Selain Kemoterapi, Kini Ada Opsi Lain Obati Kanker

Selain Kemoterapi, Kini Ada Opsi Lain Obati Kanker

Artikel Umum
Selain Kemoterapi, Kini Ada Opsi Lain Obati Kanker Imunoterapi, kini menjadi salah satu pilihan pengobatan kanker, selain kemoterapi. “Kemoterapi memasukkan obat-obat kimia ke dalam tubuh lalu dia menyerang sel kankernya, sedangkan imunoterapi bukan menyerang tumornya, melainkan menguatkan sel-sel darah putih untuk meningkatkan imun tubuh yang nanti akan menyerang sel kanker,” kata Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Hemato-Onkologi Medik Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) Prof. Dr. dr. Aru Wicaksono Sudoyo, SpPD, K-HOM, FINASIM, FACP. Aru menjelaskan, meski bertujuan melawan sel kanker, kemoterapi memiliki efek samping yang kurang baik bagi tubuh. Obat dari terapi paling populer bagi pasien kanker itu tidak hanya membunuh sel kanker, namun juga dapat menyerang sel-sel yang sehat. Sementara imunoterapi berfokus dalam meningkatkan kerja sistem imun atau kekebalan…
Read More
Simak Mitos dan Fakta Seputar PCOS

Simak Mitos dan Fakta Seputar PCOS

Artikel Umum
Simak Mitos dan Fakta Seputar PCOS Bulan September disebut juga sebagai Bulan Kesadaran Polycystic Ovary Syndrome (PCOS). Para ahli berbagi pemikiran mereka tentang dampak jangka panjang PCOS dan juga menghilangkan prasangka beberapa mitos umum tentang kondisi tersebut. Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) adalah kelainan hormonal umum yang mengganggu siklus menstruasi wanita dan memengaruhi kesuburan. Pada wanita penderita PCOS, ovarium memproduksi androgen dalam jumlah berlebihan, yaitu hormon seks pria yang biasanya ditemukan dalam jumlah minimal di tubuh wanita. Produksi androgen yang berlebihan dapat disebabkan oleh banyaknya kista di ovarium dan dalam beberapa kasus, mungkin disebabkan oleh resistensi insulin, suatu kondisi di mana sel tidak merespons insulin dengan baik. Menurut WHO, PCOS memengaruhi sekitar 8-13 persen wanita usia subur di seluruh dunia, dan sebanyak 70 persen dari…
Read More
Rinitis Alergi Tak Selalu Lantaran Infeksi Virus

Rinitis Alergi Tak Selalu Lantaran Infeksi Virus

Artikel Umum
Rinitis Alergi Tak Selalu Lantaran Infeksi Virus Rinitis alergi adalah masalah kesehatan umum yang dapat dialami oleh siapa saja, kapan saja, baik di dalam maupun di luar ruangan. Faktor keturunan, riwayat asma, atau riwayat ruam kulit dapat meningkatkan risiko terkena rinitis alergi. Rinitis alergi, juga dikenal sebagai hay fever, adalah reaksi alergi yang disebabkan oleh paparan alergen kecil di udara. Saat Anda menghirup alergen ini melalui hidung dan mulut, tubuh merespons dengan melepaskan histamin, suatu zat kimia yang memicu gejala alergi. Alergen ini dapat ditemukan baik di dalam maupun di luar ruangan dan termasuk tungau, debu, kutu, serta serbuk sari. Gejala rinitis alergi meliputi bersin-bersin tak terkendali, hidung tersumbat, iritasi pada hidung, tenggorokan, mulut, dan mata. Meskipun bisa menyebabkan bersin dan pilek, rinitis alergi…
Read More
Bahaya! Tangani Segera Kolesterol Tinggi

