Benarkah Wanita Lebih Cepat Tua Daripada Pria?

Benarkah Wanita Lebih Cepat Tua Daripada Pria?

Artikel, Artikel Umum
Wanita mengalami proses penuaan yang lebih cepat dibandingkan pria. Pernyataan yang kerap kita dengar ini dibenarkan oleh Dr. Ariana Suryadewi Soejanto, M. Biomed. Dijelaskannya, kondisi ini disebabkan oleh hormon yang dimiliki wanita lebih kompleks dibandingkan pria.  “Hormon yang dimiliki wanita lebih kompleks. Khususnya hormon estrogen dan progesteron yang berfungsi banget memproduksi kolagen dan elastin agar membuat kulit kenyal. Seiring dengan penuaan, produksi hormon ini pun berkurang,”  kata Dr. Ariana di Jakarta. Dia menambahkan, “Sebenarnya pria dan wanita sama-sama mengalami penuaan. Kita bisa lihat sendiri pria juga mengalami kerutan dan bintik hitam”. Pada pria, hormon estrogen dan progesteron tidak sebanyak pada wanita. Dimana saat hormon tersebut berkurang tidak langsung menunjukkan efek penuaan pada pria. Sementara untuk mencegah penuaan dini, Dr. Ariana menyarankan untuk rutin melakukan…
Read More
Nyeri Leher, Atasi Dengan Cara Ini

Nyeri Leher, Atasi Dengan Cara Ini

Artikel, Artikel Umum
Rasa nyeri di bagian leher umumnya muncul pada orang dewasa, terutama di atas usia 40 tahun. Dalam satu tahun, diperkirakan sekitar 10%-20% orang dewasa di dunia memiliki nyeri leher yang berlangsung setidaknya satu hari penuh dan mengurangi hari kerja efektif. Nyeri leher ini dapat terjadi tiba-tiba. Misalnya akibat tarikan, hentakan, atau cedera yang serius. Dapat juga berkembang perlahan-lahan dari waktu ke waktu, misalnya karena postur yang buruk atau proses degenerasi (penuaan) yang cepat menyebabkan keausan tulang atau sendi/bantalan. “Dari sebagian besar nyeri ataupun penyakit tulang belakang leher berkembang dari waktu ke waktu, sesuai umur (proses degeneratif), namun dapat diprovokasi atau disebabkan oleh cedera/kecelakaan seperti kasus Christoper Reeve, yang jatuh saat berkuda, dan menjadi lumpuh,” kata Dr dr Wawan Mulyawan SpBS SPKP AAK, dari rilis…
Read More
Waspadai, Konsumsi Karbohidrat Olahan Percepat Menopause

Waspadai, Konsumsi Karbohidrat Olahan Percepat Menopause

Artikel, Artikel Umum
Menopause kerap datang lebih awal pada sebagian wanita, pun sebagian lain justru lambat datang. Menurut riset terbaru, menopause bias terjadi lebih awal pada wanita yang diet karbohidrat olahan. Sebaliknya, menopause cenderung datang lebih lambat pada wanita yang mengonsumsi banyak ikan dan kacang polong. Menurut Yashvee Dunneram penulis studi yang juga peneliti pasca sarjana dengan kelompok epidemiologi gizi di sekolah ilmu pangan dan gizi di Universitas Leeds, Inggris, “Secara khusus, konsumsi ikan berminyak yang lebih tinggi ditemukan untuk menunda waktu menopause alami sekitar tiga tahun. Di sisi lain, konsumsi karbohidrat olahan yang lebih tinggi, seperti pasta dan nasi, mempercepat masa menopause hingga 1,5 tahun.” Alasan adanya hubungan antara asupan makanan dan waktu menopause memang masih belum jelas. Tetapi, Dunneram berspekulasi bahwa hal itu mungkin berkaitan…
Read More
Jadilah Bijak Mengonsumsi Gula

