Coba Cek, Apakah Anda Mengalami “Parental Burnout”?

Coba Cek, Apakah Anda Mengalami “Parental Burnout’?
Foto: herfamily.ie

Coba Cek, Apakah Anda Mengalami “Parental Burnout’?

Banyak orangtua mengalami kejenuhan ketika mengurus anak-anak. Kondisi demikian disebut parental burnout.

Beberapa tanda parental burnout, menurut psikolog anak Saskhya Aulia Prima, antara lain: merasa lelah secara fisik dan mental, merasa berjarak dengan anak. Orang yang mengalami parental burnout pun merasa tak lagi pantas jadi orangtua dan terbebani. Mengasuh anak tak lagi menyenangkan dan memberi kebahagiaan.

Bila menemui kondisi demikian, ada baiknya segera konsultasikan ke psikolog. Bila merasa stres akibat kelelahan berlebihan, baiknya ambil waktu untuk beristirahat sejenak dan cari waktu untuk diri demi melepas rasa penat.

 Saskhya menyarankan, jika emosi sering terpantik saat mengasuh anak, coba tahan kemarahan dan ambil napas panjang untuk menenangkan diri. Cara ini berfungsi untuk “menipu” otak yang berpikir kemarahan sudah reda karena napas kembali teratur. “Kalau mau marah, napas kita cepat. Coba tarik napas dalam dan hembuskan pelan-pelan sekitar lima kali sampai napas stabil dan kita siap untuk menghadapi anak,” ujarnya.

Baca juga:  Simak 10 Makanan Terburuk untuk Jantung

Ada juga orang yang bisa lebih tenang setelah minum segelas air, atau bicara kepada diri sendiri untuk tidak ‘meledak’, bahkan menghitung mundur hingga emosi kembali stabil. Selain itu, berilah belas kasih kepada diri sendiri. Hargai pencapaian sekecil apapun dan nikmati ketidaksempurnaan. Tak perlu merasa selalu ada yang kurang dalam cara mendidik ana, terutama di tengah pandemi Covid-19 ini.

Dia menyarankan, atur pola pikir dan ekspektasi. “Kita harus bersyukur bisa tetap bertahan, pikirkan mana yang bisa kita kontrol saja,” imbuhnya. Anda bisa mencoba memeluk diri sendiri, lalu berterimakasih karena Anda bisa melewati hari-hari tanpa kendala yang berarti. Cari hal-hal yang bisa disyukuri di tengah masa adaptasi kebiasaan baru. (RN)