Mau Tahu Beda Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2? Simak Penjelasan Berikut

Mau Tahu Beda Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2? Simak Penjelasan Berikut
Foto: medicalnewstoday.com

Diabetes merupakan suatu kondisi kronis yang terjadi ketika kadar glukosa darah terlalu tinggi. Baik diabetes tipe 1 dan tipe 2 dapat menyebabkan kadar gula darah naik lebih tinggi dari normal. Perawatan yang tepat, yang meliputi suntikan insulin dan pemantauan gula darah, serta perubahan gaya hidup dapat membantu mengelola gejala pada banyak pasien. Namun, pada beberapa kasus, komplikasi yang timbul dari kondisi ini bisa mematikan.

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), diabetes adalah salah satu penyebab utama kematian di dunia. Penyakit ini juga merupakan penyebab utama kebutaan, serangan jantung, stroke, gagal ginjal, dan amputasi ekstremitas bawah. Tindakan gaya hidup sederhana seperti makan makanan yang sehat, berolahraga secara teratur, mempertahankan berat badan normal, dan menghindari penggunaan tembakau telah terbukti mencegah atau menunda timbulnya diabetes tipe 2.

Dilansir dari Times Now News, diabetes tipe 1 (kekurangan insulin) dan diabetes tipe 2 (penggunaan insulin yang tidak efektif) merupakan tipe diabetes yang paling umum, diikuti oleh diabetes gestasional yaitu diabetes yang terjadi pada beberapa wanita selama kehamilan. Diabetes monogenik, yang merupakan bentuk diabetes yang diturunkan, dan diabetes terkait fibrosis kistik adalah beberapa jenis diabetes yang kurang umum. Lantas apa bedanya diabetes tipe 1 dan 2? Berikut ulasannya.

  1. Diabetes tipe 1: Gejala, penyebab, pengobatan, dan pencegahan
    Diabetes tipe 1, yang dulu dikenal sebagai juvenile diabetes atau diabetes yang tergantung pada insulin, lebih sering terjadi pada anak-anak dan dewasa muda meskipun dapat terjadi pada semua usia. Pada diabetes tipe ini, pasien perlu mengonsumsi insulin setiap hari untuk bertahan hidup. Tanda-tanda dan gejala diabetes tipe 1 meliputi rasa haus yang berlebihan, penurunan berat badan, sering buang air kecil, kelaparan konstan, kelelahan, penglihatan kabur dan mudah marah atau perubahan suasana hati.

    Penyebab pasti diabetes tipe 1 tidak diketahui. Namun, para ahli percaya kondisi ini berkembang ketika sistem kekebalan tubuh Anda, yang bertanggung jawab melawan bakteri dan virus berbahaya, menyerang dan merusak sel-sel penghasil insulin di pankreas. Jadi, diabetes tipe 1 diyakini disebabkan oleh kombinasi faktor genetik dan lingkungan. Diabetes tipe 1 tidak memiliki obat, dan dengan pengetahuan saat ini, kondisinya tidak dapat dicegah. Namun, perawatan bersama dengan perubahan gaya hidup dapat membantu mengelola kadar gula darah dan mencegah komplikasi.

  1. Diabetes tipe 2: Gejala, penyebab, pengobatan, dan pencegahan
    Pada diabetes tipe 2, tubuh tidak membuat atau menggunakan insulin secara efektif, menyebabkan kadar gula darah seseorang menjadi terlalu tinggi. Itu bisa terjadi pada usia berapa pun, termasuk anak-anak. Diabetes tipe 2 adalah tipe diabetes yang paling umum dan kebanyakan menyerang orang paruh baya yang lebih tua, karena itu, sebelumnya dikenal sebagai diabetes onset dewasa. Namun, kondisi ini sekarang lazim pada orang dewasa yang lebih muda.

    Tanda-tanda dan gejala diabetes tipe 2 mirip dengan diabetes tipe 1, tetapi sering berkembang lambat dan bisa sangat ringan, karenanya, banyak orang dengan kondisi ini mengetahui status mereka begitu komplikasi telah muncul. Gejala diabetes tipe 2 seperti penurunan berat badan yang tidak diinginkan, sering buang air kecil, rasa haus meningkat, kelelahan, selalu merasa lapar, pandangan yang kabur, penyembuhan luka yang lambat, infeksi yang sering, bercak kulit gelap biasanya di lipatan leher, ketiak, atau selangkangan.

    Diabetes tipe 2 disebabkan oleh sejumlah faktor, termasuk resistensi insulin, kelebihan berat badan, gen dan tidak berolahraga. Tekanan darah tinggi juga terkait dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2. Berita baiknya adalah ada beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk mengelola, mencegah, atau menunda munculnya diabetes tipe 2. Pilihan gaya hidup sehat seperti makan makanan sehat, aktif secara fisik, mengurangi kalori dan menurunkan berat badan jika Anda kelebihan berat badan, menghindari penggunaan tembakau dapat membantu mencegah dan mengelola diabetes tipe ini.

Bahkan jika Anda sudah didiagnosis menderita diabetes, meminum obat yang diresepkan, menjaga kadar gula darah, dan membuat pilihan gaya hidup sehat dapat membantu mencegah komplikasi. Meskipun tidak ada obat diabetes tipe 1 dan tipe 2, mengambil tindakan dapat membantu Anda mengelola dan tetap hidup sehat. (RN)