Memilih Sikat Gigi Untuk Anak Jangan Sembarangan

Memilih Sikat Gigi Untuk Anak Jangan Sembarangan

Artikel Anak, Artikel
Menyikat gigi sebaiknya dimulai sejak dini. Bahkan, sejak kedua gigi mulai tumbuh. Saat anak sudah mulai beranjak besar dan mereka mulai sedikit rewel ketika gigi disikat dan meminta untuk melakukannya sendiri, apa yang harus dilakukan? Banyak cara berbeda yang dilakukan oleh orang tua, salah satu caranya adalah dengan memberi sikat gigi yang cukup menarik dan pasta gigi dengan rasa yang disukai anak-anak. Sikat gigi anak memiliki bentuk dan ukuran yang cukup berbeda dari sikat orang dewasa. Biasanya terdapat karakter kartun atau pahlawan super pada sikat tersebut serta terdapat banyak warna yang mampu menarik dan memikat anak-anak. Lalu sebenarnya sikat gigi seperti apakah yang baik untuk anak-anak? Dilansir dari WebMD, sebenarnya hanya ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika memilih sikat gigi anak-anak. Ukuran Sama…
Read More
5 Mitos Sesat Tentang Kesehatan Tulang

5 Mitos Sesat Tentang Kesehatan Tulang

Artikel Umum, Artikel
Kesehatan tulang merupakan kunci utama dari kesehatan tubuh dan aktivitas sehari-hari yang lancar. Gaya hidup yang dialami oleh masyarakat saat ini membuat mereka rentan mengalami masalah pada tulang. Pada saat ini, banyak orang mengalami masalah tulang rapuh, nyeri, dan juga gangguan serius seperti osteoporosis. Dilansir dari Boldsky, berikut sejumlah mitos tentang kesehatan tulang yang perlu kamu ketahui.  Hanya wanita yang menderita osteoporosis Ketika jumlah kalsium dalam tulang menurun seiring bertambahnya usia, seseorang memiliki peningkatan risiko osteoporosis. Selain wanita, pria juga rentan terhadap osteoporosis. Postur tubuh yang buruk sebabkan sakit punggung Postur tubuh merupakan salah satu penyebab rasa nyeri di punggung. Namun, rasa sakit itu muncul karena adanya kombinasi dari masalah kesehatan lainnya. Mengonsumsi kalsium bisa sebabkan batu ginjal Kalsium adalah mineral yang larut dalam…
Read More
Membaca Sejak Dini Bikin Anak Lebih Cerdas

Membaca Sejak Dini Bikin Anak Lebih Cerdas

Artikel Anak, Artikel
Sebuah penelitian yang dilakukan sejumlah peneliti di Penn State University menemukan hubungan antara belajar sejak usia kecil ini dengan kesuksesan di masa mendatang. Penelitian ini bahkan mengetahui usia berapa seharusnya anak mulai belajar, yaitu dua tahun.  Dalam penelitian ini, orangtua mengisi sebuah survei mengenai berapa banyak kata yang diketahui oleh anak mereka yang berusia dua tahun. Kemudian tiga tahun kemudian peneliti kembali memeriksa data tersebut ketika sang anak sudah di TK. Balita yang memiliki kosakata lebih banyak cenderung lebih siap dalam membaca dan mempelajari matematika saat TK. Selain itu terbukti bahwa mereka lebih bisa memberi perhatian di kelas dan berkelakuan lebih baik. Hal ini menjadi alasan mengapa mereka mendapat hasil yang lebih baik di sekolah juga. Kosakata yang banyak ini diperoleh dari usia yang…
Read More
Cara Cerdas Terhindar Dari Katarak

