Jangan Sampai Lupa Memberikan Protein Bagi Anak

Jangan Sampai Lupa Memberikan Protein Bagi Anak

Artikel Anak, Artikel
Di usia masih dini, anak membutuhkan berbagai macam gizi yang lengkap mulai dari karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral. Salah satu hal lain yang tak boleh dilupakan adalah juga kebutuhan protein pada anak. Menurut Juwalita Surapsari spesialis gizi dan klinis dari Rumah Sakit Pondok Indah, bayi dan anak-anak yang berada dalam tahap tumbuh dan berkembang, membutuhkan protein lebih banyak per kilogram berat badannya dibandingkan dengan orang dewasa. Asupan protein sehari-hari sendiri bergantung sama berat dan tinggi badan, usia, dan jenis kelamin. Anak membutuhkan protein sekitar 10 persen dari total kebutuhan energi harian atau kurang lebih 10 sampai 20 gram setiap hari. Untuk fungsinya, protein dibutuhkan sebagai zat pembangun. “Protein bisa menyusun otot, membuat hormon, membuat enzim pencernaan,” kata Juwalita. Dia melanjutkan bahwa kekurangan protein dapat…
Read More
Kebanyakan Konsumsi Suplemen Kalsium Berisiko Kanker

Kebanyakan Konsumsi Suplemen Kalsium Berisiko Kanker

Artikel Umum, Artikel
Mengonsumsi tablet kalsium secara berlebihan dinilai dapat meningkatkan risiko kanker. Menurut para ilmuwan di Tufts University, Amerika Serikat, mendapatkan nutrisi yang cukup dari sumber makanan lebih bermanfaat daripada mengonsumsi suplemen. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Annals of Internal Medicine menunjukkan bahwa asupan nutrisi tertentu yang memadai mengurangi risiko kematian dari penyebab apapun, ketika sumber nutrisi adalah makanan, tetapi bukan suplemen. Seperti dilansir The Indian Express, para peneliti menemukan bahwa dosis tambahan kalsium melebihi 1.000 miligram per hari dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian akibat kanker. “Karena potensi manfaat dan bahaya penggunaan suplemen terus dipelajari, beberapa penelitian telah menemukan hubungan antara asupan gizi berlebih dan hasil yang merugikan, termasuk peningkatan risiko kanker tertentu, ”kata Fang Fang Zhang, associate professor di Tufts University, AS. “Penting untuk memahami peran…
Read More
Bayi Kena Demam Berdarah? Kenali Gejalanya

Bayi Kena Demam Berdarah? Kenali Gejalanya

Artikel Anak, Artikel
Terdapat sebuah cara untuk mengetahui apakah bayi mengalami demam berdarah dengue (DBD) atau tidak. Mengenali hal ini sebenarnya bisa cukup pelik terutama karena bayi belum bisa berbicara dan mengeluh sakit. Gejala DBD selain demam yang tidak turun dan buah hati terlihat dehidrasi, orang tua juga perlu tahu gejala lain yang bisa dialami bayi. Gejala yang muncul pada tubuh bayi bisa jadi alarm buat orangtua kemungkinan bayi kena DBD. “Bayi itu (gejala khas DBD) paling muntah dan tidur terus. Kemudian ada bintik-bintik merah yang muncul pada tangan dan kakinya,” kata dokter spesialis anak konsultan Mulya Rahma Karyanti di Kementerian Kesehatan RI, Jakarta. Muncul bintik-bintik merah atau ruam merah pada kulit. Bintik merah ini diikuti dengan gejala lain, seperti kejadian syok (fase kritis) yang dipercepat oleh…
Read More
Penderita Radang Sendi Harus Banyak Jalan Cepat

