
Penyakit Alzheimer adalah penyebab paling umum dari demensia. Selama sakit berlangsung, zat kimia dan struktur otak berubah sehingga menyebabkan kematian sel-sel otak. Penyakit Alzheimer, pertama kali dijelaskan oleh ahli saraf Jerman, yaitu Alois Alzheimer, merupakan penyakit fisik yang mempengaruhi otak. Selama berjalannya waktu penyakit protein plak dan serat yang berbelit berkembang dalam struktur otak yang menyebabkan kematian sel-sel otak. Orang dengan Alzheimer juga memiliki kekurangan beberapa bahan kimia penting dalam otak mereka. Bahan kimia ini terlibat dengan pengiriman pesan dalam otak.
Alzheimer adalah penyakit progresif, bertahap dari waktu ke waktu dan menyebabkan lebih banyak bagian otak yang rusak. Karena itulah gejala yang muncul menjadi lebih parah. Itu berarti bahwa struktur kimia otak menjadi semakin rusak dari waktu ke waktu. Kemampuan seseorang untuk mengingat, memahami, berkomunikasi dan berpikir secara bertahap pun menurun.
Sejauh ini, tidak ada satu faktor utama yang telah diidentifikasi sebagai penyebab penyakit Alzheimer. Sangat mungkin bahwa kombinasi beberapa faktor mempengaruhi seperti usia, pembawaan genetik, faktor lingkungan, gaya hidup dan kesehatan umum. Pada beberapa orang, penyakit ini dapat berkembang diam-diam selama bertahun-tahun sampai gejalanya muncul.
Beberapa gejala orang mengalami penyakit Alzheimer diantaranya, mengalami gangguan daya ingat, sulit fokus, sulit melakukan kegiatan yang familiar, disorientasi, kesulitan memahami visuospasial, gangguan komunikasi, menaruh barang tidak pada tempatnya, salah membuat keputusan, menarik diri dari pergaulan, serta perubahan perilaku dan kepribadian.
“Bila ada anggota keluarga yang mengalami kepikunan, maka seluruh keluarga akan menderita,” ujar Kikin Sugiarno Pimpinan PT Kanopi Insan Sejahtera (KIS).
Untuk itu, Kanopi Insan Sejahtera bekerja dengan Yayasan Alzheimer Indonesia (ALZI) memberikan solusi guna mengatasi persoalan tersebut yakni: penyediaan care giver yang dibekali dengan training khusus Alzheimer. Dalam hal ini Kanopi Insan Sejahtera adalah perusahaan yang concern mendidik care giver sehingga memiliki kemampuan mumpuni dan terpercaya.
“Dengan pendampingan care giver yang terpercaya, diyakini penderita Alzheimer akan mendapat kenyamanan dalam beraktivitas. Di sisi lain, pihak keluarga tidak takut lagi tatkala haru meninggalkan di rumah, sebab akan selalu didampingi oleh care giver,” jelas Kikin.
Hal lain yang juga perlu dilakukan adalah melakukan private training kepada anggota keluarga. Menurut Kikin, ini juga menjadi bagian yang tak kalah pentingnya. Sebab, dengan mengetahui jelas akan Alzheimer, maka para anggota keluarga juga tidak hanya dapat memahami penderita, tapi juga mampu memberi dukungan penuh.
“Penderita alzheimer butuh dukungan keluarga. Tidak hanya butuh dimengerti, tapi juga didukung penuh. Bukan malah dimarah-marahin. Sebab bila demikian, akan membuat mental penderita bisa drop dan merasa terbuang,” tukas Kikin.
Kedua solusi yang ditawarkan Kanopi Insan Sejahtera menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam menangani penderita Alzheimer. “Harapan kami, dengan dua hal tersebut, maka kehidupan pasien Alzheimer bisa nyaman ditengah keluarga. Demikian juga keluarga tidak merasa terbebani,” pungkasnya. (RN)
