Kontrol Kadar Gula Anak Dengan Cara Ini

Kontrol Kadar Gula Anak Dengan Cara Ini

Artikel Anak, Artikel
Penyakit DM memang tidak dapat disembuhkan, tapi penyakit ini dapat dikontrol dan dicegah. Pengontrolan dan pencegahan yang dapat dilakukan oleh orangtua, salah satunya adalah dengan kontrol metabolik pada anak-anak. Kontrol metabolik dapat dilakukan dengan mengupayakan kadar gula dalam batas normal atau mendekati nilai normal tanpa menyebabkan anak menjadi kekurangan glukosa dalam darah. Pengelolaan dilakukan dengan pemberian tata laksana yang sesuai baik insulin atau obat-obatan, pengaturan makan, olahraga, edukasi, pemantauan gula darah secara mandiri, dan menerapkan gaya hidup sehat pada anak-anak. “Upaya pencegahan itu perlu disosialisasikan tidak hanya oleh pemerintah, tapi juga perlu dilakukan oleh semua sektor termasuk masyarakat,” ujar Cut Putri Ariane. Berikut beberapa gaya hidup sehat yang dapat diterapkan kepada anak-anak dari Kementerian Kesehatan: Pertahankan berat badan ideal Orangtua dapat mengontrol berat badan…
Read More
Bernafas yang Dalam Selama 5 Menit Sangat Bermanfaat

Bernafas yang Dalam Selama 5 Menit Sangat Bermanfaat

Artikel Umum, Artikel
Anda mungkin pernah mendengar bahwa pernapasan dalam memiliki banyak manfaat kesehatan. Pada dasarnya, pernafasan dalam adalah praktik sadar yang menarik lebih banyak oksigen ke paru-paru, membantu mengantarkan lebih banyak oksigen ke jantung. Teknik pernapasan dapat membantu meningkatkan kesehatan dalam berbagai cara, termasuk penurunan berat badan dan pengaturan tekanan darah. Latihan pernapasan dalam sangat membantu untuk menurunkan stres dan kecemasan. Baru-baru ini, para peneliti di University of Colorado Boulder menemukan bahwa rutinitas pernapasan 5 menit dapat meningkatkan kesehatan otak dan jantung. Disebut sebagai inspiratory muscle strength training (IMST), para peneliti menemukan bahwa teknik pernapasan 5 menit dapat secara signifikan menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan kinerja kognitif dan fisik. Menurut Science Daily, IMST melibatkan pernapasan dalam melalui perangkat genggam yang memberikan perlawanan untuk memperkuat otot yang…
Read More
Kenali Gejala Diabetes Pada Anak

Kenali Gejala Diabetes Pada Anak

Artikel Anak, Artikel
Jika dulu, orang tahunya penyakit diabetes mellitus (DM) menyerang orang dewasa, kini anak-anak pun bisa terkena. Berdasarkan data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dalam 10 tahun terakhir terdapat kenaikan hingga 700 persen DM yang terjadi pada anak-anak usia 0-18 tahun. DM atau penyakit kencing manis adalah gangguan metabolisme yang timbul karena peningkatan kadar gula darah di atas normal yang berlangsung secara kronis. Hal tersebut disebabkan adanya gangguan pada hormon insulin yang berfungsi mengatur penggunaan glukosa oleh otot, lemak, atau sel-sel lain dalam tubuh. Penyakit DM sendiri terbagi menjadi dua tipe, yaitu DM tipe 1 dan DM tipe 2. Sejak September 2009 hingga September 2018 terdapat 1.213 kasus DM tipe 1. Kasus tersebut paling banyak ditemukan di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sumatera…
Read More
Dapatkan Kulit Sehat Dengan 5 Vitamin Berikut