Bahaya! Tangani Segera Kolesterol Tinggi

Artikel Umum
Bahaya! Tangani Segera Kolesterol Tinggi Kolesterol tinggi yang tidak segera ditangani bisa menyebabkan sejumlah penyakit komplikasi. Kolesterol tinggi merupakan kondisi ketika terlalu banyak lipid (lemak) dalam darah. Keadaan ini juga biasa dikenal dengan hiperlipidemia. Selain hiperlipidemia, kolesterol tinggi juga bisa menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah atau biasa disebut aterosklerosis. Untuk itu, penderita kolesterol tinggi wajib waspada. Pasalnya, jika terus dibiarkan bisa memunculkan berbagai penyakit komplikasi yang berbahaya lainnya. Berikut beberapa di antaranya. Penyakit komplikasi yang bisa muncul akibat kolesterol tinggi: Coronary Artery Disease (CAD) CAD biasa disebut juga sebagai penyakit jantung koroner. Gangguan kesehatan ini menjadi salah satu bentuk penyakit jantung yang paling umum dijumpai. Penyakit CAD terjadi ketika aterosklerosis memengaruhi arteri koroner. Ketika jantung tidak mendapat cukup darah, organ ini menjadi lemah…
Read More
Waspadai Sejak Dini Kanker Tulang

Waspadai Sejak Dini Kanker Tulang

Artikel Umum
Waspadai Sejak Dini Kanker Tulang Kanker tulang menjadi momok yang menakutkan bagi siapa saja. Hal itu tidak bisa disepelekan. Kanker tulang merupakan kondisi di mana tumbuh tumor ganas sampai merusak jaringan tulang sehat. Tumor itu akan menimbulkan komplikasi seperti tulang melemah hingga fraktur atau patah tulang. American Cancer Society menyebutkan, kanker tulang sebenarnya tidak umum terjadi. Gejala yang timbul pun kemungkinan disebabkan oleh kondisi lain, misalnya cidera atau radang sendi. Hanya, apabila gejala terasa berlangsung lama dan semakin parah, penting sekali untuk memeriksakan kondisi kepada dokter. Gejala yang dirasakan ketika mengidap kanker tulang bisa bermacam-macam. Namun, NHS Inform menyebut bahwa nyeri tulang merupakan gejala yang paling umum terjadi. Nyeri Dijelaskan, nyeri akibat kanker tulang umumnya diawali dengan rasa sakit pada tulang yang terkena. Semakin…
Read More
Mau Hidup Berdampingan Dengan Prostat? Lakukan Deteksi Dini 

Mau Hidup Berdampingan Dengan Prostat? Lakukan Deteksi Dini 

Artikel Umum
Mau Hidup Berdampingan Dengan Prostat? Lakukan Deteksi Dini  Data GLOBOCAN tahun 2020 menyebutkan, kanker prostat merupakan penyebab kematian nomor enam tersering pada pria, dengan insiden global sebesar 30.7 per 100.000 pria dan angka kematian 7.7 per 100.000 pria. Di Indonesia, kanker prostat menempati urutan ke-5 kasus kanker terbanyak pada pasien laki-laki dengan angka kejadian 11.6 kasus per 100.000 pria dan angka kematian 4.5 per 100.000 pria. Kanker prostat kerap menjadi momok mengerikan bagi kaum pria. Apabila tidak ditangani dengan baik, kondisi tersebut dapat mengakibatkan kecacatan dan kematian. Deteksi dini kanker prostat, ketika masih terbatas pada prostat, memberikan prognosis yang lebih baik bagi pasien. Di Indonesia, deteksi dini kanker prostat belum mencapai tingkat optimal. Banyak pasien datang ke dokter dalam stadium lanjut, terutama karena kurangnya…
Read More
Kongkow Bareng Teman, Cara Sederhana Panjang Umur

Kongkow Bareng Teman, Cara Sederhana Panjang Umur

Artikel Umum
Kongkow Bareng Teman, Cara Sederhana Panjang Umur Menurut hasil survei, berkumpul dengan teman-teman dan saudara menjadi salah satu cara sederhana panjang umur. Kuatnya interaksi sosial akan membuat kita menjadi pribadi yang terbuka. Senda gurau saat kongkow akan memperkuat imunitas tubuh, disamping membuat semangat hidup menjadi tetap menggelora. Berikut beberapa cara sederhana yang diyakini bisa bikin seseorang panjang umur: Rajin berjemur Berjemur di pagi hari bisa membuat tubuh lebih sehat. Paparan sinar matahari memicu sel-sel di kulit memproduksi vitamin D. Kekurangan vitamin D dapat mengganggu semua fungsi ini dan menyebabkan peningkatan risiko patah tulang, penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan osteoporosis. Penelitian menunjukkan bahwa 50 persen orang dewasa dengan kadar vitamin D rendah tidak cukup terkena sinar matahari. Berjemur hanya 15 menit sehari sudah cukup…
Read More
Rahang Suka Bunyi Tanda Mengidap Temporomandibular Joint Syndrome

