Lawan Stroke Dengan Mengendalikan Faktor Risiko

Lawan Stroke Dengan Mengendalikan Faktor Risiko

Artikel Umum, Artikel
Salah satu yang menjadi faktor risiko tertinggi seseorang terserang stroke adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi dan diabetes.  Menurut Direktur Utama RS Pusat Otak Nasional Jakarta dr Mursyid Bustami, kedua hal tersebut menjadi penyebab seseorang terserang stroke. Faktor lainnya adalah usia, ras, kekentalan darah, obesitas, penyakit gangguan irama jantung (aritmia), stres, kolesterol tinggi, minum alkohol dan merokok. “Makin banyak (faktor) yang dimiliki seseorang, dua, tiga, itu makin besar kemungkinan stroke,” jelas dr Mursyid. Meski demikian, stroke dapat dicegah. Seperti diketahui, deteksi dini penyakit stroke penting untuk diketahui lantaran penyakit ini memerlukan penanganan yang cepat dan tepat untuk mencegah dan menghindari terjadinya kecacatan, bahkan kematian. Apalagi stroke kerap terjadi secara tiba-tiba. “Stroke dapat dicegah. Caranya kendalikan faktor risiko,” tandasnya. Sementara, hingga saat ini stroke masih…
Read More
Jangan Remehkan Cacingan Pada Anak, Kenali Gejalanya

Jangan Remehkan Cacingan Pada Anak, Kenali Gejalanya

Artikel, Artikel Anak
Cacingan sangat mungkin terjadi pada anak-anak. Ini lantaran pola hidup anak yang kerap tidak terkontrol oleh para orangtua. Anak yang terkena cacingan jangan dipandang remeh. Cacing yang masuk ke dalam tubuh bisa berkembang biak, yang akhirnya menghambat tumbuh dan kembang anak. Anak-anak yang menderita cacingan kronis bisa mengalami penurunan berat badan hingga perkembangan otak. Sebelum terlambat, ada baiknya mengetahui lebih dulu ciri-ciri anak yang mengalami cacingan.  Berikut ini, tiga gejala spesifik anak dengan kondisi cacingan: Kurang nafsu makan   Gejala ini memang dianggap kurang spesifik, karena beberapa kondisi lain pada anak juga ditandai dengan gejala yang sama. Sebut saja seperti masa tumbuh gigi, atau mengalami radang tenggorokan. Tapi, secara umum, kurang nafsu makan atau anoreksia juga bisa karena infeksi pencernaan yang disebabkan cacingan. “Kenapa…
Read More
Ada Banyak Manfaat Tertawa Bagi Penderita Kanker

Ada Banyak Manfaat Tertawa Bagi Penderita Kanker

Artikel, Artikel Umum
Tidak hanya bisa membuat seseorang lebih bahagia, tertawa juga dapat membuat sel imun menjadi lebih kuat. Hal itu berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Osaka International Cancer Institute kepada 70 pasien kanker. Dilansir Japan Times, setiap responden diminta mengikuti pertunjukan komedi rakugo dan manzai serta dua pertunjukan komedi tradisional Jepang. Hasilnya, kelompok yang menonton pertunjukan komedi, minimal seminggu sekali, memiliki sel imun lebih efektif membunuh sel kanker. “Penelitian kami menunjukkan bahwa komedi yang membuat seseorang tertawa bisa mengurangi rasa nyeri dan bermanfaat untuk sel imun, terutama pada pasien kanker,” kata peneliti Nariaki Matsuura dari Osaka International Cancer Institute. Berdasarkan penitian, diketahui sel imun yang menyerang sel kanker menjadi lebih efektif ketika banyak tertawa. Ini berhubungan dengan bertambahnya produksi interleukin 12B, protein yang bertugas mencegah penyebaran…
Read More
Jangan Larang Anak Main di Luar Rumah