Jadilah Bijak Mengonsumsi Gula

Artikel, Artikel Umum
Banyak orang tidak menyadari makanan dan minuman yang sering dikonsumsi mengandung kadar gula tinggi. Sebut saja salah satunya soft drink. Kendati menyegarkan, faktanya aneka minuman ringan yang umumnya bersoda itu kaya akan gula. Hasil survei sosial ekonomi nasional (Susenas) Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata orang Indonesia mengonsumsi gula 200 gram per hari. Padahal, Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) merekomendasikan konsumsi gula sebaiknya hanya 5% atau kurang lebih 25 gram setara enam sendok teh perhari. Menurut dr Jessica Florencia, keinginan untuk terus-menerus mengonsumsi gula terkait dengan kombinasi antara rasa subjektif nyaman dan bahagia, sebab rasa manis dan kebutuhan energi dapat dengan cepat dan mudah terpenuhi dari kalori gula. “Efek positif itulah yang membuat keinginan untuk mengonsumsi makanan manis meningkat sehingga banyak orang…
Read More
Simak 3 Cara Tubuh Tak Kehilangan Magnesium

Simak 3 Cara Tubuh Tak Kehilangan Magnesium

Artikel, Artikel Umum
Magnesium merupakan salah satu mineral penting dalam tubuh, yang bertanggung jawab atas lebih dari 300 reaksi enzim yang paling banyak ditemukan di otak, tulang, dan jaringan. Selain itu, magnesium juga penting untuk transmisi saraf, kontraksi otot, produksi energi, pembentukan tulang, serta sel. Kekurangan mineral ini dapat memicu masalah kesehatan yang serius. Tanda kekurangan magnesium seperti badan terasa kaku, kencang, kram, atau suasana hati yang buruk. Susu, tepung putih, dan makanan olahan tidak mengandung magnesium sama sekali. Biasanya, kadar magnesium hilang saat Anda terlalu banyak mengonsumsi kopi, alkohol, garam. Bisa juga ketika Anda terlalu banyak mengeluarkan keringat atau stres yang berkepanjangan, diare, haid yang berat, dan minum obat antibiotik. Sangat mudah memang bagi tubuh untuk kehilangan mineral penting ini. Namun, ada beberapa cara agar tubuh…
Read More
‘Si Pencuri Penglihatan’ Selalu Mengintai

‘Si Pencuri Penglihatan’ Selalu Mengintai

Artikel, Artikel Umum
Sejatinya, glukoma tidak dapat disembuhkan dan mengakibatkan gangguan pengelihatan yang bisa menyebabkan kebutaan. Hal itu dikatakan dr. Syukri Mustafa Sp.M (K) dari Rumah Sakit Mata Aini, Jakarta. Menurut dia, glukoma merupakan penyakit kerusakan pada saraf mata karena terjadinya peningkatan tekanan pada bola mata. Peningkatan tekanan pada mata terjadi karena cairan yang diproduksi tidak normal. Syukri mengatakan ada beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan glukoma dan harus diwaspadai yaitu faktor usia lebih dari 41 tahun, adanya riwayat glukoma di keluarga, hypermetropia atau rabun jauh, kornea tipis, menderita diabetes melitus, tekanan darah tinggi (hipertensi), terjadi trauma pada mata, dan pernah mengonsumsi obat steroid dalam waktu jangka panjang. “Glukoma dibagi menjadi primer, sekunder dan kongenital,” ujar Syukri. Glukoma primer, ujar Syukri, tidak diketahui penyebabnya. Sedangkan glukoma sekunder…
Read More
Rutin Periksa Mata Hambat Glaukoma

Rutin Periksa Mata Hambat Glaukoma

Artikel, Artikel Umum
Penyakit glaucoma kerap disebut sebagai pencuri penglihatan. Itu karena penyakit tersebut menimbulkan kebutaan yang tidak dapat dipulihkan. Sebagai langkah antisipasi, penting bagi masyarakat untuk memeriksa mata secara rutin. Menurut Dokter spesialis mata dari Rumah Sakit Mata Aini, dr Syukri Mustafa SpM(K),  glaukoma merupakan penyakit kerusakan pada saraf mata karena terjadinya peningkatan tekanan pada bola mata. Peningkatan tekanan itu terjadi karena produksi cairan dalam mata yang tidak normal. Syukri mengatakan ada beberapa faktor risiko yang harus diwaspadai. "Usia lebih dari 41 tahun, adanya riwayat glaukoma di keluarga, rabun jauh, kornea tipis, menderita diabetes melitus, tekanan darah tinggi (hipertensi), terjadi trauma pada mata, dan pernah mengonsumsi obat steroid dalam waktu jangka panjang," terang Syukri pada seminar bertajuk Kenali Glaukoma Sejak Dini di Aula Rumah Sakit Mata…
Read More
Bijaklah Mengonsumsi Gula!