Penderita Radang Sendi Harus Banyak Jalan Cepat

Artikel Umum, Artikel
Osteoartritis merupakan bentuk radang sendi yang paling umum di kalangan manula di Amerika Serikat. Osteoartritis lutut, khususnya mempengaruhi 10-13 persen orang berusia 60 atau lebih dan persentase ini naik hingga 40 persen di antara orang yang lebih tua atau berusia 70 tahun. Sayang, saat ini belum ada obatnya dan perawatan yang dilakukan sering kali terdiri dari obat penghilang rasa sakit atau operasi lutut, tergantung pada seberapa besar penyakitnya. Menurut beberapa perkiraan, untuk sekitar 2 dari 5 orang dengan osteoartritis lutut simtomatik, kondisi ini secara signifikan mengganggu kehidupan sehari-hari mereka. Penelitian baru yang muncul dalam American Journal of Preventive Medicine meneliti efek aktivitas fisik pada kecacatan yang disebabkan osteoarthritis lutut. Dorothy Dunlop, Ph.D., profesor kedokteran pencegahan di Fakultas Kedokteran Universitas Northwestern di Chicago, IL dan…
Read More
Hal Penting Agar Anak Tidak Mudah Sakit

Hal Penting Agar Anak Tidak Mudah Sakit

Artikel Anak, Artikel
Kekurangan berat badan dialami oleh sekitar 2 dari 10 anak Indonesia. Kurangnya berat badan ini membuat mereka menjadi kekurangan sel darah merah dan lebih rentan sakit. Menurut ahli gizi Saptawati Bardosono, sel darah merah dibutuhkan untuk membawa oksigen mengalirkan zat yang sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak. Kekurangan sel darah merah juga akan menyebabkan anak menjadi pendek. “Terbukti bahwa 4 dari 10 anak itu sering mengalami infeksi saluran napas, batuk pilek panas secara berulang. Selain itu ada sekitar 1 dari 10 anak mengalami diare yang menghambat penyerapan makanan,” ujarnya. Ancaman terkena berbagai infeksi bisa terjadi ketika anak berada di luar rumah. Anak-anak yang bermain di luar rumah, katanya, 2-3 kali akan lebih tinggi terserang infeksi. Infeksi yang berulang akan mengakibatkan tubuh membutuhkan lebih banyak…
Read More
Waspadai Aritmia Berakibat Kematian Mendadak

Waspadai Aritmia Berakibat Kematian Mendadak

Artikel Umum, Artikel
Sekitar 87 persen dari data pasien penyakit jantung koroner yang meninggal mendadak di Indonesia menderita Aritmia. Masyarakat perlu pemahaman lebih jauh terkait penyakit ini. Prof Dr dr Yoga Yuniadi SpJP(K), guru besar FKUI yang juga ahli jantung dan pembuluh darah RS Columbia Asia Pulomas, menjelaskan bahwa aritmia merupakan penyakit yang dikenal dengan gangguan irama jantung. Aritmia dapat terjadi karena adanya gangguan produksi impuls atau abnormalitas penjalaran impuls listrik ke otot jantung. “Berdebar merupakan gejala tersering aritmia, tetapi spektrum gejala aritmia cukup luas, mulai berdebar, keleyengan , pingsan, stroke, bahkan kematian mendadak,” papar dr Yoga. Jika ditangani dengan tepat, penyakit aritmia, baik kelompok bradiaritmia, yaitu laju jantung yang terlalu lambat (kurang dari 60 kali per menit/kpm), maupun takiaritmia, yaitu laju jantung yang terlalu cepat (lebih…
Read More
Simak 3 Kebutuhan Anak Agar Tumbuh Sehat dan Cerdas

Simak 3 Kebutuhan Anak Agar Tumbuh Sehat dan Cerdas

Artikel, Artikel Anak
Hal terbaik pada anak pasti menjadi sesuatu yang terus diperjuangkan oleh para orangtua. Menurut Dokter Tumbuh Kembang Anak, Soedjatmiko, terdapat tiga kebutuhan anak agar bisa lebih unggul dan sukses, yaitu nutrisi, imunisasi, dan interaksi dengan orangtua. “Yang pertama kali dilakukan adalah mencukupi nutrisi dan imunisasi lengkap supaya tidak mudah sakit. Dan anak juga harus mendapat perlindungan fisik. Kalau nakal, jangan dicubit atau dipukul, cukup diingatkan,” kata dr. Soedjatmiko. Terpenuhinya nutrisi bisa terlihat di masa remaja. Tinggi badan, berat badan dan lingkar kepalanya akan tumbuh dengan baik. “Kalau pendek di akhir masa remaja diakibatkan gizi kurang, berarti stunting. Diasumsikan anak memiliki kecerdasan rendah dan sulit dapat pekerjaan,” jelasnya. Tidak sulit memenuhi gizi anak. Cukup dengan memberi asupan makanan yang mengandung serat, kalsium, protein, vitamin B,…
Read More
Simak Olahraga Terbaik Bagi Diabetesi Tipe 2