Cara Cerdas Terhindar Dari Katarak

Artikel Umum, Artikel
Kasus penyakit katarak terbilang tinggi di Indonesia. Lokasi Indonesia sebagai negara tropis dengan paparan matahari yang banyak serta kurangnya kesadaran menjaga kesehatan mata menjadi pemicu tingginya kasus katarak. Penting diketahui bahwa setiap orang berpotensi menderita katarak karena pengaruh bertambahnya usia. Selain itu, ada faktor gaya hidup yang mempengaruhi kualitas mata seseorang. “Sebenarnya hidup sehat saja sudah cukup. Banyak mengonsumsi buah dan sayur yang mengandung antioksidan supaya nggak cepat katarak. Lalu, tidak merokok dan pakai topi, sunglasses serta kacamata anti UV,” kata Nashril Ihsan, dokter spesialis mata di Klinik Utama Mata Jakarta  Eye Center (JEC) Bekasi, Jawa Barat. Katarak juga bisa dipicu diabetes atau penyakit mata lainnya, trauma kecelakaan, bayi yang terlahir infeksi atau penggunaan kacamata dengan minus di atas 6. Meskipun bisa sembuh total dengan…
Read More
Ini 5 Tanda Bayi Terkena Dehidrasi

Ini 5 Tanda Bayi Terkena Dehidrasi

Artikel Anak, Artikel
Dehidrasi umumnya terjadi pada mereka yang memasuki usia produktif. Ternyata, bayi pun bisa mengalami dehidrasi. Dan pada bayi, dehidrasi bisa terjadi lewat cairan yang keluar terlalu banyak melalui keringat, muntah, maupun diare. Karena bayi pun masih belum bisa menjelaskan secara gamblang apa yang mereka rasakan, termasuk dengan dehidrasi, maka kamu wajib mengenali gejala dehidrasi pada mereka. Berikut adalah beberapa tandanya. Popok yang kering Salah satu yang paling jelas dari dehidrasi pada bayi adalah popok yang kering karena popok biasanya berisi air seni. Selain itu dehidrasi membuat air seni keluar dalam jumlah sedikit dengan warna yang gelap dan bau menyengat. MedlinePlus menyarankan agar kamu segera menghubungi dokter jika popok bayi tidak basah selama lebih dari 8 jam. Air mata kering Menangis adalah hal normal yang…
Read More
Langkah Sederhana Antisipasi Penyakit Batu Ginjal

Langkah Sederhana Antisipasi Penyakit Batu Ginjal

Artikel Umum, Artikel
Batu ginjal merupakan penyakit yang kini biasa terjadi karena gaya hidup masyarakat zaman sekarang. Batu ginjal pada dasarnya terdiri dari mineral dan garam asam. Gejala dari batu ginjal biasanya akan terlihat pada stadium lanjut. Gejala yang paling menonjol adalah rasa sakit di punggung bawah, air kencing yang berdarah, nyeri saat buang air kecil, nyeri perut yang abnormal, infeksi saluran kencing sering dan muntah. Terdapat berbagai hal yang bisa kamu lakukan untuk mencegah penyakit batu ginjal ini. Dilansir dari Kidney.org, berikut sejumlah langkah yang bisa kamu lakukan untuk mencegah penyakit batu ginjal.   Jangan Banyak Berkeringat Sauna dan olahraga yang berat mungkin baik untuk kesehatan, tetapi mereka juga dapat menyebabkan batu ginjal. Pasalnya, kehilangan air melalui keringat mengarah pada produksi urine yang kurang. Semakin banyak…
Read More
Bayi Sering Cegukan, Simak 4 Penyebabnya

Bayi Sering Cegukan, Simak 4 Penyebabnya

Artikel Anak, Artikel
Cegukan merupakan respon alami tubuh saat ada benda asing yang masuk. Bayi pun bisa mengalaminya. Namun bagaimana bila bayi terus-menerus cegukan? Pasti ada penyebabnya. Seperti dilansir dari Momjunction, berikut adalah beberapa penyebab bayi cegukan: Refluks gastroesofagu Refluks gastroesofagus (RGE) merupakan fenomena fisiologis yang dapat terjadi pada setiap bayi dan anak. Pada bayi, gejala yang sering terjadi seperti muntah, tidur tidak nyaman, menolak makan, dan gagal tumbuh. Sedangkan cegukan yang muncul disebabkan oleh aliran balik makanan dan asam yang memicu sel-sel saraf hingga menyebabkan flutter (kontraksi otot jantung) di diafragma. Overfeeding Terlalu banyak memberi makan bayi, bahkan ASI, dapat menyebabkan perut membengkak dan melebarkan diafragma hingga pada akhirnya cegukan. Menelan banyak udara Terutama pada bayi yang minum susu  dari botol, dia akan berisiko overfeeding. Hal ini sering membuat bayi menjadi…
Read More
Tekan Demensia Dengan Tetap Beraktivitas

