Memperkenalkan Terapi Ablasi Bagi Penderita Kanker Tiroid

Memperkenalkan Terapi Ablasi Bagi Penderita Kanker Tiroid

Artikel Umum, Artikel
[caption id="attachment_5345" align="alignleft" width="300"] Foto: asiancancer.com[/caption] Prosedur terapi ablasi kerap disarankan kepada beberapa pasien pascaoperasi pengangkatan kanker tiroid. Terapi ini memberikan radioaktif sehingga membuat sel kanker pada kelenjar tiroid menjadi, bahkan hilang secara total. Meski di Indonesia masih awam, terapi ini sudah digunakan secara luas di banyak negara untuk beberapa jenis kanker seperti kanker prostat dan kanker colon atau usus besar. Menurut Kepala Departemen Kedokteran Nuklir MRCC Siloam Semanggi Dr Hapsari Indrawati SpKN., banyak pasien yang khawatir dengan terapi ini bisa menyebabkan kemandulan dan sebagainya, padahal hal itu tidak terbukti. “Tindakan ablasi dilakukan dengan cara memberikan radioaktif iodine (RAI), zat radioaktif yang hanya spesifik terhadap kelenjar tiroid saja, jadi tidak membahayakan organ lainnya,” ujar Hapsari. Tindakan lanjutan ablasi, lanjutnya, bertujuan agar tidak ada sisa-sisa jaringan dari sel kanker yang berpotensi…
Read More
Ini 4 Masalah Kesehatan Generasi Milenial

Ini 4 Masalah Kesehatan Generasi Milenial

Artikel Anak, Artikel
[caption id="attachment_5338" align="alignleft" width="300"] Foto: budhi.com[/caption] Gaya hidup generasi milenial banyak bersentuhan dengan gawai, bahkan sejak usia dini. Ternyata, gaya hidup itu menjerumuskan mereka ke berbagai masalah kesehatan di kemudian hari. Lewat ponsel yang ada di genggaman, mereka seperti menemukan dunianya sendiri. Berjuta-juta informasi mereka dapat. Menjadi terkenal di dunia maya pun bisa mereka raih. Namun, generasi milenial ini tidak menyadari bahwa masalah atau gangguan kesehatan tengah mengintai mereka dari balik kegiatan yang tampak menyenangkan itu. Berikut empat masalah kesehatan yang rentan dialami generasi milenial, seperti dijelaskan dokter Nadia Octavia dari situs Klik Dokter:. Kurang aktif Terlalu asyik dengan ponselnya, tidak sedikit generasi milenial ini jadi malas bergerak. Mereka betah duduk berlama-lama sambil menatap layar ponsel. Menurut Nadia Octavia, pola hidup sedenter membuat siapa saja akan membakar lebih sedikit kalori…
Read More
Perkenalkan Teknologi Minimal Invasive di Bidang Urologi

Perkenalkan Teknologi Minimal Invasive di Bidang Urologi

Artikel Umum, Artikel
[caption id="attachment_5325" align="alignleft" width="300"] Foto: www.youtube.com[/caption] Gaya hidup yang tidak sehat dan pertambahan usia dapat memicu timbulnya berbagai masalah kesehatan, seperti pada jantung, pembuluh darah, atau urologi. Untuk menangani masalah kesehatan tersebut, diperlukan penanganan yang tepat dan komprehensif dengan dukungan teknologi terkini dalam bidang kesehatan, mulai diagnosis hingga menentukan tindakan tepat bagi setiap pasien. Menurut Chief Executive Officer (CEO) RS Pondok Indah Group dr Yanwar Hadiyanto MARS, bahwa penanganan untuk berbagai masalah kesehatan tersebut bermacam-macam, harus disesuaikan dengan kondisi pasien, mulai terapi pengobatan hingga tindakan bedah. Dia menuturkan, seiring hadirnya inovasi teknologi di bidang kesehatan, solusi mengatasi berbagai masalah kesehatan dapat dilakukan dengan teknik minimal invasive. “Minimal invasive surgery adalah tindakan bedah dengan luka sayatan yang lebih minimal. Setelah dilakukannya tindakan,pasien akan merasakan nyeri yang lebih sedikit, risiko komplikasi lebih…
Read More
6 Cara Anak Agar Suka Olahraga

