Layanan Prima PT Kanapi Insan Sejahtera Bagi Penderita Alzheimer

Artikel ini telah direview oleh
Layanan Prima PT Kanapi Insan Sejahtera Bagi Penderita Alzheimer
Foto: PT Kanopi Insan Sejahtera

Layanan Prima PT KIS Bagi Penderita Alzheimer

PT Kanopi Insan Sejahtera (KIS) menyediakan layanan paripurna terhadap penderita alzheimer. Bekerja dengan Alzheimer Indonesia, PT KIS memberikan solusi guna mengatasi persoalan tersebut yakni: penyediaan care giver yang dibekali dengan training khusus Alzheimer. Dalam hal ini Kanopi Insan Sejahtera adalah perusahaan yang concern mendidik care giver sehingga memiliki kemampuan mumpuni dan terpercaya.

Hal tersebut dikatakan Kikin Sugiarno Pimpinan PT KIS di Jakarta, beberapa waktu lalu. “Dengan pendampingan care giver yang terpercaya, diyakini penderita Alzheimer akan mendapat kenyamanan dalam beraktivitas di keseharian. Di sisi lain, pihak keluarga tidak takut lagi tatkala harus meninggalkan di rumah, sebab akan selalu didampingi oleh care giver,” kata Kikin.

Tidak itu saja, PT KIS juga melakukan private training kepada anggota keluarga. “Ini menjadi bagian yang tak kalah pentingnya,” lanjut Kikin. Dengan mengetahui jelas akan Alzheimer, maka para anggota keluarga juga tidak hanya dapat memahami penderita, tapi juga mampu memberi dukungan penuh.

Baca juga:  Sariawan Bisa Jadi Penanda Kanker Lidah

“Pastinya, penderita alzheimer membutuhkan dukungan keluarga. Tidak hanya butuh dimengerti, tapi juga didukung penuh. Bukan sebaliknya, malah dimarah-marahin. Sebab bila demikian, akan membuat mental penderita bisa drop dan merasa terbuang,” tukas Kikin.

Dua solusi yang ditawarkan PT KIS ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam menangani penderita Alzheimer. “Harapan kami, dengan dua hal tersebut, maka kehidupan pasien Alzheimer bisa nyaman ditengah keluarga. Demikian juga keluarga tidak merasa terbebani,” imbuhnya.

 Sebagai informasi, Alzheimer adalah penyebab paling umum dari demensia. Selama sakit berlangsung, zat kimia dan struktur otak berubah sehingga menyebabkan kematian sel-sel otak. Penyakit Alzheimer, pertama kali dijelaskan oleh ahli saraf Jerman, yaitu Alois Alzheimer, merupakan penyakit fisik yang mempengaruhi otak. Selama berjalannya waktu penyakit protein plak dan serat yang berbelit berkembang dalam struktur otak yang menyebabkan kematian sel-sel otak. Orang dengan Alzheimer juga memiliki kekurangan beberapa bahan kimia penting dalam otak mereka. Bahan kimia ini terlibat dengan pengiriman pesan dalam otak.

Baca juga:  Tinggi, Penderita Aritmia di Indonesia

Bisa dikatakan Alzheimer adalah penyakit progresif, bertahap dari waktu ke waktu dan menyebabkan lebih banyak bagian otak yang rusak. Itu artinya, struktur kimia otak menjadi semakin rusak dari waktu ke waktu. Kemampuan seseorang untuk mengingat, memahami, berkomunikasi dan berpikir secara bertahap pun menurun.

Sejauh ini, tidak ada satu faktor utama yang telah diidentifikasi sebagai penyebab penyakit Alzheimer. Sangat mungkin bahwa kombinasi beberapa faktor mempengaruhi seperti usia, pembawaan genetik, faktor lingkungan, gaya hidup dan kesehatan umum. Pada beberapa orang, penyakit ini dapat berkembang diam-diam selama bertahun-tahun sampai gejalanya muncul.

Beberapa gejala orang mengalami penyakit Alzheimer diantaranya, mengalami gangguan daya ingat, sulit fokus, sulit melakukan kegiatan yang familiar, disorientasi, kesulitan memahami visuospasial, gangguan komunikasi, menaruh barang tidak pada tempatnya, salah membuat keputusan, menarik diri dari pergaulan, serta perubahan perilaku dan kepribadian. (RN)