Lansia Sehat Dengan 9.000 Langkah Perhari

Lansia Sehat Dengan 9.000 Langkah Perhari

Artikel Umum
Lansia Sehat Dengan 9.000 Langkah Perhari Sebuah penelitian menunjukkan jalan kaki 6.000-9.000 langkah per hari untuk orang di atas 60 tahun dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Selama ini, 10.000 langkah per hari dianggap sebagai cara sehat untuk mencegah serangan jantung. Studi yang baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal Circulation dan menganalisis data 20.000 orang di Amerika Serikat dan 42 negara lain menyebut setiap tambahan 1.000 langkah dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Dilansir Indian Express, penulis utama penelitian tersebut, Dr. Amanda Paluch dari Universitas Massachusetts menyebut data ini didapat dari rata-rata subjek berusia 63 tahun dengan 52 persen adalah perempuan. Dibandingkan orang yang berjalan kaki 2.000 langkah per hari, para peneliti menemukan yang berjalan 6.000-9.000 langkah setiap hari mengalami penurunan risiko penyakit kardiovaskular, termasuk serangan jantung dan stroke, sebesar 40-50 persen. Memantau dan…
Read More
Dehidrasi Akibatkan Tubuh Alami 7 Hal Ini

Dehidrasi Akibatkan Tubuh Alami 7 Hal Ini

Artikel Umum
Dehidrasi Akibatkan Tubuh Alami 7 Hal Ini Dehidrasi terjadi ketika tubuh kekurangan pasokan air. Kondisi ini bisa disebabkan karena diare, muntah, dan berkeringat. Pada tingkat awal, dehidrasi menyebabkan sakit kepala, lesu, dan sembelit. Jika berlangsung lama dan berulang, dehidrasi berpotensi menyebakan berbagai komplikasi, yakni: Cidera panas Dehidrasi ketika olahraga dan kerja berat berpotensi menyebabkan cidera panas. Ini ditandai dengan kram otot dan kelelahan yang dapat mengancam jiwa. Gangguan kencing dan ginjal Dehidrasi yang berkepanjangan dan berulang dapat menyebabkan infeksi saluran kemih. Ini juga menyebabkan berbagai masalah ginjal, di antaranya: Batu ginjal: dehidrasi menyebabkan urin menjadi pekat, menyebabkan mineral dari urin menumpuk dan membentuk kristal. Pada gilirannya, kristal akan disimpan di ginjal dan menyebabkan batu ginjal. Uremia: kekurangan air dalam tubuh menyulitkan ginjal memisahkan jumlah…
Read More
Mau Sehat Sampai Tua? Lakukan ‘Ritual’ Ini

Mau Sehat Sampai Tua? Lakukan ‘Ritual’ Ini

Artikel Umum
Mau Sehat Sampai Tua? Lakukan 'Ritual' Ini Sehat bugar hingga usia tua menjadi idaman setiap insan. Selain melakukan rutinitas di pagi dengan sarapan bergizi, meditasi, dan olahraga, kebiasaan pada malam hari juga sama pentingnya dalam mendukung keberadaan di masa tua. Pakar geriatri Veronica Rivera menyebut tujuh kebiasaan baik yang perlu dijalani setiap hari supaya tetap sehat sampai tua, apa saja? Tidur pada waktu yang sama “Tidur pada waktu yang sama setiap malam adalah bagian dari kebersihan tidur yang baik dan dapat membantu meningkatkan pola dan keteraturan tidur yang baik,” kata Rivera. Rutinitas malam hari ini berperan penting dalam kesehatan jangka panjang karena ada korelasi kuat antara kualitas tidur dan penuaan yang sehat. Tidur mendukung sistem kekebalan tubuh. Jika tidak cukup menutup mata, pertahanan kekebalan…
Read More
Nyeri Ketika Buang Air Besar Bisa Jadi Pertanda Kanker

