Perkembangan motorik kasar anak wajib dipantau dengan baik. Setiap usia memiliki ciri khas perkembangan motorik kasar yang unik dan bisa dicapai lebih cepat atau lebih lambat, sesuai kondisi sang anak. Motorik kasar adalah kemampuan anak melakukan gerakan yang melibatkan otot besar.
Gerakan tersebut diantaranya berlari, merangkan, dan melompat. Gerakan motorik kasar umumnya terjadi lebih dahulu ketimbang gerakan motorik halus. Gerakan motorik halus diantaranya menggambar dan menggenggam. Ketahui tahapan motorik kasar anak usia 0-5 tahun dan cara menstimulasinya di sini.
Tahapan Perkembangan Motorik Kasar Anak
Berikut adalah tahapan motorik kasar anak yang perlu Anda ketahui.
- 0-3 Bulan. Mengangkat kepala 45 derajat dan menggerakan kepala ke kanan, kiri, dan tengah.
- 3-6 Bulan. Mengangkat kepala 90 derajat, merangkak, duduk dengan sikap tripoid.
- 9-12 Bulan. Belajar berdiri (30 detik) atau berpegangan kursi dan bisa berjalan dengan dituntun.
- 12-18 Bulan. Berdiri tanpa berpegangan, membungkuk, berjalan mundur.
- 18-24 Bulan. Berdiri sendiri selama 30 detik dan berjalan tanpa terhuyung.
- 2-3 Tahun. Naik tangga sendiri dan bermain dengan mengenakan sandal.
- 3-4 Tahun. Berdiri 1 kaki 2 detik, melompat dua kaki diangkat, dan mengayuh sepeda roda 3.
- 4-5 Tahun. Berdiri 1 kaki 6 detik, melompat 1 kaki, dan menari.
- 5-6 Tahun. Berdiri 1 kaki 11 detik dan berjalan lurus.
Baca juga: Cara Stimulasi Motorik Halus Pada Si Kecil, Dijamin Seru!
Cara Menstimulasi Motorik Kasar Anak
Kegiatan berikut ini bisa menstimulasi motorik kasar anak.
- Menari sambil bernyanyi. Aktivitas tersebut membuat anak melakukan berbagai gerakan yang akan menstimulasi otot besar mereka di seluruh tubuh.
- Mendorong benda bisa dilakukan untuk melatih anak berdiri dan berjalan.
- Meminta anak untuk mengambil barang tertentu, terutama yang ada kaitannya dengan kebutuhan dan kesenangan mereka.
- Melempar dan menangkap bola. Pastikan melakukannya dengan aman dan di usia yang tepat.
- Memanjat atau turun dari perabotan dan tangga. Awasi anak ketika melakukan hal tersebut.
- Mengendarai sepeda roda tiga dengan pengawasan yang baik.
- Memanjat di tempat bermain dan melakukan aktivitas lain di sana.
Gangguan perkembangan motorik kasar bukan sesuatu yang bisa dibiarkan. Orang tua wajib memantau langsung perkembangan motorik anak. Untuk memudahkan pemantauan, Anda bisa menggunakan layanan baby sitter profesional kami!
Cukup klik disini untuk konsultasi dan dapatkan baby sitter terbaik kami!
