Ternyata, Disiplin Anak Dipengaruhi Waktu Tidurnya

Ternyata, Disiplin Anak Dipengaruhi Waktu Tidurnya

Artikel, Artikel Anak
[caption id="attachment_3589" align="aligncenter" width="288"] Ternyata, Disiplin Anak Dipengaruhi Waktu Tidurnya (Foto: dok. theasiaparent.com)[/caption] Ternyata, Disiplin Anak Dipengaruhi Waktu Tidurnya - Anak harus tidur dalam waktu yang cukup, karena itu bisa mempengaruhi kesehatannya. Tak hanya itu, menerapkan kedisplinan waktu tidur juga berpengaruh terhadap kedisplinan anak. Mengajak anak-anak tidur bisa menjadi lebih mudah dengan menggunakan media yang tepat. Sekadar mengingatkan anak untuk tidur saja tidak cukup efektif untuk menggerakkan anak ke kamar tidur. Orangtua harus menegakkan aturan, yakni dengan menentukan waktu tidur yang spesifik. Peneliti Seattle Children's Research Institute dan University of Washington Michelle Garrison mengatakan, konsistensi orangtua terkait jadwal tidur anak dan penggunaan media yang digunakan akan berpengaruh pada kebiasaan tidur anak. Studi ini menunjukkan bahwa dengan penegakan aturan, bukan sekedar dorongan, efektif membuat anak-anak mencapai waktu tidur yang sesuai. Beberapa…
Read More
Memuji Anak Harus Dengan Cara yang Tepat

Memuji Anak Harus Dengan Cara yang Tepat

Artikel, Artikel Anak
[caption id="attachment_3570" align="aligncenter" width="300"] Memuji Anak Harus Dengan Cara yang Tepat (Foto: dok. bodrexin.com)[/caption] Memuji Anak Harus Dengan Cara yang Tepat - Beberapa penelitian di Amerika Serikat menunjukkan, memberikan pujian kepada anak menghasilkan efek yang bervariasi. Ada beberapa yang menunjukkan efek positif, dan ada pula yang negatif. Lalu, seperti apa cara yang tepat memberikan pujian kepada anak? Dalam jurnal Child Development, pujian diberikan agar anak fokus terhadap usahanya untuk meraih sesuatu. Pujian di sini berperan untuk memberikan pesan kepada anak bahwa upaya dan tindakan adalah sumber keberhasilan. “Pujian diberikan untuk membuat anak-anak yakin bahwa dirinya bisa meningkatkan kemampuannya melalui kerja keras,” kata Elizabeth Gunderson, peneliti dari Temple University, Pennsylvania, Amerika Serikat. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa orangtua yang memberikan dorongan berupa pujian saat berinteraksi di rumah akan mempengaruhi pandangan positif anak…
Read More
Kembangkan Pola Asuh Penuh Cinta pada Anak

Kembangkan Pola Asuh Penuh Cinta pada Anak

Artikel, Artikel Anak
[caption id="attachment_3565" align="aligncenter" width="300"] Kembangkan Pola Asuh Penuh Cinta pada Anak (Foto: dok. pendidikankarakter.com)[/caption] Kembangkan Pola Asuh Penuh Cinta pada Anak - Berita tentang korupsi, kekerasan, atau perundungan (bullying) para murid sekolah, di media selama beberapa tahun terakhir telah menjadi makanan kita sehari-hari. Sebuah tanda bahwa kita perlu menanamkan kembali pendidikan karakter pada anak. Pendidikan mengenai budi pekerti, mana yang baik dan buruk, sebenarnya sudah diajarkan di sekolah sejak tingkat dasar hingga pendidikan tinggi. Tetapi, mengapa budi pekerti tersebut tidak juga terlihat dalam kehidupan sehari-hari. “Kita bisa dengan mudah melihatnya di sekitar kita, saat puasa pun masih ada yang tawuran, belum lagi soal fitnah dan kampanye hitam. Kita tahu mana yang benar, tapi tidak dilakukan,” kata Dr. Ratna Megawangi, pendiri Indonesian Heritage Foundation, di Jakarta, beberapa waktu lalu. Ratna mengatakan,…
Read More
Saatnya Tinggalkan Pola Asuh Suka Mengancam