Dapatkan Kulit Sehat Dengan 5 Vitamin Berikut

Artikel Umum, Artikel
Penelitian menunjukkan bahwa beberapa vitamin mungkin memainkan peran penting bagi kesehatan kulit. Dalam banyak kasus, vitamin ini paling efektif ketika seseorang mengoleskan langsung ke kulit. Mengikuti diet sehat dan seimbang yang bebas dari kekurangan vitamin dan nutrisi juga dapat meningkatkan kesehatan kulit dengan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Pada dasarnya, vitamin adalah zat alami yang dibutuhkan tubuh manusia untuk berfungsi secara normal. Jadi, cara utama vitamin mempengaruhi kesehatan kulit adalah dengan memastikan bahwa tubuh tetap sehat secara keseluruhan. Lantas vitamin apa saja yang baik untuk kulit? Berikut daftarnya seperti dilansir dari Medical News Today. Vitamin A Banyak multivitamin mengandung 100 persen atau lebih dari asupan vitamin A harian yang direkomendasikan. Sumber lain yang baik dari vitamin A adalah wortel, sayuran berdaun hijau gelap, ubi jalar…
Read More
Mengenal Separation Anxiety Pada Anak

Mengenal Separation Anxiety Pada Anak

Artikel Anak, Artikel
Kecemasan akan perpisahan atau dikenal dengan separation anxiety juga bisa dialami anak-anak. Dilansir dari Medical Daily, kecemasan ini umumnya dialami oleh bayi dan balita ketika orangtua mereka tidak berada di dekatnya. Pada usia ini hal itu disebut sebagai hal yang lumrah. “Antara usia enam bulan hingga tiga tahun, beberapa rasa tak nyaman ketika kamu terpisah dari orang yang dicintai merupakan sesuatu yang alami. Hal ini juga menunjukkan emosi yang bagus dan keterkaitan sosial dari anak terhadap orang yang mengasuh mereka serta figur orang dewasa,” jelas Judy Ho, psikologis klinis dan forensik dari California. Pada beberapa anak, kecemasan ini tidak tampak berkurang bahkan ketika mereka semakin dewasa. Perpisahan pada periode singkat ini tak dapat dicegah dan mempengaruhi kehidupan sehari-hari serta kadar emosi menandai bahwa anak…
Read More
Serangan Jantung Terkait Kuat Dengan Stres

Serangan Jantung Terkait Kuat Dengan Stres

Artikel Umum, Artikel
Sebuah studi populasi Swedia yang besar telah menemukan hubungan kuat antara kondisi kejiwaan yang dapat mengikuti pengalaman yang sangat menegangkan dan risiko beberapa jenis penyakit kardiovaskular. Selain itu, para peneliti menemukan bahwa risiko serangan jantung dan kejadian kardiovaskular tiba-tiba sangat tinggi dalam 6 bulan setelah diagnosis kondisi terkait stres. Dilansir dari Medical News Today, untuk jenis penyakit kardiovaskular lainnya seperti gagal jantung, penyakit yang berkembang risikonya nampak paling tinggi selama 12 bulan setelah diagnosis psikiatri. Untuk emboli dan trombosis, yang merupakan kondisi utama yang berkembang dari pembekuan darah, risikonya kemungkinan lebih tinggi 1 tahun atau lebih setelah diagnosis penyakit yang disebabkan oleh stres. Temuan ini berlaku sama untuk pria dan wanita dan tidak tergantung pada riwayat medis, latar belakang keluarga, atau memiliki penyakit kejiwaan…
Read More
Bullying Sebabkan Perkembangan Otak Anak Terhambat

Bullying Sebabkan Perkembangan Otak Anak Terhambat

Artikel Anak, Artikel
Perundungan atau bullying pada anak memiliki berbagai efek negatif, bahkan bertahun-tahun setelah hal tersebut dialami. Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa terdapat perbedaan struktur fisik di otak remaja yang mengalami perundungan berkali-kali. Perundungan yang dialami ini juga dapat berupa cyberullying yang pada belakangan ini juga mulai banyak terjadi. Cyberbullying merupakan perundungan yang dilakukan melalui ponsel, media sosial, atau secara umum dilakukan melalui internet. Penggunaan gawai ini menjadikan perundungan bisa dilakukan secara terus-menerus dan bahkan secara anonim pada kesempatan apa pun. Masalah yang muncul dari cyberbullying ini menjadikannya dampak yang mungkin dimunculkannya kian berbahaya. Sebuah penelitian sebelumnya mengungkapkan bahwa bullying pada usia anak-anak dapat berefek kepada kesehatan. Masalah ini di kemudian hari dapat menimbulkan efek yang signifikan baik secara individu terhadap keluarga, atau masyarakat pada umumnya.…
Read More
Tidak Langsung Ditangani, Stroke Bisa Sangat Berbahaya

