Ini Dampak Sering Tak Tepati Janji ke Anak

Ini Dampak Sering Tak Tepati Janji ke Anak

Artikel, Artikel Anak
Ini Dampak Sering Tak Tepati Janji ke Anak - Mengucap janji memang gampang. Tapi, kita juga mesti memenuhi janji itu termasuk kalau kita berjanji ke anak-anak. Sebab, keseringan nggak menepati janji ke anak juga ada dampak negatifnya. Saya sendiri merasa sering nggak menepati janji sama keponakan saya. Ya, kadang sepele kok janji saya kayak ‘Oke, nanti tante beliin es krim ya’. Tapi nyatanya, sampai sekarang saya belum beliin si keponakan es krim. Padahal, kalau kita menjanjikan sesuatu ke anak, misalnya bulan depan dijanjikan akan membelikan si kecil sepatu baru. Nah, orangtua harus memastikan bulan depan itu akan terjadi, artinya bulan depan orangtua memang beliin si kecil sepatu baru. Kalau kata psikolog anak, Anastasia Satriyo M.Psi.,…
Read More
Nyeri Usai Berolahraga, Jangan Diremehkan!

Nyeri Usai Berolahraga, Jangan Diremehkan!

Artikel, Artikel Umum
Nyeri Usai Berolahraga, Jangan Diremehkan! - Lari kerap dipilih menjadi olahraga yang murah meriah serta menyenangkan. Sayangnya, lari kerap menimbulkan rasa nyeri, apalagi jika Anda belum terbiasa melakukan olahraga ini. Nyeri yang ditimbulkan saat olahraga pun tak bisa dianggap remeh. Ahli fisioterapi Jason Bonacci dari Deakin University mengatakan sekitar 80% pelari akan mengalami cedera. Kondisi ini biasanya disebabkan berlari terlalu jauh, terlalu cepat, atau berlari dengan postur tubuh yang buruk. Sementara rasa nyeri yang muncul setelah olahraga dijelaskan Jason disebabkan otot mengalami sobekan mikroskopik. Selanjutnya tubuh akan bereaksi mengeluarkan molekul peradangan sehingga otot menjadi lebih cepat sembuh dan semakin kuat. “Berita baiknya adalah rasa nyeri karena proses itu akan hilang dalam waktu beberapa hari dan setelah terbiasa lari…
Read More
Umur Berapa si Kecil Sudah Bisa Menentukan Pilihan?

Umur Berapa si Kecil Sudah Bisa Menentukan Pilihan?

Artikel, Artikel Anak
Umur Berapa si Kecil Sudah Bisa Menentukan Pilihan? - Anak jaman sekarang umumnya ingin memilih sendiri barang atau sesuatu yang dia inginkan. Hmm, sebenarnya di umur berapa anak sudah bisa menentukan pilihannya? Menurut psikolog anak, Anastasia Satriyo M.Psi., Psikolog, buat anak yang perkembangannya normal, di mana di umur dua tahun dia sudah bisa ngomong 20 kata, dia bisa nunjuk dirinya dan orang di sekitarnya, anak sudah bisa menentukan pilihannya. Cuma, memang kadang yang bikin geregetan pilihan anak suka nggak konsisten. Maka dari itu, ditekankan pentingnya meyakinkan anak kalau memang barang itulah yang jadi pilihan dia. Untuk meyakinkan dia, orangtua jangan bosan kalau perlu sampai lima kali bolak-balik meyakinkan si kecil. Caranya, bisa kasih berbagai pilihan…
Read More
Ternyata, Kanker Limfoma Hodgkin Bisa Kambuh Lagi