6 Cara Anak Agar Suka Olahraga

Artikel Anak, Artikel
[caption id="attachment_5321" align="alignleft" width="300"] Foto: sarankesehatan.com[/caption] Olahraga sebaiknya bisa dilakukan anak-anak sedini mungkin karena itu baik untuk kesehatan tubuhnya, bukan hanya di masa sekarang, tapi sampai ia besar nanti. Faktanya, tidak semua anak mudah untuk diajak berolahraga dan melakukan kegiatan fisik lainnya. Padahal membiasakan anak suka olahraga bisa membawa banyak manfaat baik untuk tubuh maupun perkembangan sosialnya. Untuk membuat si kecil suka olahraga, coba ikuti tips berikut: Biasakan si kecil aktif sejak dini Hal yang terpenting agar anak suka olahraga adalah membiasakannya sejak kecil. Ini artinya, kita harus mengenalkan ia berbagai aktivitas fisik sedini mungkin. Misalnya, kurangi durasi menggendong anak saat di rumah dan usahakan untuk membiarkannya berjalan. Selain itu, kita juga bisa mengajaknya berjalan-jalan mengelilingi komplek rumah setiap sore atau kapanpun memiliki waktu luang. Olahraga sebagai aktivitas keluarga Untuk…
Read More
Manjakan Diri Sendiri Dengan 6 Cara Ini

Manjakan Diri Sendiri Dengan 6 Cara Ini

Artikel Umum, Artikel
[caption id="attachment_5323" align="alignleft" width="279"] Foto: www.senamyoga.com[/caption] Orang terkenal pernah berkata, “Lentera kosong tidak memberikan cahaya. Perawatan diri adalah bahan bakar yang memungkinkan cahaya Anda bersinar terang.” Dalam hiruk-pikuk keseharian, kita sering lupa diri dan sepenuhnya mendedikasikan pikiran dan jiwa untuk mencapai target. Kita sering lupa bahwa perawatan diri bukanlah kemewahan, tetapi ini adalah prioritas dan kebutuhan. Definisi perawatan diri mungkin berbeda dari setiap orang, tetapi satu-satunya niat adalah melakukan sesuatu yang membuat Anda merasa lebih baik dan membantu pikiran Anda rileks. Ini adalah praktik yang harus diikuti seseorang sepanjang tahun, tetapi seringkali keadaan duniawi menjadikannya mustahil. Manusia sama seperti bunga yang perlu dipelihara dan dirawat agar dapat berkembang menjadi bunga yang indah. Bahkan di jam-jam waktu Anda, Anda harus ingat untuk melakukan tindakan kecil hanya untuk kebahagiaan Anda.  Adalah penting…
Read More
Cara Stop Anak Makan Junk Food

Cara Stop Anak Makan Junk Food

Artikel Anak, Artikel
[caption id="attachment_5319" align="alignleft" width="300"] Foto: scoopwoop.com[/caption] Mengajarkan anak untuk makan makanan sehat merupakan hal yang penting agar anak mereka terbiasa untuk tidak pilih-pilih makanan. Anak-anak yang sering makan jenis makanan yang salah, seperti junk food atau makanan pinggir jalan, lebih berisiko mengalami kegemukan dan berbagai penyakit seperti tekanan darah tinggi, diabetes, jantung, dan kanker. Dengan adanya banyak iklan junk food di TV dan kebiasaan untuk mengonsumsi makanan ini, akan sulit membiasakan anak untuk makan dengan sehat. Namun, ada strategi yang bisa kita terapkan untuk membantu anak berhenti atau mengurangi makan junk food. Siapkan camilan yang sehat Cara pertama agar anak bisa berhenti makan junk food adalah dengan menghidangkan camilan seperti buah, sayuran, dan biskuit gandum dengan keju. Siapkan camilan sehat di tempat yang mudah dijangkau anak-anak, seperti di meja makan. Saat mereka…
Read More
Lawan Penuaan Perawatan Ultherapy Bisa Jadi Solusi

Lawan Penuaan Perawatan Ultherapy Bisa Jadi Solusi

Artikel Umum, Artikel
[caption id="attachment_5313" align="alignleft" width="300"] Foto: afreshmadespa.com[/caption] Semakin meninggi usia, elastisitas dan kekencangan kulit tentu akan berkurang. Ultherapy masih menjadi perawatan nonbedah yang diminati untuk mengatasi masalah kulit tersebut. Presiden Direktur Miracle Group dr Lanny Juniarti menjelaskan, produksi kolagen sudah mulai menurun ketika seseorang memasuki usia matang, yakni 35 tahun ke atas. Menurutnya, kualitas kolagen dipengaruhi pola hidup sehari-hari. “Jika pola hidup tidak bagus, merokok, terkena sinar ultraviolet, itu mempercepat rusaknya kolagen,” ujar Lanny. Semakin bertambahnya usia, jumlah kolagen di balik kulit akan menurun antara 1%-1,4%. Jika tidak diintervensi, ditambah gaya hidup buruk seperti merokok dan sering terpapar sinar matahari, ini akan merusak kualitas kolagen. Menurutnya, secara usia kronologi, penuaan sudah ada sejak lahir. Namun, penuaan mulai terlihat di atas usia 30 tahun. Lanny menambahkan, salah satu perawatan kecantikan nonbedah untuk…
Read More
Simak Manfaat Rajin Berolahraga Pada Anak

