Amankah Lakukan Bedah Laparoskopi Untuk Atasi GERD?

Amankah Lakukan Bedah Laparoskopi Untuk Atasi GERD?

Artikel, Artikel Umum
Bedah laparoskopi adalah prosedur minimal invasif yang hanya memerlukan sayatan kecil untuk memasukkan kamera dan alat bedah khusus. Metode tersebut dianggap aman untuk mengatasi sejumlah masalah kesehatan termasuk GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) atau penyakit asam lambung. “Laparoskopi untuk GERD adalah pilihan yang sangat efektif bagi pasien yang tidak merespons dengan baik terhadap obat-obatan,” kata dokter spesialis bedah digestif dr Eko Priatno, SpB-KBD. Dengan teknik tersebut, katup antara lambung dan esofagus yang menjadi penyebab utama refluks asam bisa diperbaiki. “Pasien biasanya dapat kembali beraktivitas normal dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan dengan operasi konvensional,” katanya. Gejala umum GERD meliputi rasa terbakar di dada (heartburn), regurgitasi asam lambung, kesulitan menelan, batuk kronis dan suara serak. “Meskipun pengobatan dengan obat-obatan dapat mengurangi gejala, tidak semua pasien mendapatkan…
Read More
Tinnitus, Gangguan Telinga yang Tak Bisa Diabaikan

Tinnitus, Gangguan Telinga yang Tak Bisa Diabaikan

Artikel, Artikel Umum
Tinnitus atau telinga berdenging, merupakan kondisi di mana seseorang mendengar suara tanpa adanya sumber bunyi eksternal. “Jadi sebetulnya sesuatu yang didengar oleh telinga penderita gitu ya, memang kebanyakan tidak ada sumbernya gitu. Nah itu kebanyakan sih berdenging, sebetulnya sih berbunyi macam-macam, ada yang berdengung, berdesis, dan gemuruh, tapi paling banyak memang berdenging. Jadi itulah namanya tinnitus,” kata Dokter Spesialis THT dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dr. Widayat Alviandi, Sp. THIBKL, Subsp.NO(K). Ia menambahkan terdapat dua jenis tinnitus, yakni objektif dan subjektif. Tinnitus objektif, adalah jenis di mana dokter dapat mendengar bunyi yang sama dengan penderita, dan kondisi tersebut jarang terjadi, hanya sekitar 4 persen dari kasus. Sebaliknya, tinnitus subjektif yang mencakup sekitar 96 persen kasus adalah kondisi di mana penderita mendengar bunyi yang tidak…
Read More
Metastasis Kanker Payudara Her2-Low Mengintai Kaum Hawa

Metastasis Kanker Payudara Her2-Low Mengintai Kaum Hawa

Artikel, Artikel Umum
Istilah metastasis HER2-Low masih terdengar asing, namun ditemukan 60 persen orang didiagnosis HER2-Negatif dengan kadar HER2 rendah. Hal tersebut disampaikan dokter spesialis penyakit dalam konsultan hemato-onkologi medik UI Prof. Dr. dr. Ikhwan Rinaldi Sp.PD-KHOM M. Epid. “Pengetahuan metastasis kanker payudara HER2-Low di Indonesia masih sedikit, status HER2 berbeda dengan status hormonal, orang dengan kadar HER2 rendah bisa hormonal positif,” kata Ikhwan. Ia mengatakan HER2 rendah yang selanjutnya disebut HER2-Low terdeteksi jika pemeriksaan imunohistokimia (IHK) pada spesimen biopsi yang diambil dari sel kanker menunjukkan kadar protein HER2 yang rendah dengan IHK 1+ atau 2+. HER2-Low terjadi pada stadium awal dan penyebarannya cenderung lebih cepat sehingga pengobatan awal sangat diperlukan agar tidak menyebar. Pasien kanker payudara HER2-Low dapat terus diobati untuk memperlambat kecepatan dan penyebaran pertumbuhan kanker, mengurangi keparahan gejala, meningkatkan kenyamanan dan kualitas…
Read More
Gangguan Ritme Jantung Jangan Dibiarkan