Ternyata, Kanker Limfoma Hodgkin Bisa Kambuh Lagi

Artikel, Artikel Umum
Ternyata, Kanker Limfoma Hodgkin Bisa Kambuh Lagi - Orang yang pernah mengidap kanker limfoma berisiko kembali mengalami kekambuhan atau menderita penyakit serupa di kemudian hari. Hal itu diungkap Spesialis penyakit dalam sekaligus Ketua Perhimpunan Hematologi-Onkologi Medik, Prof Dr dr Arry H Reksodiputro, SpPD-KHOM. Pada dasarnya, kata dia, kekambuhan dapat terjadi karena beberapa hal. Salah satunya usia yang semakin bertambah dan daya tahan tubuh yang menurun. Peluang kekambuhan pun mencapai 70%. “Kekambuhan juga bisa terjadi jika infeksi berulang, kalo sel kanker cepet resisten, sel kanker sudah menyebar ke berbagai organ, stadiumnya udah lewat diafragma,” kata Prof  Arry. Di Indonesia, angka kasus baru limfoma hodgkin pada 2012 mencapai 1.168 dengan jumlah kematian sebesar 687. Menurut data Globocan, angka…
Read More
Ayo Cukupi Kebutuhan Yodium si Kecil

Ayo Cukupi Kebutuhan Yodium si Kecil

Artikel, Artikel Anak
Ayo Cukupi Kebutuhan Yodium si Kecil - Mineral juga penting dikonsumsi si kecil dalam jumlah cukup, supaya tumbuh kembangnya optimal. Salah satunya yodium. Orangtua perlu tahu, yodium itu merupakan salah satu mineral esensial. Jadi, kondisi kekurangan yodium bisa mengganggu kesehatan dan pertumbuhan. Terlebih untuk anak-anak. Sebab, yodium berperan dalam pembentukan hormon tiroid. Nah, hormon tiroid ini diperlukan banget buat pertumbuhan normal juga perkembangan fisik dan mental. Terus, apa efeknya kalau anak kekurangan yodium? Dikutip dari buku 'Jurnal Program Nutritalk Tumbuh Kembang Optimal Ciptakan Pemimpin Andal' yang disusun Kelompok Kerja Jurnalis Penulis Kesehatan (K2JPK) dan Sari Husada, kekurangan hormon tiroid berisiko menyebabkan gangguan pertumbuhan. “Gangguan pertumbuhan di mana anak memiliki tinggi badan yang tidak sesuai dengan usianya alias pendek…
Read More
Perkenalkan Terobosan Baru Perawatan Kanker

Perkenalkan Terobosan Baru Perawatan Kanker

Artikel, Artikel Umum
Perkenalkan Terobosan Baru Perawatan Kanker - Di Indonesia kanker merupakan penyebab kematian nomor tujuh. Sementara di dunia di peringkat kedua. Badan Kesehatan Dunia (WHO) memprediksi tahun 2030 jumlah penderita kanker di Indonesia akan meningkat tujuh kali lipat. Namun kini dalam pengobatan kanker ditemukan terobosan baru yang mampu membedakan antara sel kanker dan sel normal yang sehat dalam tubuh. Hal ini menandai evolusi terbaru dalam terapi kanker yaitu immunotherapy dan targeted therapy. “Immunotherapy pengobatan terbaru yang dapat mengungkap sel kanker yang sering terselubung di antara sel normal yang sehat. Kemudian membidik dan menghacurkannya,” papar ahli Onkologi dan Konsultasi Spesialis dari The Cancer Center Singapore Medical Group (SMG), Dr Wong Seng Weng di Jakarta, beberapa waktu lalu. Dibandingkan kemoterapi, immunotherapy…
Read More
Ajarkan Anak Hargai Barang Pemberian

Ajarkan Anak Hargai Barang Pemberian

Artikel, Artikel Anak
Ajarkan Anak Hargai Barang Pemberian - Pasti lumrah kalau diam-diam, Ayah dan Bunda pengen beliin sesuatu buat anak. Misalnya baju, mainan, atau boneka. Kalau bicara barang, pasti senang kalau anak bisa menghargai barang yang dia punya jadinya barang itu disayang dan dirawat sama anak. Nah, biar anak sayang sama barang miliknya, ada trik yang bisa orangtua lakukan. Menurut psikolog anak dari Tiga Generasi, Anastasia Satriyo M.Psi., setidaknya tunjukkan kalau anak dapat sesuatu itu karena ada usaha dia di baliknya. Jadi, dia tahu nilai-nilai kerja keras dan ada usaha di balik mendapat barang itu sehingga anak jadi lebih menghargai si barang. Memang nggak mesti kalau orangtua mau belikan ajak mainan, dia harus juara kelas dulu misalnya. Tapi, dari hal…
Read More
Anda Mengalami Gangguan Obsesif Kompulsif? Cek Tandanya Disini

