Mau Anak Sukses, Ojo Dibandingke!

Mau Anak Sukses, Ojo Dibandingke!

Artikel Umum
Mau Anak Sukses, Ojo Dibandingke!  Banyak orangtua suka membanding-bandingkan anak yang satu dengan yang lain, atau dengan anak orang lain, atau bahkan dengan dirinya sendiri ketika masih muda, baik karena kepintaran, prestasi atau kebiasaan lainnya. Hal tersebut sangat keliru! Sebab anak akan mengalami kesulitan dalam hal pembentukan jati diri dan bisa menghambat kesuksesan mereka. Tak hanya itu, orangtua yang selalu membandingkan akan membuat kesehatan mental anak terganggu. Kebiasaan membanding-bandingkan anak merupakan salah satu tanda gaya parenting yang narsistik. Pola pengasuhan yang seperti ini bisa berdampak sangat buruk terhadap perkembangan psikologis anak. Anak-anak dari orangtua narsis secara alamiah akan belajar dan meniru bahwa manipulasi dan rasa bersalah adalah strategi yang efektif untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Psikolog Schrag Hershberg mengatakan, ketika orangtua membandingkan anak…
Read More
Lansia Bisa Diare Berkepanjangan, Kenali Penyebabnya

Lansia Bisa Diare Berkepanjangan, Kenali Penyebabnya

Artikel Umum
Lansia Bisa Diare Berkepanjangan, Kenali Penyebabnya Lanjut usia bisa mengalami diare berkepanjangan. Hal ini harus diwaspadai. Salah satunya dengan mengenali penyebabnya. Diare ditandai dengan keluarnya feses encer atau berair saat buang air besar. Kondisi ini bisa jadi gejala banyak penyakit. Diare harus segera ditangani agar tidak menyebabkan dehidrasi. Ada beberapa hal yang menjadi penyebab diare berkepanjangan pada lansia, antara lain: Gangguan endokrin Penyebab diare berkepanjangan pada lansia yang pertama adalah gangguan endokrin. Gangguan endokrin, sistem hormon, seperti kelenjar tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme) dapat memicu diare berkepanjangan dan berkurangnya berat badan. Diabetes juga bisa menyebabkan hal ini apabila saraf-saraf yang menyuplai saluran pencernaan mengalami cidera atau gangguan fungsi. Alergi makanan Alergi makanan juga bisa menjadi penyebab diare berkepanjangan pada lansia. Contohnya, alergi terhadap gluten,…
Read More
Lansia Dengan Komorbid Wajib Rutin Cek Kesehatan

Lansia Dengan Komorbid Wajib Rutin Cek Kesehatan

Artikel Umum
Lansia Dengan Komorbid Wajib Rutin Cek Kesehatan Kelompok lanjut usia (lansia) yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid perlu melakukan pemeriksaan secara rutin guna memastikan kondisi kesehatannya, terutama di masa peralihan Covid-19 dari pandemi menjadi endemi. Hal tersebut dikatakan dokter spesialis penyakit dalam Dr dr Kuntjoro Harimurti, SpPD., K-Ger, MSc. “Kelompok lansia dengan komorbid harus melakukan pemeriksaan secara rutin dan memastikan komorbidnya terkontrol,” kata Kuntjoro Harimurti dalam gelar wicara dengan tema “Perketat Prokes Perkuat Booster Pada Lansia’, beberapa waktu lalu. Ketua Divisi Geriatri Departemen Klinik Ilmu Penyakit Dalam RS Cipto Mangunkusumo-Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu mencontohkan, lansia yang memiliki komorbid diabetes harus memastikan kadar gula darahnya terkontrol dengan baik. “Dalam kondisi seperti sekarang ini menjaga kesehatan menjadi sesuatu hal yang sangat penting, terutama bagi mereka yang…
Read More
Diabetes di Indonesia Meningkat, Masyarakat Harus Waspada