Tidak Langsung Ditangani, Stroke Bisa Sangat Berbahaya

Artikel Umum, Artikel
Serangan stroke merupakan gangguan fungsi otak yang dapat membahayakan nyawa. Hal ini terutama terjadi jika tak dilakukan penanganan yang tepat. Biasanya serangan stroke ini terjadi secara mendadak dan dapat berlangsung selama 24 jam atau lebih. Ketika serangan ini telat ditangani, seseorang bisa mengalami penyempitan hingga pembuluh darah yang pecah. “Jika tidak dikendalikan atau diobati dapat memperburuk dan terjadi penyempitan atau pecah pembuluh darah,” kata dokter spesialis saraf Dewanta. Segera bawa ke rumah sakit terdekat dan diutamakan (rumah sakit) yang mempunyai dokter spesialis saraf juga fasilitas unit stroke. Waktu yang tepat akan menyelamatkan otak. Perlu dipahami gejala awal stroke berupa rasa kantuk yang sangat berat atau hilang kesadaran, pusing, kesemutan, dan baal (mati rasa) separuh badan. Gejala lain, yakni gangguan penglihatan satu atau pada dua…
Read More
Kemampuan Akademis dan Sosial Anak Turun Lantaran Sering Main HP

Kemampuan Akademis dan Sosial Anak Turun Lantaran Sering Main HP

Artikel Anak, Artikel
Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa terlalu lama terpapar layar dapat berakibat pada obesitas, menurunnya nilai di sekolah, serta kemampuan sosial pada saat dewasa. Dilansir dari The Health Site, penelitian dilakukan terhadap anak yang diizinkan oleh orangtua untuk bermain smartphone atau menonton tv atau pada penelitian ini disebut sebagai layar. Izin ini diberikan sebagai cara untuk memberi hadiah serta untuk mengontrol perilaku anak. Hasil ini dibandingkan dengan anak yang tidak menerima perlakukan seperti itu dari orangtua. “Hal ini sama dengan kita yang tak seharusnya menggunakan makanan manis sebagai hadiah karena hal ini dapat meningkatkan ketertarikan terhadap hal tersebut. Ketika kamu memberi makanan sebagai hadiah, ini membuat anak-anak jadi cenderung tidak menyukai wortel dan lebih menyukai cake. Hal yang sama terjadi pada kebiasaan bermain hp atau menonton…
Read More
Gaya Hidup Masyarakat Dorong Bertambahnya Pasien PTM

Gaya Hidup Masyarakat Dorong Bertambahnya Pasien PTM

Artikel Umum, Artikel
Data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 memperlihatkan kenaikan angka penyakit tidak menular (PTM). Beberapa di antaranya adalah kanker, stroke, penyakit ginjal kronis, diabetes melitus, hingga hipertensi. Munculnya peningkatan terhadap sejumlah penyakit tidak menular tersebut ternyata disebabkan oleh sebuah hal. Gaya hidup masyarakat masa kini telah menyebabkan kenaikan penyakit yang tidak menular. “Kalau kita lihat penyakit tidak menularnya itu apa, pertama adalah stroke jadi pendarahan di otak, kedua adalah penyakit jantung, ketiga baru penyakit ginjal, gangguan neonatus, kemudian kanker dan macam-macam,” ujar Kepala Badan Litbang Kesehatan Kementerian Kesehatan Siswanto beberapa waktu lalu. Siswanto mengungkapkan, ada tiga faktor risiko utama yang menyebabkan peningkatan angka penyakit tidak menular. Yang pertama adalah masalah terkait diet atau makanan, yang kedua adalah perilaku, dan yang ketiga terkait lingkungan seperti…
Read More