Tekan Demensia Dengan Tetap Beraktivitas

Artikel Umum, Artikel
Melakukan pekerjaan rumah tangga secara rutin, dapat membantu meningkatkan kemampuan berpikir dan mengingat pada usia lanjut yang telah mengembangkan gejala awal penyakit alzheimer. Penelitian menunjukkan bahwa olahraga adalah cara yang murah untuk meningkatkan kesehatan, menciptakan efek perlindungan pada otak. “Kami mengukur tingkat aktivitas fisik dalam peserta studi rata-rata dua tahun sebelum kematian mereka, dan kemudian memeriksa jaringan otak yang disumbangkan setelah kematian, dan menemukan bahwa gaya hidup yang lebih aktif mungkin memiliki efek perlindungan pada otak," ujar Aron S Buchman, dari Universitas Rush di Amerika Serikat seperti dilansir dari New Indian Express. “Orang yang bergerak lebih banyak memiliki kemampuan berpikir dan daya ingat yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang lebih banyak duduk dan tidak bergerak banyak,” kata Buchman, penulis utama penelitian yang diterbitkan…
Read More
Berikan Anak Gizi Seimbang, Ini Rumusnya

Berikan Anak Gizi Seimbang, Ini Rumusnya

Artikel Anak, Artikel
Dalam masa pertumbuhan, setiap anak berhak untuk mendapatkan asupan gizi seimbang. Terutama pada 1000 hari pertama sejak kelahirannya. Menurut Endang Achadi, Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia di Jakarta, beberapa waktu lalu, “1.000 hari pertama kehidupan, merupakan momen sangat penting untuk mengatur gizi si kecil agar tetap seimbang. Begitu juga dengan sang ibu. Hal ini bisa menjamin kualitas hidup anak hingga dewasa”. Gizi yang seimbang bisa diperoleh dengan mengonsumsi menu makan bayi  penuh gizi dan sesuai porsi. Endang pun memberikan rumus agar menu makanan untuk anak terjamin aspek gizinya. “Secara umum, setengah piring makan terdiri dari makanan pokok yang sedikit lebih banyak dari lauk pauk. Separuhnya lagi, sayur yang banyak dan buah. Dan protein hewani agar asupan asam amino esensialnya terpenuhi,” jelas Endang. Tidak…
Read More
Mengenal Gejala Awal Penyakit Usus Buntu

Mengenal Gejala Awal Penyakit Usus Buntu

Artikel Umum, Artikel
Banyak orang mengabaikan sakit di bagian perut sebelah kanan dan menganggapnya hanya sakit biasa. Padahal, itu bias menjadi gejala awal penyakit usus buntu. Penyakit usus buntu umumnya baru dirasakan ketika sudah meradang, pecah, dan mengalami infeksi. Masalah usus buntu ini bisa menyebabkan rasa sakit dan bahkan harus dirawat dengan cara operasi. Berbagai macam bisa jadi penyebab munculnya penyakit ini. Dilansir dari Health Me Up, berikut beberapa gejala awal yang menandai seseorang tengah mengalami usus buntu. Sakit di bagian pusar Gejala pertama usus buntu adalah rasa tak nyaman atau sakit pada bagian pusar. Rasa sakit ini selanjutnya akan bergerak ke perut bagian bawah secara perlahan. Rasa sakit kian parah Awalnya rasa sakit akan terasa biasa saja, namun dalam hitungan jam bisa menjadi semakin parah dan…
Read More