Diabetes di Indonesia Meningkat, Masyarakat Harus Waspada

Artikel Umum
Diabetesi di Indonesia Meningkat, Masyarakat Harus Waspada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan betapa berbahayanya penyakit diabetes. Kemenkes berharap makin banyak masyarakat yang menyadarinya agar bisa mengambil langkah pencegahan. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi. Menurutnya, merujuk Laporan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 dimana prevalensi diabetes melitus (DM) meningkat menjadi 10,9%. “Dan International Diabetes Federation (IDF) memprediksikan akan ada peningkatan jumlah penderita diabetes di Indonesia dari 10,7 juta tahun 2019 menjadi 13,7 juta di tahun 2030,” kata Nadia. Tercatat, kasus baru diabetes telah mencapai angka 426 juta di seluruh dunia hingga tahun 2017 menurut IDF. Saat ini, Indonesia menempati peringkat ke-6 penyandang diabetes. WHO pun memprediksi diabetes di Indonesia akan terus meningkat hingga menduduki peringkat ke…
Read More
Ngeri Kerusakan Tulang! Ini Tanda-tandanya

Ngeri Kerusakan Tulang! Ini Tanda-tandanya

Artikel Umum
Ngeri Kerusakan Tulang! Ini Tanda-tandanya Tanda-tanda kerusakan tulang bisa dialami oleh siapa saja, terutama jika seseorang habis mengalami kecelakaan atau terjatuh. Kondisinya mungkin tidak terlihat oleh kasat mata sehingga pengidapnya baru menyadari setelah beberapa hari kemudian. Selain faktor eksternal, kerusakan tulang dapat disebabkan oleh masalah kesehatan, seperti pertumbuhan bibit-bibit kanker yang mencoba melemahkan jaringan tulang tanpa adanya trauma. Pun osteoporosis akibat penambahan usia bisa mengapurkan tulang, terutama di bagian pinggul, pergelangan tangan, dan tulang belakang. Jadi, orang dengan usia lanjut harus lebih berhati-hati karena kondisi tulangnya yang lemah dan mudah patah. Tanda-tanda Kerusakan Tulang Kerusakan tulang bermula dari sakit yang tajam. Ini sejumlah gejalanya: Ngilu atau sakit terutama saat tulang disentuh atau digerakkan Tubuh sulit bergerak seperti biasanya karena tidak mampu menopang tubuh Muncul…
Read More
Kenali Penyebab Flu Perut Gegara Virus

Kenali Penyebab Flu Perut Gegara Virus

Artikel Umum
Kenali Penyebab Flu Perut Gegara Virus Tidak seperti flu pada umumnya, flu perut atau secara ilmiah disebut gastroenteritis atau peradangan atau iritasi pada usus yang disebabkan dari sejumlah virus. Namun virus yang paling sering menyerang adalah influenza, norovirus, dan rotovirus. Flu perut biasanya disebabkan oleh bakteri, virus, dan parasit hingga reaksi makanan dan air yang tidak bersih. Dalam kasus yang lebih parah, dapat menyebabkan penyakit yang mengancam jiwa seperti pneumonia. Antibiotik terkadang digunakan untuk mengobati bakteri gastroenteritis, tetapi tidak bekerja melawan virus flu. Umumnya virus tersebut hidup pada lingkungan dan makanan yang tidak bersih. Selain itu, flu perut cukup mudah menyebar hanya dengan tinggal bersamaan atau sedang berdekatan dengan seseorang yang terkena penyakit ini. Adapun penyebab lainnya yang perlu diketahui di bawah ini: Penyebab…
Read More
Alami Hiperglikemia, Ternyata Tubuh Bergejala

Alami Hiperglikemia, Ternyata Tubuh Bergejala

Artikel Umum
Alami Hiperglikemia, Ternyata Tubuh Bergejala Hiperglikemia atau gula darah tinggi adalah kondisi kadar gula dalam tubuh mengalami kenaikan. Umumnya, kondisi ini dialami oleh penderita diabetes, tetapi kebanyakan orang tidak menyadarinya di masa awal ketika mengidap hiperglikemia. Kondisi ini akan semakin parah dan serius jika tidak diobati. Kadar gula dalam tubuh dapat diketahui salah satunya dengan tes gula darah. Di samping itu, untuk mendeteksinya, juga dapat dipantau dari gejala-gejala yang muncul dan dialami tubuh. Gejala hiperglikemia pada penderita diabetes cenderung berkembang perlahan selama beberapa hari atau minggu. Namun, dalam beberapa kasus, mungkin tidak ada gejala sampai kadar gula darah sangat tinggi. Berikut gejala tubuh mengalami kadar gula darah tinggi atau hiperglikemia:  Haus dan lapar berat Salah satu tanda kadar gula dalam tubuh tinggi yaitu rasa…
Read More
Mengenal Gejala dan Bahaya Hiperteroidisme

