Waspadai Sindroma Metabolik Pada Wanita 40 Tahun Keatas

Waspadai Sindroma Metabolik Pada Wanita 40 Tahun Keatas

Artikel Umum
Waspadai Sindroma Metabolik Pada Wanita 40 Tahun Keatas Saat berusia 40an atau 50an perempuan umumnya mengalami penurunan hormon reproduksi, yang menyebabkan siklus menstruasi berakhir. Waktu yang menandai akhir siklus menstruasi perempuan disebut menopause. Untuk itu, disarankan para wanita mewaspadai sindroma metabolik. Salah satu tanda sindroma (kumpulan gejala) metabolik adalah obesitas perut dan lingkar perut 80 cm lebih. Tanda sindroma metabolik yang lain yakni, peningkatan tekanan darah, kadar gula darah, dan lemak tubuh. “Sindroma metabolik diikuti dengan sering haus, sering kencing, sakit kepala, pegal-pegal, dan mudah lelah,” kata Presiden Perminesia Tita Husnitawati. Dia menjelaskan, sindroma metabolik ini merupakan tanda awal berkembangnya penyakit pembuluh darah, jantung, dan gejala prediabetes. Tita menyampaikan pengaruh gaya hidup terhadap perubahan kondisi tubuh perempuan ketika memasuki masa menopause. “Kondisi menopause menyebabkan…
Read More
Kurangi Dampak Menopause, Hidup Sehat Sejak Dini

Kurangi Dampak Menopause, Hidup Sehat Sejak Dini

Artikel Umum
Kurangi Dampak Menopause, Hidup Sehat Sejak Dini Para wanita disarankan untuk menjalani hidup sehat sejak belia untuk menghindari perubahan tubuh akibat menopause. “Hidup sehat dapat dijalani sejak usia belia. Caranya sebenarnya sederhana, murah, tidak sulit, praktis, bahkan menguntungkan karena manfaatnya dirasakan jauh sampai kita tua,” kata Presiden Perkumpulan Menopause Indonesia (Perminesia) Tita Husnitawati, dalam memperingati World Menopause Day 2022 bertema: Cognition and Mood, beberapa waktu lalu. Tita menjelaskan, kebiasaan hidup sehat dapat dilakukan dengan berolahraga teratur, mengonsumsi makanan bernutrisi sehat dan gizi seimbang, menghilangkan kebiasaan buruk seperti merokok, minuman beralkohol dan penyalahgunaan obat, serta menghindari untuk hidup pada lingkungan yang tidak sehat, jauh dari polutan, kebisingan, dan pemukiman padat. “Kondisi menopause menyebabkan gejala atau sindroma metabolik yang terdiri dari obesitas perut yang ditandai lingkar…
Read More
Heat Stress Berbahaya Bila Tak Segera Ditangani

Heat Stress Berbahaya Bila Tak Segera Ditangani

Artikel Umum
Heat Stress Berbahaya Bila Tak Segera Ditangani Heat stress terjadi karena tubuh tak bisa membuang panas berlebih. Kondisi itu menyebabkan peningkatan suhu inti tubuh dan detak jantung. Saat tubuh terus menyimpan suhu panas, seseorang mulai kehilangan konsentrasi dan mengalami kesulitan fokus. Berbagai faktor yang menyebabkan heat stress, termasuk suhu udara yang tinggi, panas radiasi, dan kelembapan tinggi. Aktivitas fisik yang terlalu berat juga mempengaruhi heat stress. Suhu panas menjadi beban tambahan tubuh yang menyebabkan gangguan fisik. Kerja jantung makin bertambah menyebabkan banyak berkeringat sampai mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan. Beberapa risiko lain bagi seseorang yang kelebihan berat badan, memiliki penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi. Merujuk Environmental Health and Safety, saat tubuh tidak bisa membuang panas berlebih, tubuh terus menyimpan panas. Efek heat stress…
Read More
Ini Golongan yang Paling Rentan Terkena Osteoporosis