Jangan Larang Anak Main di Luar Rumah

Artikel, Artikel Anak
Rasa khawatir terhadap kotor dan infeksi membuat banyak orangtua membatasi gerak buah hatinya, khususnya saat bermain. Mereka pun lebih menyukai apabila anak-anak memilih bermain di dalam rumah dengan gadget milik mereka. Padahal, bermain di luar rumah dengan banyak melibatkan aktivitas fisik memberikan banyak manfaat. Tak hanya mengasyikan, bermain di luar rumah mampu mendorong stimulasi motorik dan psikologis anak yang akan membantu perkembangannya. Menurut Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi, “Anak-anak kita kurang olahraga dan bergerak. Senam pagi (di sekolah) sudah ditinggalkan, padahal aktivitas bermain bersama itu bermanfaat untuk psikomotorik, sosial, emosional, moral dan kreatifitas”. Sementara untuk jenis permainan, pria yang akrab disapa Ka Seto ini menyarankan memainkan permainan tradisional. Mulai dari gobak sodor, bentengan hingga petak umpet. Menurutnya, permainan tersebut mengajarkan banyak…
Read More
Kanker Usus Besar Bisa Dicegah Dengan Vitamin D

Kanker Usus Besar Bisa Dicegah Dengan Vitamin D

Artikel, Artikel Umum
Penelitian terbaru dari Journal of the National Cancer Institute menunjukkan bahwa vitamin D bisa mencegah kanker kolorektal atau kanker usus besar. Sementara, jika kekurangan vitamin D, hal ini dapat meningkatkan risiko penyakit tersebut. “Baik pria maupun wanita, level kekurangan vitamin D dikaitkan dengan 30 persen peningkatan risiko kanker kolorektal. Orang yang memiliki cukup vitamin D dalam darahnya, 22 persen memiliki risiko lebih rendah,” kata ahli epidemiologi nutrisi dari American Cancer Society sekaligus penulis penelitian tersebut, Marji McCullough. Dilansir dari NPR Health, penelitian ini mengumpulkan 17 studi yang lalu dan melibatkan 12.813 responden dewasa di Amerika Serikat, Eropa dan Asia. Penelitian ini meninjau 5.706 pengidap kanker kolorektal dan 7.107 orang dalam usia dan ras yang sama namun tidak mengalami kanker juga wanita dalam masa menopause.…
Read More
Hindari Si Kecil dari Cacingan

Hindari Si Kecil dari Cacingan

Artikel, Artikel Anak
Penyebaran infeksi cacing lebih disebabkan kebersihan yang tidak terjaga atau lingkungan yang kotor. Penyakit ini bisa dialami oleh siapa saja baik orang dewasa hingga anak-anak. Gejala-gejala penyakit cacingan pun kadang tampak samar. Umumnya, gejala cacingan yang dikeluhkan bisa berupa sakit perut, diare, mual, muntah, tidak nafsu makan hingga penurunan berat badan. Jika tidak diobati dengan benar, penyakit ini bisa menyebabkan gangguan kesehatan yang lebih berat. Mulai dari anemia, menghambat perkembangan fisik, kecerdasan, dan lainnya. Karena itu, penting untuk mengetahui pencegahan agar terhindar dari penyakit ini. Berikut tips mudah terhindar dari penyakit cacingan menurut Brand Manager Combantrin, Rays Mitchelle. Terapkan gaya hidup bersih dan sehat. Seperti GERMAS (Gerakan Masyarakat untuk Hidup Sehat) yang telah dicanangkan Kementerian Kesehatan Cuci tangan setelah bermain Gunakan alas kaki Melakukan…
Read More
Tak hanya Fisik, Ini 7 Masalah Stunting

Tak hanya Fisik, Ini 7 Masalah Stunting

Artikel, Artikel Anak
Di Indonesia, stunting masih menjadi persoalan yang krusial. Pada dasarnya, stunting bukan saja menghambat pertumbuhan fisik, di mana anak sulit tumbuh tinggi, tetapi juga menyebabkan masalah lain. Tercatat 9 juta anak mengalami stunting. Angka ini tergolong tinggi dan hampir sama dengan jumlah penduduk satu negara. Ada tiga hal yang membuat tingginya jumlah stunting di Indonesia, apa saja? Menurut Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Eko Putro Sandjoyo dalam acara Stunting Summit di Hotel Borobudur, Jakarta, beberapa waktu lalu, “Nomor satu karena ketidaktahuan masyarakat akan stunting, kurang mengerti mengelola makanan meski lumbung padi banyak.” Kedua, tidak tersedianya sanitasi air bersih yang baik. Kondisi ini juga dipicu dengan kebiasaan masyarakat tidak menerapkan pola hidup sehat serta infrastruktur dasar di desa seperti minimnya air bersih…
Read More
Astaga Kecanduan Gim Termasuk Gangguan Mental