Rahang Suka Bunyi Tanda Mengidap Temporomandibular Joint Syndrome

Artikel Umum
Rahang Suka Bunyi Tanda Mengidap Temporomandibular Joint Syndrome Tanpa disadari, seringkali ketika makan sendi rahang kita seperti mengeluarkan bunyi “klek”. Hal ini dinamakan Temporomandibular Joint Syndrome (TMJ) atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan gangguan sendi rahang. Biasanya apabila penderita mengalaminya akan menyebabkan rasa sakit dan tidak nyaman pada daerah rahang hingga sepanjang wajah, telinga, leher, pundak dan punggung atas. Dokter Nadia Alaydrus menjelaskan, “Temporomandibular Joint Syndrome atau sendi rahang itu berfungsi seperti engsel yang menghubungkan tulang rahang dengan tengkorak kepala kita. Menurutnya penyebab gangguan sendi rahang itu sendiri bisa dikarenakan adanya injury atau pernah terjadi trauma pada area rahang, gigi itu berjejal atau tidak sejajar, adanya tekanan pada sinus, kebiasaan menggeretakkan atau menggeserkan gigi secara tidak sadar, atau bisa juga karena stres, semua itu…
Read More
Hindari Kebiasaan Mencabut Kulit Gegara Gatal

Hindari Kebiasaan Mencabut Kulit Gegara Gatal

Artikel Umum
Hindari Kebiasaan Mencabut Kulit Gegara Gatal Banyak orang tanpa sadar mencabut kulit lantaran merasa gatal dan ketika digaruk pun masih kurang enak. Akibatnya, kulit menjadi luka. Kondisi seperti ini biasanya disebut Dermatillomania. Biasa terjadi saat seseorang menggaruk, menggosok, menggigit, dan mencabuti kulitnya secara impulsif. Kondisi ini tidak boleh dibiarkan karena bisa menyebabkan luka. Dermatillomania lebih sering terjadi pada wanita dan penyebabnya pun belum dapat dipastikan. Dermatillomania diketahui berhubungan dengan OCD dan kondisi yang terkait dengannya, contohnya trikotilomania atau onychophagia. Selain itu, seseorang yang berjerawat, stres, cemas, atau menderita eksim, juga berisiko mencabuti kulitnya. Biasanya mencabuti kulit awalnya dilakukan secara tidak sadar yang seiring waktu menjadi kebiasaan. Beberapa kondisi yang bisa memicu penderita dermatillomania mengelupasi kulitnya adalah saat ia merasa tertekan, cemas, marah, bosan, dan…
Read More
Waspadai Gelembung di Otak yang Bisa Kapan Saja Meledak

Waspadai Gelembung di Otak yang Bisa Kapan Saja Meledak

Artikel Umum
Waspadai Gelembung di Otak yang Bisa Kapan Saja Meledak Bulan September ditetapkan sebagai Brain Aneurysm Awareness Month atau bulan kesadaran aneurisma otak. Apa itu aneurisma otak? Aneurisma otak adalah kondisi di mana terjadi penggelembungan pembuluh darah di otak akibat melemahnya dinding pembuluh darah di suatu titik tertentu. Sayangnya, jika dibiarkan gelembung ini akan meledak secara mendadak. “Benjolan itu dari ukuran kecil, lama-lama pecah. Seperti balon, balon yang makin besar, makin tipis lalu meletus,” kata dr. Mardjono Tjahjadi, Sp. B. S, Dokter Spesialis Bedah di Rumah Sakit Pondok Indah. Ketika gelembung tersebut meletus, darah merembes keluar dan bisa merendam otak. Otak dapat mengalami kerusakan hebat karena hal ini dan bisa fatal. Selain itu, rembesan darah bisa memicu stroke pendarahan atau stroke hemoragik. “Ada studi dari…
Read More