Anda Mengalami Gangguan Obsesif Kompulsif? Cek Tandanya Disini

Artikel, Artikel Umum
Anda Mengalami Gangguan Obsesif Kompulsif? Cek Tandanya Disini - Pada banyak kesempatan ada sebagian orang merasa jijik untuk memegang hanya gagang pintu sekalipun. Itu dikarenakan ada stigma bahwa benda-benda itu adalah sarang kuman. Semua pikiran-pikiran dan gambaran negatif berputar terus di kepala Anda dan menjadi obsesi. Itulah ciri khas obsessive compulsif disorder (OCD), jelas Jeff Szymanski, PhD, direktur eksekutif International OCD Foundation. Akibat yang ditimbulkan dari obsesi Anda ini adalah ketakutan irasional terhadap kontaminasi, paling sering adalah kontaminasi kuman. Agar kekhawatiran Anda hilang, Anda merasa wajib mencuci tangan, misalnya 50 kali sehari. Seringkali, aktifitas Anda yang harus sering cuci tangan ini kerap mengganggu aktivitas lainnya. Perilaku kompulsif ini menunjukkan adanya gangguan mental, kata Szymanski. Berikut ciri-ciri…
Read More
Jangan Gampang Maklum Kalau Anak Kurus!

Jangan Gampang Maklum Kalau Anak Kurus!

Artikel, Artikel Anak
Jangan Gampang Maklum Kalau Anak Kurus! - Anak kurus, berat badannya tidak sesuai dengan tinggi badan seharusnya kalau ditilik dari usianya. Tapi kadang, banyak orangtua suka memakluminya. Pemikiran ‘Nggak apa-apa anak kurus yang penting sehat’ pun jadi alasan pembenaran. Padahal, seperti kata dr Meta Hanindita SpA dari RSUD Dr Soetomo Surabaya, Indonesia menempati lima besar dari seluruh negara di dunia sebagai negara dengan angka stunting (pendek) terbesar. Terus, stunting itu apa sih? Nah, stunting  adalah kondisi gagal tumbuh pada anak karena kekurangan gizi kronis atau berkepanjangan. Kondisi kekurangan gizi ini, kata dr Meta bisa terjadi sejak bayi di kandungan dan di 1.000 hari pertama kehidupannya “Gampangnya begini deh, jika seorang anak berat badannya tidak naik, atau naik tapi…
Read More
Ternyata, Bahaya Memelihara Sikap Pesimis

Ternyata, Bahaya Memelihara Sikap Pesimis

Artikel, Artikel Umum
Ternyata, Bahaya Memelihara Sikap Pesimis - Ada banyak sikap pesimis yang pada sebagian orang justru dipelihara, seperti tidak percaya diri, demotivasi, dan malas. Tak bisa dipungkiri bahwa memang ketika tertimpa ujian, musibah, dan cobaan, acap kali seseorang merasa kecewa sehingga putus asa. Namun, hati-hati. Jangan terbuai dengan sikap pesimis yang masuk dalam kategori sifat negatif manusia. Pasalnya, banyak pakar yang mengatakan, kehadiran suasana hati yang terus bersedih secara konstan bisa menimbulkan masalah pada kesehatan. Sebenarnya, mengapa manusia lebih mudah berpikir negatif? Menurut Emma Seppala, Ph.D., Science Director di Stanford University’s Centre, divisi Compassion and Altruism Research and Education, pada dasarnya manusia merupakan mahkluk yang lemah dan mudah terpengaruh oleh lingkungan sekitar. Alhasil, ketika sekelilingnya memiliki kondisi negatif, maka…
Read More