Bijaklah Mengonsumsi Gula!

Artikel, Artikel Umum
Kebanyakan orang tidak menyadari makanan dan minuman yang sering dijumpai, atau bahkan dikonsumsi mengandung kadar gula tinggi. Sebut saja salah satunya soft drink. Kendati menyegarkan, faktanya aneka minuman ringan yang umumnya bersoda itu kaya akan gula. Hasil survei sosial ekonomi nasional (Susenas) Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata orang Indonesia mengonsumsi gula 200 gram per hari. Padahal, Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) merekomendasikan konsumsi gula sebaiknya hanya 5% atau kurang lebih 25 gram setara enam sendok teh perhari. Menurut dr Jessica Florencia seperti dikutip dari klikdokter.com, keinginan untuk terus-menerus mengonsumsi gula terkait dengan kombinasi antara rasa subjektif nyaman dan bahagia, sebab rasa manis dan kebutuhan energi dapat dengan cepat dan mudah terpenuhi dari kalori gula. “Efek positif itulah yang membuat keinginan untuk…
Read More
Awas, Sulit Berkemih Tanda Kanker Prostat

Awas, Sulit Berkemih Tanda Kanker Prostat

Artikel, Artikel Umum
Kanker prostat merupakan kanker yang menyerang salah satu organ reproduksi pada laki-laki. Kanker ini ditandai dengan gangguan berkemih. Jadi, bila para pria mengalami gejala kencing tidak lancar, sebaiknya segera periksakan. “Kelenjar prostat ada di bawah kantong kemih. Kalau dia (kelenjar prostat) mengalami pembesaran, akan menghalangi aliran kencing sehingga pasiennya umumnya mengeluhkan gangguan buang air kecil,” tutur dokter spesialis urologi Syamsu Hudaya pada seminar bertajuk ‘Mengenal Keganasan pada Tubuh Kita & Pencegahannya’, di RSUP Fatmawati, Jakarta, pekan lalu. Syamsu menjelaskan, di tahap awal kanker prostat juga bisa terjadi tanpa disertai gejala. Ketika kanker sudah masuk stadium yang lebih tinggi, gejala-gejalanya antara lain sperma berdarah, nyeri saat ejakulasi, buang air kecil berdarah, dan nyeri tulang. Pada umumnya, kasus kanker prostat lebih sering ditemui pada etnik Afrika-Amerika…
Read More
Usir Kanker Perbanyak Kadar Vitamin D

Usir Kanker Perbanyak Kadar Vitamin D

Artikel, Artikel Umum
Kadar vitamin D yang tinggi ternyata bisa menurunkan risiko seseorang terkena kanker. Sebuah penelitian dari Jepang yang diterbitkan dalam BMJ menyebut, vitamin yang berasal dari paparan sinar matahari ini dipercaya dapat menurunkan risiko kanker. Dilansir dari Natural News, para peneliti menggunakan data peserta sebanyak 33.736 orang dengan rentang umur 40 hingga 69 tahun dari Pusat Kesehatan Masyarakat Jepang. Penelitian diawali dengan melakukan pendataan riwayat medis, pola makan, dan gaya hidup. Peneliti pun mengambil sampel darah guna mengukur kadar vitamin D. Setelah mempertimbangkan faktor risiko kanker, seperti usia, berat badan, tingkat aktivitas fisik, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol dan diet, peneliti menemukan peserta dengan tingkat vitamin D yang tinggi, risiko terkena hampir semua jenis kanker menurun 20 hingga 25 persen. Tak hanya itu, vitamin D juga dapat menurunkan…
Read More