Astaga Kecanduan Gim Termasuk Gangguan Mental

Artikel, Artikel Anak
Secara resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan kecanduan gim atau game disorder masuk kategori penyakit gangguan mental. Faktanya kecanduan gim kini juga mulai menjangkiti anak bangsa. Psikolog Klinis Kasandra Putranto mengatakan paling tidak sudah ada 20-25 kasus kecanduan gim yang pernah ia tangani belakangan ini. “Kebanyakan mereka masih berusia di bawah 18 tahun. Mereka sudah mulai main gim saat usia SD dan mengalami eskalasi saat masuk tingkat SMP dan SMA,” ungkapnya. Kasandra mengungkap rata-rata pasien yang datang kepadanya terkait kecanduan gim sudah terlambat ditangani. Mayoritas orangtua terlambat menyadari bahwa putra-putri mereka mengalami adiksi terhadap gim. Contoh sederhana dimulai dari durasi yang semakin hari semakin lama dihabiskan anak untuk bermain gim kerap diabaikan orangtua. Pun anak lebih memprioritaskan duduk bermain gim ketimbang melakukan kegiatan lain. “Biasanya…
Read More
Kenali Tanda-tanda Flu Singapura

Kenali Tanda-tanda Flu Singapura

Artikel, Artikel Anak
Virus flu Singapura rentan menyerang anak di bawah 10 tahun. Salah satu gejala yang muncul adalah anak sulit makan dan minum.  Tanda lain yang muncul adalah bintik merah (lesi) seperti kutil di bagian tangan dan kakinya yang sering digaruk olehnya. Demikian juga nafsu makan berkurang dan asupan cairannya juga tidak seperti biasanya, ia pun terus rewel. Ditemukan juga selain tangan dan kaki yang penuh dengan bintik merah, di bagian mulut sudah penuh dengan bintik-bintik putih seperti sariawan. Hal ini yang membuat anak-anak malas untuk makan dan minum. Menurut dr Arie Sulistyowati MSc SpA dari RS Jakarta Medical Center, “Sebetulnya jika anak masih bisa makan dan minum, serta berkumur, maka anak tidak perlu dirawat di rumah sakit”. Dikatakan dr Arie, flu singapura atau yang dikenal dengan istilah…
Read More
Ini 4 Penyakit yang Cepat Menyebat dan Mematikan

Ini 4 Penyakit yang Cepat Menyebat dan Mematikan

Artikel, Artikel Umum
Berbagai penyakit menghantui manusia. Bahkan di dunia ada penyakit yang sangat mematikan. Penyakit-penyakit ini bisa disebabkan kerena virus dan bakteri yang menyerang kekebalan tubuh ataupun karena pola hidup yang tidak dijaga. Penyakit apa saja yang menyebar dengan cepat ke tubuh dan mengakibatkan kematian? Berikut rangkuman dari berbagai sumber daftar penyakit yang dengan cepat menyebar ke tubuh manusia dan mematikan. Radang selaput otak (meningitis) Meningitis atau radang selaput otak disebabkan karena bakteri (meningitis bakterial) adalah meningokokus atau pneumokokus. Meningitis bakterial menunjukkan gejala dan tanda yang lebih serius, bahkan bisa menyebabkan kematian, seperti yang terjadi pada komedian Olga Syahputra. Bakteri tidak dapat hidup di luar tubuh manusia. Dalam tubuh manusia, bakteri ini tumbuh subur di saluran hidung dan tenggorokan atau di saluran pernapasan bagian atas. Tetapi, bila mengganas…
Read More