Nyeri Ketika Buang Air Besar Bisa Jadi Pertanda Kanker

Artikel Umum
Nyeri Ketika Buang Air Besar Bisa Jadi Pertanda Kanker Nyeri saat buang air besar bisa menjadi tanda kanker yang harus diwaspadai. Ada sejumlah alasan mengapa seseorang mungkin merasa sakit dengan sembelit menjadi masalah yang sangat umum. Diet, stres, dehidrasi, alergi usus, obat-obatan, kehamilan, dan kurang gerak hanyalah beberapa alasan mengapa bisa sembelit. Di mana kondisi ini menyebabkan rasa sakit saat buang air besar, tinja yang keras dan kering, dan buang air besar kurang dari tiga kali seminggu. Namun, sembelit dan rasa sakit yang menyertainya terkadang bisa menjadi tanda masalah yang lebih serius. Kanker anal atau dubur adalah alasan lain mengapa orang mungkin merasa sakit, meskipun ini adalah alasan yang kurang umum. Kanker dubur terkait dengan human papillomavirus (HPV) yang merupakan infeksi menular seksual yang…
Read More
Anemia Berbahaya Bagi Perempuan, Simak Ini

Anemia Berbahaya Bagi Perempuan, Simak Ini

Artikel Umum
Anemia Berbahaya Bagi Perempuan, Simak Ini Di Indonesia, prevalensi anemia defisiensi besi (ADB) tertinggi pada ibu hamil. Penyakit karena kekurangan nutrisi yang umum terjadi di dunia, termasuk Indonesia, ini seharusnya tidak perlu terjadi asalkan para ibu memenuhi asupan zat besi harian mereka. ADB pada kehamilan tidak hanya berdampak negatif pada ibu tetapi juga pada bayi. Namun faktanya, dua dari lima orang Indonesia mengalami ADB. Semua berisiko terkena ADB, dari bayi sampai lansia. “Bayi berisiko mengalami ADB 39%, anak-anak 27%, remaja 32%, wanita usia reproduktif 18%, lansia 42%, dan tertinggi pada ibu hamil, yaitu 49% atau 5 dari 10 ibu hamil mengalami ADB,” kata Dokter spesialis obstetri dan ginekologi di RS Siloam Manado dr. Grace Imelda Thungari, Sp.OG., baru-baru ini. “Secara umum, ADB akan menurunkan…
Read More
Kenali Penyebab dan Gejala Anhedonia

Kenali Penyebab dan Gejala Anhedonia

Artikel Umum
Kenali Penyebab dan Gejala Anhedonia Kondisi yang ditandai kehilangan minat hidup untuk menikmati kesenangan kerap disebut anhedonia. Mengutip Verywell Health, ketika seseorang mengalami anhedonia cenderung kehilangan minat aktivitas, hobi, atau pengalaman yang biasanya sangat disukai. Secara umum, ada dua jenis anhedonia. Seseorang yang tidak bisa menghabiskan waktu dengan orang lain menandakan gejala anhedonia sosial. Ada pula anhedonia fisik. tidak menikmati sensasi fisik, seperti makanan favorit terasa hambar, bahkan kehilangan daya tarik seksual. Anhedonia erat kaitannya dengan depresi. Tapi, seseorang juga bisa mengalami anhedonia walaupun tidak sedang depresi atau merasa sedih. Kondisi  skizofrenia dan gangguan bipolar juga rentan mempengaruhi seseorang mengalami anhedonia. Merawat kesehatan bermanfaat untuk mencegah kemungkinan anhedonia. Misalnya, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin berolahraga, mengelola stres, mencukupi waktu istirahat, dan tetap berpikir positif.…
Read More
Kenali Alopecia Areata, Kebotakan Akibat Autoimun

Kenali Alopecia Areata, Kebotakan Akibat Autoimun

Artikel Umum
Kenali Alopecia Areata, Kebotakan Akibat Autoimun Alopecia Areata adalah jenis kerontokan rambut yang menyebabkan adanya bercak di kulit kepala atau bagian tubuh lainnya. Alopecia dapat bersifat sementara ataupun permanen. Dikutip dari laman Dinkes Jakarta, Alopecia disebabkan oleh adanya penyakit autoimun. Pada awalnya, sistem imun menyerang folikel rambut yang kemudian menyebabkan penderitanya mengalami kerontokan atau Alopecia. Folikel rambut yang diserang Alopecia akan mengecil dan berhenti memproduksi rambut secara bertahap. Alopecia ini juga dapat dipicu oleh stres fisik atau psikis hingga adanya perubahan hormon. Selain menyerang kulit kepala, Alopecia juga dapat terjadi pada rambut lainnya yakni alis, bulu mata, bulu hidung, ketiak hingga kumis dan janggut. Alopecia yang terjadi secara menyeluruh di satu tempat, semisalnya area kepala saja, dinamakan Alopecia Areata Totalis. Sementara, jika kebotakan terjadi…
Read More
Kurang Sosialisasi, Rentan Kena Stroke dan Penyakit Jantung

