Waspadai “Sleep Apnea”, Simak Gejalanya Berikut Ini

Artikel ini telah direview oleh
Waspadai “Sleep Apnea”, Simak Gejalanya Berikut Ini
Foto: tanner.org

Dari hasil penelitian yang dilakukan University of Saskatchewan dalam mencari tahu soal gangguan dari sleep apnea.

Sleep apnea bukanlah sesuatu yang bisa dipandang ringan. Selain penderitanya kerap mengalami berhenti napas di tengah malam, yang mana ini menyeramkan, sleep apnea juga terbukti menjadi salah satu pemicu tekanan darah tinggi.

Statistik menunjukkan, 80 persen penderita sleep apnea tidak mengetahui gangguan yang dimilikinya itu. Selain mendengkur, sleep apnea memiliki gejala-gejala lain. Gejala-gejala itu terlihat atau terasa lebih nyata pada wanita dibanding pada pria.

Jika Anda mengalami gejala-gejala seperti di bawah ini, segera berkonsultasi ke dokter untuk memastikan apakah gangguan tidur seperti sleep apnea yang jadi penyebabnya.

  1. Tingkat energi rendah atau lelah sepanjang hari meski waktu tidur Anda sudah mencukupi yaitu 7-8 jam sehari.
  1. Tidak mampu berkonsentrasi.
  1. Sakit kepala di waktu pagi.
  1. Bangun tidur dengan haus atau tenggorokan kering.
  1. Mudah sedih atau marah, suasana hati tidak stabil.
  1. Depresi.
  1. Tekanan darah tinggi. Saat terbangun tengah malam, sistem saraf simpatetik akan mendorong kadar adrenalin naik, menyebabkan tekanan darah ikut naik.
Baca juga:  11 Cara Tidur Pulas Tanpa Rasa Cemas

Jika hal ini sering terjadi atau terjadi setiap malam, tekanan darah akan tinggi sepanjang hari. Naiknya adrenalin akan meningkatkan kadar gula darah dan kolesterol, memperbesar risiko Anda terkena serangan jantung dan stroke. Demikian penjelasan dari Steven Y. Park, MD, seorang otorhinolaryngologist and dokter spesialis gangguan tidur dari Montefiore Medical Center di New York. (RN)