Saatnya Tinggalkan Pola Asuh Suka Mengancam

Artikel, Artikel Anak
[caption id="attachment_3553" align="aligncenter" width="300"] Saatnya Tinggalkan Pola Asuh Suka Mengancam (Foto: dok. bidanku.com)[/caption] Saatnya Tinggalkan Pola Asuh Suka Mengancam - Bermaksud mendisiplinkan anak atau agar anak menuruti kehendak orangtua, tanpa sadar kita sebagai orang dewasa mengeluarkan ancaman atau menakut-nakuti. Walau cara ini bisa berhasil, tapi seringkali anak tidak mempan lagi diancam. Ancaman seperti “Kalau kamu nakal nanti ibu akan pergi,”, atau “Awas, jangan keluar rumah kalau sudah sore biar tidak diculik”, mungkin juga sering kita ucapkan agar anak menurut. Pola asuh suka mengancam dan menakut-nakuti tersebut memang sering dilakukan orangtua. Menurut psikolog dari Universitas Tarumanegara Naomi Soetikno, M.Pd, Psi, kebiasaan itu merupakan hasil dari masa penjajahan. “Sejak dulu kita biasa diancam. Banyak orangtua yang menganggap pola pendidikan reward and punishment adalah yang terbaik. Tetapi kini pendekatan seperti itu sudah mulai…
Read More
Pola Asuh “Helicopter Parenting” Buruk untuk Anak?

Pola Asuh “Helicopter Parenting” Buruk untuk Anak?

Artikel, Artikel Anak
[caption id="attachment_3548" align="aligncenter" width="300"] Pola Asuh “Helicopter Parenting” Buruk untuk Anak? (Foto: dok. nappybagstore.com.au)[/caption] Pola Asuh “Helicopter Parenting” Buruk untuk Anak? - Selama ini ada konotasi negatif pada gaya pola asuh helikopter atau lebih dikenal dengan istilah asing, helicopter parenting. Metode parenting ini dipersepsikan dengan terlalu mengawasi dan mengatur anak, sehingga membuat anak sulit mandiri ketika mereka beranjak dewasa. Namun, beberapa pakar pola asuh justru berasumsi bahwa pola asuh helicopter parenting bisa jadi baik untuk anak-anak. Salah satu penulis yang juga seorang ibu, Yolande Bariel, mengungkapkan dalam artikelnya di Golden State Newspapers, pola asuh helicopter parenting tidaklah buruk. Barial menjelaskan, bahwa mengatur dan membimbing anak-anak merupakan gagasan yang baik. Menurutnya melakukan helicopter parenting seperti melakukan misi penyelamatan, di mana tim memberikan bantuan kepada orang-orang di lapangan. Penerapan helicopter parenting juga memberi satu sudut pandang…
Read More
Simak 3 Ide Bisnis yang Cocok untuk Anak-anak

Simak 3 Ide Bisnis yang Cocok untuk Anak-anak

Artikel, Artikel Anak
[caption id="attachment_3535" align="aligncenter" width="295"] Simak 3 Ide Bisnis yang Cocok untuk Anak-anak (Foto: dok. theasiaparenting.com)[/caption] Simak 3 Ide Bisnis yang Cocok untuk Anak-anak - Masa anak-anak adalah masa yang paling menyenangkan karena Anda bisa bermain apa saja yang diinginkan, berpakaian sesuka hati tanpa adanya orang yang peduli terhadap Anda, terlebih lagi Anda bisa berlaku sesuka hati, tidak akan ada orang yang marah terhadap Anda. Malahan mereka akan menganggap Anda lucu. Masa anak-anak tidak selalu identik dengan masa di mana Anda bisa bermanja ria dengan orangtua. Anda bisa meminta apa saja yang diinginkan dan 99 persen orangtua pasti mengabulkan apa yang diminta. Orangtua tidak seharusnya terlalu memanjakan anak-anaknya karena hal ini akan berakibat hingga mereka dewasa nanti. Di mana nantinya mereka akan selalu bergantung pada orangtuanya dan sulit untuk hidup mandiri.…
Read More
Ternyata, Pola Asuh “Tiger Mom” Bikin Anak Pintar Berbohong

Ternyata, Pola Asuh “Tiger Mom” Bikin Anak Pintar Berbohong

Artikel, Artikel Anak
[caption id="attachment_3528" align="aligncenter" width="299"] Ternyata, Pola Asuh “Tiger Mom” Bikin Anak Pintar Berbohong (Foto: dok. theasiaparenting.com)[/caption] Ternyata, Pola Asuh “Tiger Mom” Bikin Anak Pintar Berbohong - Setiap orangtua memiliki harapan dan impian terbaik untuk para buah hati. Namun, tak bisa dimungkiri bahwa terkadang harapan itu berkembang menjadi obsesi orangtua supaya anak terus memperoleh nilai dan prestasi terbaik. Para orangtua harus menyadari bahwa pola asuh yang Anda terapkan pada anak semenjak kecil terus memengaruhi dan membentuk karakter buah hati Anda hingga mereka dewasa. Pola asuh disiplin tingkat tinggi dan obsesif ini dikenal dengan istilah tiger mom. Istilah ini berasal dari China. Pola asuh tiger mom menekankan aturan dan disiplin tinggi pada anak untuk selalu belajar, membaca, dan berlatih. Tujuannya, tentu saja supaya anak mendapatkan prestasi cemerlang. Orangtua yang menerapkan pola asuh…
Read More
Hati-hati, Pola Asuh Otoriter Sebabkan Anak Tak Bahagia!