Ini Golongan yang Paling Rentan Terkena Osteoporosis

Artikel Umum
Ini Golongan yang Paling Rentan Terkena Osteoporosis Setiap 20 Oktober diperingati sebagai Hari Osteoporosis Sedunia. Osteoporosis termasuk silent disease atau tak menunjukkan gejala jelas sehingga baru diketahui saat terjadi patah tulang atau pemeriksaan kepadatan tulang (BMD). Karena itu, pencegahan penting dilakukan, untuk mencapai massa tulang yang maksimal hingga usia dewasa dan meminimalkan risiko patah tulang di usia lanjut. Spesialis bedah tulang dr. Oryza Satria, SpOT(K) mengatakan, perempuan berusia di atas 50 tahun dan sudah mengalami menopause lebih rentan mengalami osteoporosis. Terlebih jika ia memiliki massa tulang yang rendah. “Yang paling rentan itu wanita di atas umur 50 tahun, terus sudah menopause. Terlebih kalau di masa mudanya orang-orang itu kurang aktivitas fisik, kemudian indeks kalsium dan proteinnya kurang di bawah rekomendasi. Itu berisiko tinggi terkena…
Read More
Rajin Berjemur Kurangi Risiko Radang Sendi

Rajin Berjemur Kurangi Risiko Radang Sendi

Artikel Umum
Rajin Berjemur Kurangi Risiko Radang Sendi Radang sendi (artritis) memiliki gejala nyeri sendi, bengkak kemerahan, panas pada perabaan, bahkan demam. “Sebetulnya ini bisa dicegah kalau kita mengerti bahwa hidup itu perlu sinar matahari, salah satunya. Sinar matahari akan membentuk vitamin D dalam tubuh kita, terutama pada permukaan kulit. Nanti di sana akan memenuhi kebutuhan vitamin D dan itu akan mencegah radang sendi,” kata Spesialis penyakit dalam dan konsultan reumatologi, Sumartini Dewi. Oleh karenanya, Sumartini menegaskan, berjemur di bawah sinar matahari secara rutin dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit artritis atau radang sendi. Menurutnya, gejala khas artritis yaitu, kaku sendi saat bangun tidur di pagi hari. Dia menjelaskan, sinar matahari mengandung ultraviolet (UV) A, B, dan C. Kulit mengandung pro vitamin D yang membutuhkan sinar UV…
Read More
Mengenal Skizoid, Kepribadian yang Tidak Suka Interaksi Sosial

Mengenal Skizoid, Kepribadian yang Tidak Suka Interaksi Sosial

Artikel Umum
Mengenal Skizoid, Kepribadian yang Tidak Suka Interaksi Sosial Gangguan kepribadian skizoid, yakni ketidakpedulian terhadap hubungan sosial. Kondisi skizoid membuat pengalaman emosional yang terbatas dengan orang lain. Orang yang mengalami gangguan kepribadian menjalani aktivitas biasa dalam kehidupan sehari-hari. Tapi, tidak mau memiliki hubungan yang berarti dengan orang lain. Biasanya suka menyendiri dan melamun berlebihan. Kecenderungan kemungkinan mampu bekerja secara baik dalam pekerjaan yang menyendiri. Namun, kesulitan bekerja dengan orang lain atau kelompok. Ciri skizoid Mengutip Psychology Today, gejala gangguan kepribadian skizoid, yaitu: Tidak menginginkan atau menikmati hubungan dekat Menghindari aktivitas sosial yang banyak berkontak dengan orang lain Tidak peduli pujian atau kritik Menunjukkan sikap dingin emosional atau datar Bermasalah terhadap ekspresi diri Menunjukkan sedikit perubahan suasana hati Sedikit motivasi atau tujuan hidup Mengutip Psycom, orang…
Read More
Ternyata, Melamun Ada Manfaatnya Bagi Kesehatan Mental