Simak Manfaat Rajin Berolahraga Pada Anak

Artikel, Artikel Anak
[caption id="attachment_5307" align="alignleft" width="300"] Foto: katalogibu.com[/caption] Ada segudang manfaat yang bisa dirasakan anak bila ia rajin berolahraga. Tidak sekadar hanya memperoleh tubuh yang sehat, tapi ada hal lainnya seperti: Menurunkan risiko obesitas atau kelebihan berat badan. Meningkatkan kebugaran anak. Saat berolahraga, jantung dan paru-paru anak akan bekerja lebih aktif sehingga fungsi kedua organ tersebut akan semakin efektif. Memicu pertumbuhan tulang dan otot anak. Meningkatkan koordinasi gerak dan keseimbangan tubuh. Mencegah anak dari penyakit metabolik yang disebabkan oleh kurangnya aktivitas fisik. Membentuk postur tubuh anak yang ideal. Memberikan kebiasaan hidup aktif sehingga ketika dewasa anak-anak lebih cenderung tertarik untuk hidup aktif berolahraga. Di samping manfaat kesehatan, keuntungan sosial dan psikologis jika anak sudah aktif berolahraga sedini mungkin yaitu: Membuat anak semakin terasah mendengarkan dan mengikuti instruksi. Membantu anak belajar memimpin, bekerja…
Read More
Ini Tips Gaya Hidup Kurangi Risiko Kanker

Ini Tips Gaya Hidup Kurangi Risiko Kanker

Artikel Umum, Artikel
[caption id="attachment_5310" align="alignleft" width="300"] Foto: meetdoctor.com[/caption] Gaya hidup menjadi hal yang begitu mempengaruhi kesehatan. Sementara, untuk menjaga kesehatan diperlukan menjalani gaya hidup yang baik. Pasalnya hal ini menjadi salah satu cara untuk mengurangi risiko kanker. Seperti dilansir Asia One, ada beberap tips gaya hidup untuk tak hanya sekadar sehat, juga mengurangi risiko kanker. Menariknya, hal ini bisa dilakukan tanpa perlu mengeluarkan biaya yang mahal. Pertahankan Berat Badan Ideal Kelebihan berat badan akan meningkatkan risiko kanker secara keseluruhan. Lemak perut telah dikaitkan dengan peningkatan risiko usus besar, terlepas dari berat badan. Kelebihan berat badan atau obesitas adalah kondisi dimana seseorang memiliki proporsi lemak tubuh yang tinggi dan tidak sehat secara abnormal. Obesitas dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker tertentu, termasuk kanker kolon dan rektum (CRC). Sebuah studi di Amerika Serikat, memperkirakan sekitar…
Read More
Mengapa Anak Alami Fobia Sekolah

Mengapa Anak Alami Fobia Sekolah

Artikel Anak, Artikel
[caption id="attachment_5304" align="alignleft" width="300"] Foto: afbluesea89.wordpress.com[/caption] Tidak sedikit anak yang mengalami fobia sekolah. Lho, kok bisa? Fenomena ini di jaman sekarang bukan lagi sesuatu yang aneh. Tak sedikit anak-anak yang mengalami kondisi ini, dan lantas menjadi takut ke sekolah. Entah alasan ketakutan, atau pun ada rasa tidak nyaman pada diri mereka, yang pasti anak-anak ini pada akhirnya tidak atau sulit untuk berangkat ke sekolah. Menurut psikolog anak Seto Mulyadi, fobia sekolah biasanya disebabkan dari lingkungan sekolah. Anak-anak, katanya, merasa tak nyaman karena lingkungan tak mendukung, seperti cara belajar mengajar kurang menyenangkan, hingga membuat jenuh. Bisa juga karena pola ajar yang mengandung unsur kekerasan. “Belajar harusnya menyenangkan. Kalau jenuh dan penuh kekerasan, anak akan lari,” kata Kak Seto-sapaan akrab Seto Mulyadi. Di sisi lain, orangtua perlu memiliki perhatian lebih untuk mengetahui…
Read More