Ini Manfaat Si Kecil Bertelanjang Kaki

Ini Manfaat Si Kecil Bertelanjang Kaki

Artikel Anak, Artikel
Kebanyakan dari orangtua tidak akan membolehkan anaknya yang masih kecil untuk berjalan keluar rumah tanpa menggunakan alas kaki. Alasannya, takut kotor dan banyak kuman. Namun ternyata membiarkan si kecil bertelanjang kaki memberikan beberapa manfaat yang baik untuk tumbuh kembangnya. Berikut beberapa manfaat bertelanjang kaki untuk kesehatan bayi, seperti dilansir dari laman Boldsky.   Meningkatkan keterampilan motorik dasar Dengan membiasakan si kecil untuk berjalan di lingkungan terbuka, seperti di taman dan di lapangan dapat meningkatkan kemampuan motoriknya lebih baik. Ini karena kaki yang dibiasakan bebas di alam terbuka dapat membantu anak merasakan perbedaan tekstur sehingga membantu merangsang kemampuan motorik agar berkembang secara optimal. Membantu perkembangan otot dan ligamen anak Membiarkan anak berjalan dengan bertelanjang kaki ternyata dapat membantu perkembangan otot kaki dan ligamen si kecil…
Read More
Kenali Gejala dan Dampak Hipotiroidisme

Kenali Gejala dan Dampak Hipotiroidisme

Artikel Umum, Artikel
Ada berbagai masalah yang bakal muncul bila disfungsi tiroid tidak ditangani dengan tepat, seperti infertilitas, obesitas, nyeri sendi, dan penyakit jantung. Para ahli kesehatan telah memperingatkan bahwa hipotiroidisme yang tidak terdiagnosis (kelenjar tiroid yang kurang aktif) dapat mempersulit wanita untuk hamil. Oleh karena itu, memahami hubungan antara gangguan tiroid dan kesuburan sangat penting, terutama jika ingin merencanakan kehamilan. Ada lebih dari 20% wanita di India yang hidup dengan masalah tiroid yang tidak terdiagnosis dan mereka bahkan tidak menyadari bahwa hal itu dapat menyebabkan infertilitas atau keguguran. Hipotiroidisme dapat memengaruhi banyak aspek berbeda dari menstruasi dan ovulasi, artinya dapat mempersulit untuk hamil jika berencana untuk memiliki bayi. Lantas apa hipotiroidisme dan bagaimana gejalanya? Dilansir dari Tiems Now News, hipotiroidisme merupakan suatu kondisi di mana kelenjar…
Read More
Ternyata Memupuri Anak Dengan Bedak Bayi Ada Bahayanya

Ternyata Memupuri Anak Dengan Bedak Bayi Ada Bahayanya

Artikel Anak, Artikel
Bedak bayi atau biasa juga disebut sebagai bedak talkum merupakan salah satu hal yang paling akrab dengan kehidupan sehari-hari terutama pada bayi. Banyak orang tua selalu memupuri buah hati mereka dengan bedak agar terlihat segar. Namun lambat laun, pada masa kini penggunaan bedak talkum ini sudah mulai dihindari oleh orang tua. Berbagai masalah yang disebut dapat muncul darinya menjadi alasan bedak ini jadi mulai jarang digunakan. Bedak talkum sendiri terbuat dari beberapa bahan kimia seperti magnesium, oksigen, dan silikon. Sehingga tidaklah heran jika bedak ini ternyata menyimpan beberapa bahaya kesehatan di baliknya. Dilansir dari boldsky.com, berikut adalah bahaya yang ada di balik pemakaian bedak talkum: Masalah pernapasan Masalah pernapasan menjadi salah satu risiko umum dari penggunaan bedak talkum. Sebab bedak talkum mengandung partikel halus…
Read More
Bantu Pulihkan Pasien Jantung dari Trauma Emosional