Simak Olahraga Terbaik Bagi Diabetesi Tipe 2

Artikel Umum, Artikel
Bagi orang yang menderita diabetes tipe 2 atau sering disebut diabetesi, diet sehat dan olahraga teratur menjadi cara terbaik untuk mengelola kadar gula darah dan mempertahankan berat badan yang sehat, tentunya selain obat yang diresepkan dokter. Diabetes tipe 2 dapat menyebabkan komplikasi kesehatan serius yang berkaitan dengan jantung, ginjal, mata, saraf, dan kaki. Hal ini terjadi, jika tidak ditangani dengan baik. Namun, perubahan gaya hidup sehat, seperti meningkatkan pola makan dan berolahraga secara teratur dapat membantu menjaga kadar gula darah. Berolahraga juga akan mencegah penambahan berat badan dan masalah kesehatan lainnya yang berhubungan dengan diabetes. Para ahli kesehatan mengatakan berlari dapat bermanfaat untuk mengendalikan diabetes serta mengurangi risiko mengembangkan kondisi. Menurut Diabetes.co.uk, berlari adalah bentuk olahraga yang ideal untuk penderita diabetes karena dapat membantu meningkatkan…
Read More
Jangan Biarkan Anak Konsumsi Gula Berlebihan

Jangan Biarkan Anak Konsumsi Gula Berlebihan

Artikel Anak, Artikel
Membiasakan anak mengonsumsi makanan dan minuman manis ternyata membuat otak mereka terlanjur merekam kebiasaan tersebut. Hal itu dapat membuat mereka menjadi ketagihan untuk mengonsumsi makanan dan minuman manis. “Energi dari minuman manis itu cepat masuk ke dalam darah sehingga menyebabkan anak menjadi hiperaktif, setelah itu anak akan lemas dan butuh asupan energi lagi. Akibatnya anak akan terus-terusan minum yang manis,” kata pakar nutrisi Saptawati Bardasono di Jakarta. Dalam mengontrol asupan gula pada anak, Saptawati menganjurkan untuk mematuhi aturan piramida makanan yang dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan RI. “Kemenkes sudah mengatur dalam piramida makanan yang banyak gula, garam, dan minyak itu di atas (artinya amat sedikit), kalau aturan itu dipatuhi nantinya anak ini akan menabung untuk sehat. Namun, kalau piramida dibalik, kalau memberikan banyak gula dan…
Read More
Pria Paruh Baya Waspadai Terkena Kanker Bibir

Pria Paruh Baya Waspadai Terkena Kanker Bibir

Artikel Umum, Artikel
Kanker bibir adalah bentuk kanker kepala dan leher yang dimulai pada sel skuamosa pada bibir dan mulut. Tanda-tanda awal penyakit ini bisa berupa luka atau benjolan yang tidak sembuh di bibir atau di mulut. Menurut Skin Cancer Foundation (SCF), kanker bibir menyumbang sekitar 0,6 persen dari semua kanker di Amerika Serikat dan jenis kanker ini paling umum diderita laki-laki dengan kulit terang di atas usia 50 tahun. Dilansir dari Medical News Today, faktor risiko umum untuk kanker bibir termasuk paparan sinar matahari yang berkepanjangan, asupan alkohol yang banyak, dan penggunaan tembakau. Pilihan pengobatan tergantung pada stadium, ukuran, dan lokasi tumor. Namun, kanker bibir sering dapat disembuhkan dengan diagnosis dan perawatan dini. Gejala paling umum pada kanker bibir pun sangat beragam. Salah satunya sakit pada…
Read More