Mengenal Gejala dan Bahaya Hiperteroidisme

Artikel Umum
Mengenal Gejala dan Bahaya Hiperteroidisme Hipertiroidisme terjadi ketika tiroid dalam tubuh berlaku terlalu aktif sehingga membuat hormon tiroid jadi meninggi. Hal ini dapat menyebabkan metabolisme berjalan lebih cepat dari biasanya. Hipertiroidisme bisa disebabkan oleh konsumsi yodium yang terlalu banyak, penyakit tiroiditis, nodul tiroid, ataupun penyakit autoimun yang mempengaruhi kelenjar tiroid. National Health Service (NHS) United Kingdom menyebutkan ada beberapa gejala yang ditimbulkan oleh hipertiroidisme, baik gejala umum maupun gejala fisik. Gejala umum: Kegugupan, kecemasan dan lekas marah Hiperaktif Perubahan suasana hati Sulit tidur Merasa lelah sepanjang waktu Sensitivitas terhadap panas Kelemahan otot Diare Haus terus-menerus Intensitas buang air kecil meningkat Rasa gatal Kehilangan minat pada seks Gejala fisik: Pembengkakan di leher yang disebabkan oleh pembesaran kelenjar tiroid atau biasa disebut gondok. Detak jantung yang…
Read More
Hindari Penyakit Jantung Akibat Menopause Dini

Hindari Penyakit Jantung Akibat Menopause Dini

Artikel Umum
Hindari Penyakit Jantung Akibat Menopause Dini Salah satu penyebab meningkatnya potensi penyakit jantung pada wanita yang berusia di atas 50 tahun adalah menopause. Ketika memasuki tahap awal menopause, kadar estrogen menurun dengan cepat dalam tubuh. Hormon estrogen dipercaya dapat membantu melindungi jantung dan menjaganya tetap sehat. Studi telah menemukan korelasi antara estrogen rendah dan perkembangan penyakit kardiovaskular. Wanita yang mengalami menopause dini atau ovariumnya diangkat melalui pembedahan pada usia dini memiliki peningkatan risiko penyakit jantung. Semakin dini estrogen menurun, semakin tinggi risikonya. Penelitian telah menyimpulkan wanita yang mengalami menopause dini dan menerima terapi penggantian hormon tidak berisiko tinggi dibandingkan yang tidak. Selain menopause dini, penurunan hormon estrogen juga menyebabkan tingginya LDL (kolesterol jahat) dan rendahnya HDL (kolesterol baik). Ini semakin meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.…
Read More
Cuaca Dingin Bisa Akibatkan Orang Terkena Frostbite

Cuaca Dingin Bisa Akibatkan Orang Terkena Frostbite

Artikel Umum
Cuaca Dingin Bisa Akibatkan Orang Terkena Frostbite Tak hanya hiportemia yang bakal dialami akibat suhu dingin, ada penyakit lain yaitu, Frostbite. Frostbite adalah cidera yang disebabkan oleh pembekuan kulit dan jaringan di bawahnya. Namun biasanya orang yang mengalami frostbite, pada tahap awal tidak akan menyadari sampai ada orang lain yang memberitahunya bahwa salah satu bagian tubuhnya sudah membiru. Tapi kamu tak perlu terlalu khawatir, jika baru mengalami tahap ini, maka tidak ada kerusakan permanen pada kulit dan masih bisa melakukan pertolongan. Gejala Frostbite meliputi kulit dingin dan rasa seperti ditusuk-tusuk, diikuti oleh mati rasa dan kulit yang meradang atau berubah warna. Saat radang dingin memburuk, kulit bisa menjadi keras atau tampak seperti lilin. Bisa menyebabkan kekakuan sendi dan otot, melepuh setelah rewarming. Frostbite paling…
Read More