Bantu Pulihkan Pasien Jantung dari Trauma Emosional

Artikel Umum, Artikel
Pasca menjalani perawatan, pasien serangan jantung bisa mengalami trauma emosional yang substansial. Akan tetapi, hal-hal yang baik atau kebaikan dapat membantu mereka menemukan jalan kembali ke kesejahteraan emosional. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal "Qualitative Research in Sport, Exercise and Health" menyebutkan bahwa cambukan emosional dapat berkisar dari fobia tentang bergerak seandainya detak jantung mereka meningkat, hingga kesulitan menerima identitas baru sebagai seseorang dengan kondisi kesehatan yang serius. Dilansir dari New Indian Express, penelitian ini menemukan trauma emosional setelah serangan jantung lebih sering terjadi pada pria yang melihat diri mereka sebagai pria yang alfa usai menjadi pasien jantung, melihat diri mereka sebagai orang yang lemah. Penelitian oleh Samantha Meredith, seorang mahasiswa PhD, University of Portsmouth di Inggris, menemukan rehabilitasi jantung memainkan peran besar dalam membantu…
Read More
Mengenal Separation Anxiety Pada Anak-anak

Mengenal Separation Anxiety Pada Anak-anak

Artikel Anak, Artikel
Kecemasan akan perpisahan atau istilah kerennya separation anxiety kerap dialami oleh bayi dan balita ketika orangtua mereka tidak berada di dekatnya. Pada usia ini hal itu disebut sebagai hal yang lumrah. Judy Ho, psikologis klinis dan forensik dari California, seperti dilansir dari Medical Daily, “Antara usia enam bulan hingga tiga tahun, beberapa rasa tak nyaman ketika kamu terpisah dari orang yang dicintai merupakan sesuatu yang alami. Hal ini juga menunjukkan emosi yang bagus dan keterkaitan sosial dari anak terhadap orang yang mengasuh mereka serta figur orang dewasa”. Pada beberapa anak, kecemasan ini tidak tampak berkurang bahkan ketika mereka semakin dewasa. Perpisahan pada periode singkat ini tak dapat dicegah dan mempengaruhi kehidupan sehari-hari serta kadar emosi menandai bahwa anak itu menderita kecemasan akan perpisahan. Seringnya,…
Read More
Simak Gejala Awal Kanker Usus

Simak Gejala Awal Kanker Usus

Artikel Umum, Artikel
Kanker usus telah menjadi salah satu penyebab kematian di Indonesia. Diperkirakan 12,8 per 100.000 usia dewasa dengan tingkat kematian 9,5% dari seluruh kasus kanker, posisi ketiga untuk jenis kanker pada laki-laki dan posisi kedua pada perempuan. Dr Eko Priatno SpB-KBD dari Bethsaida Hospital menyarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter apabila dicurigai kanker usus besar. “Gejala yang patut dicurigai misalnya BAB berdarah, perubahan pola BAB seperti diare berkepanjangan atau tidak teratur, sensasi tidak puas setelahnya, nyeri perut/kembung disertai mual dan muntah, serta berat badan turun tanpa sebab jelas,” ujar dr Eko. Sayangnya, penderita sering datang berobat ketika sudah stadium lanjut, di mana sudah terjadi sumbatan usus dengan keluhan perut buncit, kembung, tidak bisa BAB/kentut, muntah, berat badan menurun, dan perut terasa nyeri. Tingginya angka kematian…
Read More
Cegah Anak Terkena Anemia Dengan Gizi Seimbang

Cegah Anak Terkena Anemia Dengan Gizi Seimbang

Artikel Anak, Artikel
Permasalahan anemia yang diderita oleh para remaja ini disebabkan oleh asupan gizi yang kurang baik. Kebanyakan dari mereka kekurangan zat gizi mikro seperti mineral dan vitamin. Hal ini dikatakan Ahli Gizi dari Institut Pertanian Bogor Rimbawan. Akibatnya mereka jadi mudah lelah, menurunkan konsentrasi belajar sehingga prestasi belajar menjadi rendah dan dapat menurunkan produktivitas, selain itu anemia juga dapat menurunkan daya tahan tubuh sehingga lebih mudah terkena infeksi. Saat memasuki usia sekolah, anak-anak perlu diberi asupan nutrisi lebih. Karena di usia itu mereka sedang aktif melakukan kegiatan sekolah dan juga sedang masuk masa pertumbuhan. “Anemia yang terjadi pada remaja putri juga meningkatkan risiko terjadinya gangguan pada fungsi fisik dan mental, serta dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan pada saat kehamilan,” ujarnya. Selain di rumah, perbaikan gizi…
Read More
Waspada Kelebihan GGL, Berikut Takaran Tepatnya