Hati-hati, Pola Asuh Otoriter Sebabkan Anak Tak Bahagia!

Artikel, Artikel Anak
[caption id="attachment_3515" align="aligncenter" width="300"] Hati-hati, Pola Asuh Otoriter Sebabkan Anak Tak Bahagia! (Foto: dok. covesia.com)[/caption] Hati-hati, Pola Asuh Otoriter Sebabkan Anak Tak Bahagia! - Pola asuh yang diterapkan orangtua pada anak-anaknya akan berdampak besar pada kehidupannya. Anak yang mendapat pola asuh otoriter atau terlalu dikontrol cenderung tumbuh tidak bahagia dan kurang mandiri. Hasil studi terhadap ribuan orang di Inggris yang diikuti mulai saat mereka remaja sampai usia 60-an menunjukkan, anak yang sejak kecil selalu dikontrol kehidupannya ternyata tidak bahagia dan memiliki kesehatan mental yang rendah. Efek jangka panjang dari pola asuh yang keliru itu mirip dengan kondisi mental orang yang pernah ditinggal meninggal oleh seseorang yang dekat dengannya. Menurut Dr.Mai Stafford dari University College London yang melakukan penelitian ini,  orangtua harus menyesuaikan perilakunya. “Mereka yang memiliki orangtua yang hangat dan…
Read More
Benarkah “Mindful Parenting” Kurangi Kenakalan Anak?

Benarkah “Mindful Parenting” Kurangi Kenakalan Anak?

Artikel, Artikel Anak
[caption id="attachment_3511" align="aligncenter" width="296"] Benarkah “Mindful Parenting” Kurangi Kenakalan Anak? (Foto: dok. hybridrastamama.com)[/caption] Benarkah “Mindful Parenting” Kurangi Kenakalan Anak? - Membina kedekatan dengan anak tidak hanya bagus untuk pertumbuhan dan perkembangan psikologi anak. Ibu pun bisa menjadi pribadi yang lebih bahagia. Dengan waktu bersama anak yang terbatas bagi ibu bekerja, sejatinya ada banyak hal yang dapat dilakukan ibu untuk membina kedekatan dengan anak. Psikolog keluarga Anna Surti Ariani mengatakan, “Ibu sebaiknya hadir sepenuhnya (mindful) di sisi anak. Jangan ada di dekat anak, tapi pikiran di tempat lain. Ibu bisa terlibat ikut main dengan anak atau ketika anak sudah cukup besar, ibu bisa memasak bersama anak. Membangun kedekatan dengan anak pun bisa dilakukan dengan bersantai dan saling berbagi cerita sebelum tidur. “Santai itu menciptakan kenyamanan sehingga mampu menghantar tidur jadi lebih nyenyak. Belailah dan…
Read More
Disiplinkan Anak Tidak Harus Dengan Kekerasan

Disiplinkan Anak Tidak Harus Dengan Kekerasan

Artikel, Artikel Anak
[caption id="attachment_3493" align="aligncenter" width="300"] Disiplinkan Anak Tidak Harus Dengan Kekerasan (Foto: dok. motherandbaby.co.id)[/caption] Disiplinkan Anak Tidak Harus Dengan Kekerasan - Pola asuh anak dengan mengedepankan kekerasan dan teriakan bukan pilihan baik bagi orangtua. Pola tersebut justru bisa menimbulkan masalah baru. Menurut psikolog anak, Novita Tandry, kekerasan, pukulan atau teriakan tidak membuat anak-anak disiplin, melainkan lari dari orangtua. “Karena disiplin tidak harus dengan kekerasan,” kata Novita saat peluncuran buku Happy Parenting Without Spanking or Yelling di Gedung Lemhanas, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. Dia menambahkan, titik berat dalam persoalan ini adalah pemahaman dan pola asuh tepat bagi anak. Melakukan kekerasan fisik atau teriakan pada anak agar disiplin merupakan pilihan buruk. Pola asuh, kata dia, bisa berbentuk kegembiraan dan membuat situasi yang menyenangkan. Dia mencontohkan fase tantrum pada anak. Tantrum merupakan ledakan…
Read More