Aktif Berkegiatan Sosial Hindari Lansia Dari Depresi

Aktif Berkegiatan Sosial Hindari Lansia Dari Depresi

Artikel, Artikel Umum
Aktif Berkegiatan Sosial Hindari Lansia Dari Depresi - Seiring bertambahnya usia, membuat daya tahan tubuh kelompok lanjut usia (lansia) menurun. Keadaan ini membuat para lansia rentan menderita penyakit degeneratif hingga depresi. Bagi mereka yang memasuki masa pensiun, keadaan ini kerap terjadi. Parahnya, kondisi ini semakin diperburuk dengan penyakit yang dideritanya. “Para lansia kebanyakan mengalami penyakit degeneratif seperti hipertensi atau diabetes mellitus. Bila mengalami depresi, umumnya mereka tidak lagi memperhatikan kesehatan dan jadi malas minum obat. Padahal, penanganan penyakit degeneratif harus dengan mengonsumsi obat setiap hari,” papar Direktur Bina Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan, Eka Viora di Cikini, Jakarta. Lebih lanjut Eka menjelaskan, keadaan lansia yang mudah mengalami depresi mengharuskan mereka dilibatkan dalam berbagai kegiatan sosial. Para lansia dapat mengikuti kegiatan pengajian, mengunjungi panti asuhan,…
Read More
Berikut Tantangan Orangtua Hadapi Masa Pubertas Anak

Berikut Tantangan Orangtua Hadapi Masa Pubertas Anak

Artikel, Artikel Anak
Berikut Tantangan Orangtua Hadapi Masa Pubertas Anak - Masa remaja merupakan tantangan tersendiri bagi para orangtua. Butuh pendekatan khusus untuk menanganinya, mengingat salah penanganan di masa ini berdampak pada masa depan mereka kelak. Kenakalan pada remaja seringkali dipengaruhi oleh hubungan dengan orangtua. Umumnya, hubungan tersebut tidak berjalan mulus, sebab seorang remaja tengah dalam masa tidak kenal dengan identitas diri mereka sendiri. Mereka banyak mencoba hal baru, seperti merokok misalnya. Suatu kebersamaan dengan teman ini bisa negatif dan menimbulkan perselisihan bahkan perkelahian. “Intinya remaja masih labil dan tidak paham sepenuhnya konsekuensi perbuatan meraka. Pada akhirnya di mata orangtua remaja sulit diatur dan nakal. Perbuatannya seringkali menyusahkan orang lain,” kata Dr Aditya Suryansyah SpA dari Klinik Remaja RSAB Harapan Kita. Spesialis anak yang mendalami bidang endokrin…
Read More
Hati-hati, Berlebihan Olahraga Kulit Bisa Keriput

Hati-hati, Berlebihan Olahraga Kulit Bisa Keriput

Artikel, Artikel Umum
Hati-hati, Berlebihan Olahraga Kulit Bisa Keriput - Olahraga merupakan cara mudah menjaga tubuh agar tetap sehat. Namun jika dilakukan secara berlebihan, kegiatan ini juga bisa mengancam kesehatan. Hal ini pun telah terbukti melalui sejumlah penelitian. Spesialis gizi klinik dari MRCCC Siloam Hospital Semanggi, Dr dr Samuel Oetoro, Ms, SpGK menjelaskan, bahwa meski memberikan banyak manfaat, namun jika dilakukan secara berlebihan, olahraga bisa mengakibatkan pelepasan radikal bebas berlebihan. “Semakin sering olahraga maka pelepasan radikal bebas berlebihan semakin sering terjadi,” kata dr Samuel. Kondisi ini pun tidak bisa dianggap sepele. Pasalnya, pelepasan radikal bebas terlalu banyak bisa membuat pembuluh darah rusak sehingga kulit akan menjadi kusam dan terlihat lebih tua. “Pelepasan radikal bebas berupa kumpulan atom yang bersifat merusak pembuluh darah dan kolagen dalam kulit.…
Read More
Mari Mengenal Pneumonia pada Bayi