Gangguan Ritme Jantung Jangan Dibiarkan

Artikel, Artikel Umum
Aritmia jantung atau gangguan ritme jantung adalah kondisi medis yang signifikan dengan potensi dampak serius terhadap kesehatan dan kualitas hidup seseorang. Gangguan ini mencakup berbagai ketidaknormalan dalam ritme detak jantung, dari detak yang terlalu cepat (takikardia) hingga terlalu lambat (bradikardia), dan dapat mengganggu fungsi jantung dalam memompa darah secara efisien. Menurut dokter spesialis jantung dan pembuluh darah RS Siloam TB Simatupang, Prof Dr dr Yoga Yuniadi, Sp.JP(K), aritmia jantung adalah kondisi saat detak jantung tidak mengikuti ritme normalnya. Pada takikardia, detak jantung melebihi 100 detak per menit dan dapat menyebabkan gejala seperti palpitasi, sesak napas, dan nyeri dada. Takikardia dapat dibagi lebih lanjut menjadi berbagai jenis, seperti takikardia supraventrikular yang melibatkan gangguan di atas ventrikel (bilik jantung merupakan dua ruang yang lebih besar yang…
Read More
Mengenal Penyakit Jantung Kardiomiopati

Mengenal Penyakit Jantung Kardiomiopati

Artikel, Artikel Umum
Kardiomiopati adalah kondisi medis akibat kelainan otot jantung yang membuat fungsinya sebagai pemompa darah terganggu. Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari Rumah Sakit Siloam Kebon Jeruk dr. Leonardo Paskah Suciadi, Sp.JP, FIHA, FAPSC, FESC, FHFA., mengatakan, kardiomiopati dapat berkembang secara bertahap dan sering kali tidak menunjukkan gejala khas pada awalnya. Kondisi yang demikian membuat banyak orang baru menyadari adanya gangguan ketika sudah dalam tahap lanjut. Kebanyakan kasus kardiomiopati terjadi pada usia muda, puncaknya sekitar usia 30 sampai 40 tahun. Jenis-Jenis Kardiomiopati Kardiomiopati Dilatasi Kardiomiopati dilatasi adalah jenis kardiomiopati yang paling umum. Dalam kondisi ini, otot jantung akan melemah sehingga dinding bilik jantung (ventrikel) akan mengalami penipisan dan ruang jantung membesar. Konsekuensinya, jantung tidak dapat memompa darah secara efektif. Gangguan ini ditandai dengan gejala seperti sesak napas,…
Read More
Kanker Limfoma Hodgkin Bisa Serang Tua dan Muda

Kanker Limfoma Hodgkin Bisa Serang Tua dan Muda

Artikel, Artikel Umum
Masyarakat diharapkan bisa mengenal gejala kanker limfoma hodgkin. Sebab, itu menjadi dasar deteksi dini pada kanker yang menyerang kelenjar getah bening ini. Hal tersebut dikatakan dokter spesialis penyakit dalam konsultan hematologi onkologi medik DR. dr. Andhika Rachman Sp.PD-KHOM. Menurutnya, gejala pada kanker limfoma baik hodgkin atau non-hodgkin yang khas adalah demam di bawah 38 derajat berhari-hari, berkeringat pada sore hingga malam hari saat tidur dan berat badan turun 10 persen selama 6 bulan. “Berkeringat bisa sering dimulai sore hari, itu khas banget meskipun udaranya dingin, meskipun kita pakai AC. Itu yang khas, karena itu adalah metabolisme dari si sel kanker tadi. Dan pasien akan terlihat lebih lemas, lebih kuyu, dan sangat kurus, kemudian capek,” kata Dokter yang praktek di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo ini.…
Read More
Simak Bahaya Operasi Plastik, Bisa Akibatkan Kematian

Simak Bahaya Operasi Plastik, Bisa Akibatkan Kematian

Artikel, Artikel Umum
Bahaya Operasi Plastik Saat ini, banyak orang yang melakukan operasi plastik untuk mempercantik penampilan diri. Sayangnya, tidak sedikit juga yang mengetahui bahaya dari operasi plastik.  Operasi plastik bisa dianggap sebagai cara cepat untuk mendapatkan penampilan cantik. Pisau bedah dipercaya efektif untuk memperbaiki ketidaksempurnaan tubuh dalam waktu singkat. Operasi plastik bisa dimaknai sebagai serangkaian tindakan medis yang bertujuan untuk memperbaiki, memodifikasi, atau merekonstruksi bagian tubuh tertentu. Sebenarnya, tujuan operasi plastik tidak hanya untuk mempercantik diri, tetapi juga untuk memperbaiki bagian kulit, otot, atau jaringan ikat yang mengalami kerusakan akibat cedera atau kelainan bawaan. Tanpa disadari, bahaya dari operasi plastik sangatlah serius. Meskipun dokter dapat mengurangi bahaya operasi plastik, ada baiknya untuk meningkatkan kesadaran mengenai bahaya operasi plastik. Bahaya dari operasi plastik yang perlu diketahui  Infeksi Kontak…
Read More
Kista Duktus Koledokus Bisa Mengancam Nyawa