Ternyata, Melamun Ada Manfaatnya Bagi Kesehatan Mental

Artikel Umum
Ternyata, Melamun Ada Manfaatnya Bagi Kesehatan Mental  Melamun ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Mulai dari memperluas kreativitas hingga membantu memecahkan masalah. Sebagai informasi, melamun mungkin menjadi salah satu kebiasaan yang hampir pernah dilakukan oleh setiap orang. Melamun biasanya kerap dikaitkan dengan kebiasaan buruk. Salah satu mitos yang beredar adalah terkait larangan melamun agar tidak ‘kesambet setan’ alias kerasukan jin. Meski belum bisa dibuktikan secara ilmiah, mitos ini cukup berkembang di kalangan masyarakat Indonesia. Namun, ternyata kebiasaan melamun memiliki manfaat, termasuk untuk kesehatan mental. Data kesehatan yang dipublikasikan oleh Walden University, menyebutkan bahwa melamun terbukti bermanfaat mengurangi stres dan kecemasan yang berpengaruh terhadap kesehatan mental. Berikut ini empat manfaat dari melamun untuk kesehatan mental: Memperluas kreativitas  Melamun ternyata memiliki hubungan dengan tingkat kreativitas seseorang.…
Read More
Liburan Tetap Asyik, Karena Ada Kanopi Nursing Home

Liburan Tetap Asyik, Karena Ada Kanopi Nursing Home

Kanopi Insan Sejahtera
Kanopi Nursing Home Tidak lama lagi musim liburan tutup tahun tiba. Banyak orang sudah merencanakan berbagai agenda. Mulai dari bepergian dalam dan luar negeri, maupun bikin acara seru-seruan dengan keluarga atau teman-teman. Namun, kerap rencana tersebut terkendala lantaran ada sanak keluarga atau orangtua yang sedang sakit. Tak sedikit yang harus merelakan tidak bepergian untuk menunggu orangtua atau sanak keluarga yang sakit. Padahal, tidak harus demikian. Sebab kini ada tempat yang tepat untuk mengurus orangtua selama anak-anak pergi berlibur yakni, Kanopi Nursing Home (KNH). Tidak hanya untuk masa liburan saja, tapi untuk mengurus orangtua yang sedang sakit, Kanopi Group, melalui Kanopi Insan Sejahtera (KIS) pun siap memberikan pelayanan di keseharian. Di KNH, orangtua yang sedang sakit akan terperhatikan dengan baik. Hal ini lantaran…
Read More
Memahami Makna Self Healing yang Sesungguhnya

Memahami Makna Self Healing yang Sesungguhnya

Artikel Umum
Memahami Makna Self Healing yang Sesungguhnya Istilah healing sedang populer di kalangan masyarakat. Psikolog klinis dan forensik A. Kasandravati Putranto mengajak masyarakat untuk bisa memahami makna istilah self healing atau penyembuhan diri yang kerap banyak diterjemahkan sebagai kegiatan rekreasi dan liburan. “Tidak sedikit masyarakat yang beranggapan self healing berarti bepergian ke tempat-tempat mahal atau sekedar jalan-jalan yang menguras keuangan. Padahal, tidak semua orang dapat disembuhkan dengan cara tersebut,” kata Humas Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia itu. Ia mengatakan istilah self healing yang populer di kalangan muda saat ini sering diikuti dengan pemenuhan kebutuhan merawat diri namun bisa juga mengandung risiko semakin stres dan merasakan beban yang bertambah. Menurutnya, fenomena penggunaan istilah healing yang semakin marak tersebut bisa jadi karena masyarakat lebih sadar mengenai isu…
Read More
Ortopnea, Gejala Sesak Napas dan Nyeri Dada

Ortopnea, Gejala Sesak Napas dan Nyeri Dada

Artikel Umum
Ortopnea, Gejala Sesak Napas dan Nyeri Dada Ortopnea kondisi sesak napas yang mempengaruhi seseorang ketika berbaring. Sering kali ortopnea bagian dari gejala gagal jantung atau penyakit paru-paru. Ortopnea sering digambarkan sebagai sensasi sesak di dada yang membuat ketidaknyamanan saat bernapas. Sebagian orang mengalami sesak napas juga terasa nyeri dada. Orang yang mengalami ortopnea ringan mungkin tidak menyadari gejala. Sedangkan orang dengan ortopnea berat biasanya mengalami kesulitan bernapas yang signifikan, hanya bisa hilang secara duduk tegak atau berdiri. Ortopnea biasanya bagian dari gejala kondisi yang mempengaruhi fungsi paru-paru dan jantung. Adapun di antaranya, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), kegemukan, kecemasan dan gangguan terkait stres, apnea tidur, sindrom kesulitan pernapasan akut. Trauma sistem saraf, reaksi, obat, pembekuan darah dan paparan racun juga rentan mempengaruhi ortopnea. Mengutip…
Read More