Memperkenalkan Terapi Ablasi Bagi Penderita Kanker Tiroid
[caption id="attachment_5345" align="alignleft" width="300"] Foto: asiancancer.com[/caption] Prosedur terapi ablasi kerap disarankan kepada beberapa pasien pascaoperasi pengangkatan kanker tiroid. Terapi ini memberikan radioaktif sehingga membuat sel kanker pada kelenjar tiroid menjadi, bahkan hilang secara total. Meski di Indonesia masih awam, terapi ini sudah digunakan secara luas di banyak negara untuk beberapa jenis kanker seperti kanker prostat dan kanker colon atau usus besar. Menurut Kepala Departemen Kedokteran Nuklir MRCC Siloam Semanggi Dr Hapsari Indrawati SpKN., banyak pasien yang khawatir dengan terapi ini bisa menyebabkan kemandulan dan sebagainya, padahal hal itu tidak terbukti. “Tindakan ablasi dilakukan dengan cara memberikan radioaktif iodine (RAI), zat radioaktif yang hanya spesifik terhadap kelenjar tiroid saja, jadi tidak membahayakan organ lainnya,” ujar Hapsari. Tindakan lanjutan ablasi, lanjutnya, bertujuan agar tidak ada sisa-sisa jaringan dari sel kanker yang berpotensi…