Kista Duktus Koledokus Bisa Mengancam Nyawa

Artikel, Artikel Umum
Kista duktus koledokus adalah kelainan bawaaan (kongenital) berupa pelebaran yang tidak normal pada saluran empedu. Cairan empedu yang diproduksi oleh hati akan dialirkan ke usus melalui saluran di dalam hati, yaitu duktus intrahepatik, menuju duktus ekstrahepatik yang terdiri atas duktus hepatikus, duktus koledokus (common bile duct) dan duktus sistikus. Dalam perjalanannya, cairan empedu akan bercampur dengan enzim yang dihasilkan oleh pankreas. Hal ini terjadi karena saluran pada pankreas bermuara ke duktus koledokus. Campuran empedu dan enzim pankreas akan keluarkan ke usus halus melalui ampula vater (kantung) untuk mencerna makanan. Berdasarkan lokasi pelebaran saluran, terdapat 5 tipe dari kista duktus koledokus, antara lain: Tipe I, merupakan tipe yang paling sering terjadi (80-90%). Terdapat pelebaran pada duktus koledokus (common bileduct). Pelebaran ini tidak membentuk kantung. Tipe II,…
Read More
Neurodivergent, Variasi dan Strategi Permudah Komunikasi Anak

Neurodivergent, Variasi dan Strategi Permudah Komunikasi Anak

Artikel, Artikel Umum
  Seiring berkembangnya alat diagnostik, orangtua semakin menyadari tanda-tanda anaknya memiliki cara kerja otak yang berbeda, atau biasa disebut neurodiversitas. Tingkat neurodiversitas diperkirakan berada di kisaran 15%-20% dari populasi. Baru-baru ini, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merilis pernyataan 1 dari 36 anak menderita autisme. Lebih jauh lagi, sebuah studi di JAMA menemukan lebih dari 10% anak berusia 4 hingga 17 tahun menderita ADHD. Apa itu Neurodiversity? Neurodiversity didefinisikan sebagai bagian dari kerangka kerja yang menekankan perbedaan alami dalam cara kerja otak manusia. Otak setiap orang bekerja secara unik, bahkan mereka yang tidak memiliki gangguan terkadang masih memerlukan dukungan tambahan atau bantuan khusus. Neurodiversity adalah istilah yang mencerminkan variasi yang kita lihat dalam fungsi otak manusia dan perilaku manusia dari apa yang biasanya dianggap 'normal,' kata Doug…
Read More
Daya Tahan Anak Menurun Bila Kelebihan Gula Dalam Darah

Daya Tahan Anak Menurun Bila Kelebihan Gula Dalam Darah

Artikel, Artikel Umum
Kelebihan Gula Dalam Darah Secara umum, konsumsi gula berlebih, baik dari makanan atau minuman berisiko tinggi menyebabkan masalah kesehatan seperti gula darah tinggi, obesitas, dan diabetes melitus, tak terkecuali pada anak-anak. Dalam kurun waktu lima tahun saja, berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) terjadi peningkatan prevalensi penyakit tidak menular di indonesia. Berdasarkan data tahun 2013 menunjukkan prevalensi diabetes sebesar 1,5 permil meningkat pada tahun 2018 menjadi 2 permil. Demikian juga gagal ginjal kronis dari 2 permil menjadi 3,8 permil, sementara stroke meningkat dari 7 permil menjadi 10,9 permil. Data Kemenkes menunjukkan bahwa 28,7% masyarakat indonesia mengkonsumsi Gula Garam Lemak (GGL) melebih batas yang dianjurkan. Dimana batasan konsumsi GGL sudah diatur dalam Permenkes No 30/2013 yang diperbaharui dengan Permenkes 63/2015. Sementara sebanyak 61,27% penduduk usia…
Read More