Kamis , 15 November 2018
Home » Artikel » Ini 6 Tipe Sakit Kepala dan Penyebabnya

Ini 6 Tipe Sakit Kepala dan Penyebabnya

Ini 6 Tipe Sakit Kepala dan Penyebabnya

Foto: dok indowarta.com

Banyak orang mengalami sakit kepala dalam intensitas yang tergolong sering dan cukup serius. Lantas, tak sedikit pula dari mereka yang mengabaikan, dan tidak tahu penyebab sakit kepala tersebut. Padahal, ada banyak tipe sakit kepala dan penyebabnya. Tipe sakit kepala yang kita alami ternyata bisa memiliki arti yang berbeda bagi kondisi kesehatan.

Dokter Luke Powles, Kepala Dokter di Klinik Kesehatan Bupa, di London Inggris, mencoba menjelaskannya, seperti dikutip dari laman Cosmopolitan.co.uk, bahwa ada 6 tipe sakit kepala seperti dijelaskan berikut:

  1. Sakit kepala tegang (tension headache)
    Tension headache adalah tipe sakit kepala yang paling sering dialami. Mereka yang mengalaminya merasakan sakit kepala konstan di kedua bagian kepala, belakang mata atau terkadang leher. “Banyak pula yang merasa kepalanya seperti diikat,” kata Powles. Tipe sakit kepala ini bisa terjadi karena beberapa hal, seperti stres, kurang tidur, atau lapar. Umumnya, orang mengonsumsi obat penghilang rasa sakit (painkiller), namun sebenarnya ada hal lainnya yang bisa dilakukan. Powles menjelaskan, kita bisa berbaring di sebuah tempat yang gelap dan sepi atau meletakkan kain hangat di dahi atau leher.
  1. Sakit kepala di belakang mata
    Bergantung dari tingkat sakitnya, sakit kepala di belakang mata juga sangat umum terjadi. Sakit kepala semacam itu bisa menjadi gejala beberapa tipe sakit kepala lainnya, termasuk sakit kepala tegang, sakit kepala cluster, migrain, atau masalah pada mata.
  1. Sakit kepala belakang leher atau kepala
    “Postur tubuh yang salah bisa membuat leher keseleo dan cedera tulang belakang bagian atas. Ini bisa menyebabkan sakit kepala disertai sakit leher,” terang Powles. Untuk mengobatinya, ia merekomendasikan langkah koreksi postur tubuh, olahraga leher, hingga fisioterapi.
  1. Sakit kepala dehidrasi
    Dehidrasi atau kurang minum juga bisa menyebabkan sakit kepala. Dalam kondisi tersebut, otak akan berkontraksi sementara, karena kekurangan cairan dan menyebabkan sakit kepala. Obat penghilang rasa sakit bisa membantu, namun redehidrasi harus menjadi pilihan pertama. Tidak perlu minum terlalu banyak dalam sekali teguk. Mulailah dengan meminum beberapa teguk dan mengkonsumsi air dalam jumlah cukup secara rutin.
  1. Migrain
    Menurut The Migraine Trust, hampir sekitar 15 persen populasi global menderita migrain. Migrain menjadi penyakit terpopuler ketiga di dunia. Jika kita pernah merasakannya, tentunya bisa memahami rasa sakit yang amat parah yang dialami penderita migrain. Mereka yang menderita migrain mengalami sakit kepala sebelah yang bisa semakin parah karena gerakan. Di samping sakit kepala, penderitanya juga mengalami mual dan sensitif terhadap cahaya dan suara.
  1. Sakit kepala cluster
    Sakit kepala cluster terasa sangat menyakitkan, intens, dan biasa terjadi selama enam hingga 12 minggu. Mereka yang mengalaminya biasa merasakan sakit kepala di salah satu bagian kepala. Biasanya di sekeliling mata atau pinggir dahi. Mengalami mata berair bahkan terkadang memerah, hingga kelopak mata membengkak dan hidung berair bersamaan. Rasa sakit tersebut dirasakan di sisi yang sama dengan sakit kepala yang dirasakan. (RN)
Free WordPress Themes - Download High-quality Templates