Kurang Sosialisasi, Rentan Kena Stroke dan Penyakit Jantung

Artikel Umum
Kurang Sosialisasi, Rentan Kena Stroke dan Penyakit Jantung Penelitian terbaru mengungkapkan jika orang yang kurang bersosialisasi cenderung berisiko tinggi mengalami stroke dan terkena penyakit kardiovaskular. Hasil penelitian itu diterbitkan dalam jurnal Heart, berjudul, “Kesepian dan isolasi sosial sebagai faktor risiko penyakit jantung koroner dan stroke: tinjauan sistematis dan meta-analisis studi observasi longitudinal”. Para peneliti mengatakan bahwa orang dewasa yang memiliki lebih sedikit kontak sosial berisiko lebih tinggi mengalami kematian dini. “Pengaruh hubungan sosial terhadap kematian sebanding dengan faktor risiko yang sudah mapan, termasuk aktifitas fisik dan obesitas. Namun, dibandingkan dengan pemahaman kita tentang faktor risiko ini, kita tahu lebih sedikit tentang implikasi kesepian dan isolasi sosial untuk etiologi penyakit,” kata studi tersebut, dilansir dari Times of India. Studi tinjauan menemukan bahwa hubungan sosial yang…
Read More
5 Jenis Kanker Ginekologi dan Gejalanya

5 Jenis Kanker Ginekologi dan Gejalanya

Artikel Umum
5 Jenis Kanker Ginekologi dan Gejalanya  Kanker merupakan penyakit kronis yang dapat terjadi pada siapa saja. Kanker mengacu pada pertumbuhan sel-sel tubuh yang tidak terkendali, yang dapat menyebar ke bagian lain dari tubuh, tergantung pada apakah terdeteksi tepat waktu atau tidak. Karena itu, diagnosis yang cepat dan segera, diikuti dengan perawatan yang tepat dapat membantu mempercepat proses penyembuhan dan pemulihan. Untuk itu, menyadari gejala dan tanda-tanda kanker sangatlah penting. Beberapa gejala khususnya dapat menandakan 5 jenis kanker yang berhubungan dengan sistem reproduksi wanita, disebut juga kanker ginekologi. Apa itu kanker ginekologi?  Kanker ginekologi mengacu pada kanker atau sel tumor yang berkembang di organ reproduksi wanita. Menurut Cancer Research UK, jenis kanker ini dapat menyerang wanita, beberapa pria transgender dan orang non-biner ditetapkan sebagai wanita…
Read More
Mata Tiba-tiba Terasa Kabur, Kenali Penyebabnya

Mata Tiba-tiba Terasa Kabur, Kenali Penyebabnya

Artikel Umum
Mata Tiba-tiba Terasa Kabur, Kenali Penyebabnya Pandangan yang kabur bisa dipahami sebagai kondisi hilangnya ketajaman penglihatan yang membuat objek tampak tidak fokus atau samar. Jika Anda mengalami pandangan kabur secara tiba-tiba, bisa jadi itu merupakan pertanda penyakit tertentu. Berikut 12 penyebab penglihatan mata kabur secara tiba-tiba: Retina terlepas Retina yang terlepas kemungkinan penyebab penglihatan menjadi buram seketika. Retina yang merupakan lapisan tipis di bagian belakang mata, menjauh dari pembuluh darah yang menyediakan oksigen dan nutrisi penting. Gejalanya bisa meliputi bintik abu-abu atau hitam mengambang di penglihatan, bayangan di sisi atau tengah penglihatan, kilatan cahaya yang dapat terjadi pada satu atau kedua mata. Gegar otak Gegar otak terjadi ketika seseorang mengalami cidera di kepala. Seiring dengan perubahan visual, gejala gegar otak dapat meliputi perubahan suasana…
Read More