Mari Mengenal Pneumonia pada Bayi

Artikel, Artikel Anak
Mari Mengenal Pneumonia pada Bayi - Pneumonia saat ini masih menjadi penyebab kematian utama pada bayi di bawah usia 2 tahun. Data WHO 2015 tercatat 5,9 juta kematian balita atau 15% dalam satu tahun, akibat pneumonia. Seperti diketahui, pneumonia adalah radang paru yang dapat disebabkan virus atau bakteri, dan menyebabkan kerusakan jaringan paru terutama pada bagian paru tempat bertukarnya udara. Nah, Indonesia sendiri masuk dalam 10 besar negara dengan kematian akibat pneumonia tertinggi. Setidaknya 2-3 anak meninggal setiap jam karena pneumonia. Data Riskesdas 2013 menunjukkan prevalensi pneumonia memang sudah menurun tetapi insiden masih 1,8% atau 24 balita meninggal setiap 4 jam karena pneumonia. Hal ini tentu masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Spesialis anak konsultan respirasi dari FKUI/RSCM Dr Nastiti Kaswandani menjelaskan, sebenarnya…
Read More
Ini Minuman yang Bisa Bantu Turunkan Gula Darah

Ini Minuman yang Bisa Bantu Turunkan Gula Darah

Artikel, Artikel Umum
Ini Minuman yang Bisa Bantu Turunkan Gula Darah - Gula darah yang tak terkontrol dapat menimbulkan komplikasi penyakit. Oleh karena itu seseorang sangat disarankan agar selalu memonitor gula darah dan melakukan berbagai cara mengontrolnya agar tetap berada pada batas wajar. Sebuah studi yang dilakukan University of Toyama dan Aberystwyth University mendapati bahwa teh kamomil bisa digunakan untuk menurunkan gula darah. Tidak itu saja, teh hitam yang kaya kandungan polysaccharide bisa memperlambat penyerapan gula dalam tubuh ke aliran darah. Ini sudah pernah diteliti di China. Didukung pula oleh satu studi dari Jerman, menyeruput 3-4 kali teh hitam setiap harinya bisa menurunkan risiko diabetes sebanyak 16 persen. Selain teh kamomil dan teh hitam, air kelapa juga bisa masuk dalam pilihan. Kandungan mineral dan vitaminnya yang…
Read More
Ini Tanda Anak Alami Masalah Pencernaan

Ini Tanda Anak Alami Masalah Pencernaan

Artikel, Artikel Anak
Ini Tanda Anak Alami Masalah Pencernaan - Saluran cerna merupakan organ imunitas terbesar dan memiliki banyak fungsi, termasuk mengolah gizi. Hal ini berperan penting pada pertumbuhan otak dan penunjang tumbuh kembang anak. Sebab, saluran cerna yang sehat merupakan salah satu kunci penting untuk pertumbuhan si kecil. Untuk itu serat yang terkandung dalam buah dan sayur menjadi penting. Tidak saja untuk anak juga orang dewasa. Jika kebutuhan serat tidak terpenuhi, hal itu bisa menyebabkan berbagai macam penyakit. Salah satunya gangguaan pencernaan yang membuat anak akan mengalami gangguan Buang Air Besar (BAB) atau biasa dikenal sembelit. Dr Herbowo FA Soetomenggolo Sp.A., mengatakan ciri anak yang mengalami gangguan sangat mudah untuk dikenali, di antaranya anak sudah mulai jarang BAB dalam sepekan. “Jadi gampang mengenai anak yang mengalami…
Read More
Buruknya Fungsi Ginjal Ganggu Kerja Jantung

