luar panggul juga termasuk punggung dan perut”.

Baca juga:  Gula Darah Melonjak? Kenali Tandanya

Berikut gejala yang dirasakan perempuan yang mengalami endometriosis:

  1. Nyeri haid
    Gerardo Bustillo, dokter spesialis kandungan dan kebidanan yang juga direktur medis Minimally Invasive Surgery at MemorialCare Orange Coast Medical Center in Fountain Valley, California, Amerika Serikat,  mengatakan gejala khas gangguan ini adalah menstruasi yang menyakitkan, nyeri panggul, hubungan seksual yang menyakitkan, dan/atau infertilitas. Gejala lain yang mungkin adalah gangguan usus atau kandung kemih.
  1. Perut kembung
    SherryRoss, dokter spesialis kandungan dan kebidanan di  Santa Monica, California, menambahkan gejala lain yang sering muncul. “Perut kembung yang menyakitkan adalah gejala endometriosis yang mengerikan. Implanendometrium dapat tersebar di seluruh usus yang menyebabkannya berfungsi secara tidak normal membuat kembung yang tidak nyaman”. Endometrium juga bisa menghasilkan jaringan parut dan peradangan di seluruh panggul, kandung kemih dan usus pada saraf dan ligamen. Jika ini berkembang di area tertentu dari kandung kemih atau usus, maka endometrium dapat menyebabkan buang air kecil dan buang air besar yang menyakitkan.
  1. Nyeri pada pinggul hingga jari kaki
    Ross menjelaskan, jika implan endometrium tumbuh pada saraf dan ligamen yang mendukung ekstremitas bawah (pinggul hingga jari kaki), rasa sakit dapat terjadi. “Ini adalah gejala yang sangat jarang terkait dengan endometriosis tetapi bisa sangat mengganggu”.
  1. Infertilitas
    Menurut Ross, endometriosis perlu diwaspadai karena merupakan penyakit progresif yang menyebabkan jaringan parut pada saluran tuba. “Implan endometrium yang membuat jaringan parut menyebabkan kemandulan karena bisa menghalangi kemampuan sel telur dan sperma untuk membuahi secara alami, 40  persen wanita dengan infertilitas memiliki endometriosis”.
  1. Nyeri dada
    Tanda lain endometriosis adalah nyeri dada. “Lebih jarang, tapi implan endometrium dapat muncul di rongga dada,” kata Ross. Implan ini dapat muncul pada ligamen, saraf yang dapat menyebabkan nyeri dada terutama di sekitar menstruasi. Batuk darah adalah gejala lain yang sangat langka yang disebabkan oleh tumbuhnya endometrium di daerah dada. (RN)
Baca juga:  Lansia Sulit Tidur, Ini Alasannya