Waspada Kelebihan GGL, Berikut Takaran Tepatnya

Artikel Umum, Artikel
Kebanyakan orang Indonesia menyukai makanan dan minuman yang bercitra rasa manis. Kebiasaan tersebut tanpa disadari melampaui batas harian asupan gula, garam, dan lemak atau GGL dalam tubuh. Salah satu dampak konsumsi gula, garam, dan lemak yang berlebihan bisa memicu stroke, diabetes, dan jantung. Menurut data WHO, sebanyak 70 persen penduduk dunia meninggal karena stroke, jantung, dan diabetes. Ketiganya adalah jenis penyakit metabolisme yang ditimbulkan dari beragam asupan yang berlebihan. Sebab itu, pengendalian asupan harian gula, garam, dan lemak turut berperan dalam menjaga kesehatan. Batas asupan harian untuk gula, yaitu 50 gram atau 4 sendok makan. Gula di sini termasuk gula alami dalam buah dan susu. Kenyataannya, orang kerap melampaui batas tersebut. Contohnya, ketika meminum es cendol setara dengan menyantap 1,5 sendok makan gula. Es…
Read More
Waspadai Ponsel Pintar Berefek Buruk untuk Balita

Waspadai Ponsel Pintar Berefek Buruk untuk Balita

Artikel Anak, Artikel
Menghabiskan banyak waktu memainkan smartphone atau ponsel pintar telah terungkap bisa berikan efek buruk. Bahkan efek tidak baik ini bisa berdampak pada usia dini menurut studi baru. Setelah hanya satu jam untuk main di depan layar, anak-anak dan remaja mungkin mendapatkan efek yang tidak baik. Sebuah penelitian AS yang diterbitkan dalam jurnal Preventive Medicine Reports menyatakan, efek itu akan menimbulkan lebih sedikit rasa ingin tahu, mengatur diri yang lebih rendah, dan stabilitas emosi yang lebih rendah, yang dapat menyebabkan peningkatan risiko kecemasan dan depresi. Para peneliti menemukan, mereka yang berusia 14 hingga 17 tahun lebih berisiko terhadap efek buruk semacam itu. Namun, mereka pun melihat korelasi pada anak-anak dan balita yang lebih kecil yang otaknya masih berkembang juga. Penelitian ini mencakup data tentang lebih dari 40 ribu…
Read More
Jangan Sepelekan Kesalahan Saat Berjalan Kaki

Jangan Sepelekan Kesalahan Saat Berjalan Kaki

Artikel Umum, Artikel
Jalan kaki menawarkan segudang manfaat yang baik buat kesehatan. Sayangnya, banyak orang yang secara tak sadar melakukan kesalahan saat berjalan kaki. Akibatnya, manfaat yang ditawarkan dari aktivitas satu ini jadi tak optimal. Berikut beberapa kesalahan yang sering dilakukan saat berjalan kaki? Langkah kaki telalu lebar Kebanyakan orang yang jalan cepat pasti secara refleks akan melangkahkan kakinya lebar-lebar. Hal ini sebenarnya tidak tepat. Langkah kaki yang terlalu lebar justru dapat membuat gerakan terasa lebih berat dan lambat. Betis dan tulang kering juga cepat terasa nyeri. Lebih baik ambillah langkah yang lebih pendek, tapi dengan irama gerakan yang lebih cepat. Minum terlalu sedikit Sama seperti ketika melakukan olahraga lainnya, pastikan memenuhi asupan cairan yang cukup sebelum, selama, dan setelah jalan kaki. Bawa botol minum saat berjalan kaki…
Read More