Buruknya Fungsi Ginjal Ganggu Kerja Jantung

Artikel, Artikel Umum
Buruknya Fungsi Ginjal Ganggu Kerja Jantung - Kondisi di mana irama detak jantung tidak teratur sehingga berisiko menyebabkan kematian kerap disebut Fibrilasi Atrium (FA). Kondisi ini bisa terjadi karena beberapa hal, salah satunya disebabkan oleh fungsi ginjal yang buruk. Pada pasien dengan fungsi ginjal yang rendah, ditandai dengan proteinuria atau keberadaan protein dalam urine, memiliki risiko FA dua kali lipat dari orang yang tidak memiliki masalah ginjal tersebut. “Studi ini menemukan bahwa kelainan pada fungsi ginjal berkaitan dengan meningkatnya risiko dari fibrilasi atrium di kemudian hari,” ucap Nisha Bansal, asisten profesor di University of Washington. Dalam studi ini, peneliti menganalisis 16.769 orang yang hidup tanpa FA. kemudian, seiring dengan penurunan fungsi ginjal mereka, terlihat bahwa ada peningkatan risiko terhadap FA. “Fibrilasi atrium mungkin berdampak…
Read More
Jangan Biarkan Anak Menjadi Pembangkang

Jangan Biarkan Anak Menjadi Pembangkang

Artikel, Artikel Anak
Jangan Biarkan Anak Menjadi Pembangkang - Masa remaja adalah masa paling menyenangkan. Tidak heran jika banyak para remaja melakukan hal baru hanya untuk mencari jati diri. Tidak jarang mereka juga menjadi pembangkang. Namun, sebenarnya yang terjadi tak seperti itu. Karena gejolak jiwa mudanya yang menyebabkan demikian. Lantaran itu, dengarkan alasan anak remaja Anda baik-baik karena mereka pasti punya penjelasannya dan ketahuilah alasan sebenarnya pada ulasan berikut ini. KECEWA Masa remaja adalah fase di mana anak sudah bisa merasakan kekecewaan yang dalam. Dan, biasanya mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan. Lantaran itu, mereka hanya bisa melampiaskan kemarahannya pada Anda sebagai orangtua. SELISIH PAHAM Anak remaja Anda akan marah ketika apa yang mereka kerjakan disalahartikan oleh Anda sebagai orangtuanya sendiri, sedangkan niat dan tujuannya sebenarnya…
Read More
Tinggi, Penderita Aritmia di Indonesia

Tinggi, Penderita Aritmia di Indonesia

Artikel, Artikel Umum
Tinggi, Penderita Aritmia di Indonesia - Sebagai salah satu penyakit jantung yang dapat menimbulkan kematian mendadak, didapati bahwa 87% dari pasien penyakit jantung koroner yang meninggal mendadak di Indonesia menderita aritmia. Artinya, jika tidak dikenali dan ditangani dengan tepat aritmia sangat membahayakan penduduk Indonesia. “Penyakit yang dikenal dengan gangguan irama jantung ini terjadi lantaran adanya gangguan produksi impuls atau abnormalitas penjalaran impuls listrik ke otot jantung,” papar profesor aritmia RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Prof, Dr. dr. Yoga Yuniadi, SpJP (K) di RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, beberapa waktu lalu. Sementara di Indonesia jumlah kausus aritmia pada tahun 2011 terdapat 2,1 juta. Seiring dengan bertambahnya kesadaran masyarakat serta para tim medis terkait penyakit ini, jumlah tersebut pun diprediksi akan terus…
Read More
Didiagnosis Autisme, Segera Lakukan Terapi

Didiagnosis Autisme, Segera Lakukan Terapi

Artikel, Artikel Anak
Didiagnosis Autisme, Segera Lakukan Terapi - Tak mudah menghadapi kenyataan si kecil ternyata didiagnosis mengalami gangguan perkembangan autisme. Namun, semakin dini anak didiagnosis dan mendapat terapi, makin besar pengaruhnya pada perkembangan perilaku anak. Menurut dr Eva Suryani, Sp.KJ dari RS Siloam Karawaci Tangerang, sebaiknya orangtua segera membawa anak berkonsultasi ke dokter kejiwaan saat mengetahui anak mereka didiagnosis autsime. Eva tak menampik bahwa di Indonesia masih ada stigma pada orang yang berobat ke psikiater, sehingga siapa pun yang berobat akan dicap ‘gila’. Menurutnya, banyak pasiennya yang merupakan rujukan dari dokter anak. “Ada yang dari bagian anak atau bagian neurologi karena anak ini punya gangguan dalam bahasa, interaksi sosial, ” kata Eva dalam acara diskusi di Jakarta, beberapa waktu lalu. Eva menganjurkan agar para orangtua tak…
Read More