Manfaat Menari dan Menyanyi Bagi Emosional Anak

Manfaat Menari dan Menyanyi Bagi Emosional Anak

Artikel
Manfaat Menari dan Menyanyi Bagi Emosional Anak - Setiap anak umumnya suka menari dan menyanyi. Nah, selain menyenangkan ternyata menari dan menyanyi memiliki banyak manfaat bagi emosional anak. Menurut psikolog anak, Roslina Verauli, M.Psi., “Menari dan menyanyi bisa memberikan korelasi yang signifikan terhadap kematangan emosionalnya”. Vera menjelaskan ketika menari dan menyanyi, anak akan belajar mengendalikan dan mengekspresikan emosi. “Misal, anak sedih ditinggal orangtuanya maka dia akan menyanyi dengan keadaan murung. Tapi kalau anak senang ketika bersama dengan orangtuanya dia akan mengekspresikan dengan bernyanyi ceria,” terangnya. Ditambahkannya, pemberian pujian pada anak ketika bermain seperti menyanyi dan menari akan sangat penting. Karena bisa membuat anak merasa kompeten atau bisa melakukan apa pun. Ketika anak merasa percaya diri dengan kompetensi yang dimiliki maka emosi anak akan berkembang…
Read More
7 Kebiasaan Pagi Bikin Hidup Lebih Happy

7 Kebiasaan Pagi Bikin Hidup Lebih Happy

Artikel
7 Kebiasaan Pagi Bikin Hidup Lebih Happy - Sebuah penelitian menunjukkan bahwa memulai hari dengan cara yang terbaik tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga meningkatkan motivasi perasaan, prestasi dan harga diri. Jadi kebiasaan apa yang bisa dilakukan untuk memastikan Anda akan menjalani hari yang baik? Berikut ulasannya: Bangun awal pagi Ini mungkin tidak terdengar menyenangkan, tapi banyak dari orang yang paling sukses di dunia mengatakan bahwa bangun lebih awal merupakan faktor kunci dalam keberhasilan dan kebahagiaan mereka. Bangun pada pukul 5 pagi berarti mereka bisa melakukan apa yang mereka inginkan tanpa gangguan. Apakah itu olahraga, bekerja atau membaca. Menulis Ketika Anda bangun di pagi hari, sebelum Anda melakukan hal lain, mulai menuliskan semua pikiran yang ada di kepala Anda. Ini bisa apa saja,…
Read More
Waspadai Patah di 3 Bagian Tulang Bagi Penderita Osteoporosis

Waspadai Patah di 3 Bagian Tulang Bagi Penderita Osteoporosis

Artikel
Waspadai Patah di 3 Bagian Tulang Bagi Penderita Osteoporosis - Ibarat kayu yang digerogoti rayap, gejala pengeroposan tulang (osteoporosis) acap kali tidak tampil di permukaan  sampai penderitanya mengalami cedera atau patah tulang. Penelitian mencatat, tiap tahun ada 9 juta orang yang mengalami patah tulang akibat osteoporosis di dunia atau jika dihitung terjadi setiap tiga detik. Kasus patah yang terbanyak adalah patah tulang lengan bagian bawah, tulang panggul, dan tulang belakang.  Musababnya, menurut Dokter spesialis ortopedi, Franky Hartono, saat jatuh, tangan secara refleks menyangga badan. Nah, bagi yang mengalami osteoporosis, hal itu akan langsung membuat terjadinya patah tulang. “Sedangkan patah pada tulang panggul dan tulang belakang biasanya karena saat jatuh, refleks untuk menyangga tersebut terlambat,” kata Kepala Divisi Hip, Knee, and Geriatric Trauma Orthopedic…
Read More
Waspadai, Tulang Mulai Keropos Usia 45 Tahun

Waspadai, Tulang Mulai Keropos Usia 45 Tahun

Artikel
Waspadai, Tulang Mulai Keropos Usia 45 Tahun  - “Pelan-pelan, Nek... Jalannya pelan-pelan saja."  Perhatian semacam itu lumrah diterima oleh orang tua. Makin tua, makin banyak orang yang bawel memperingatkan untuk berhati-hati. Salah satu musababnya, kalau jatuh, badan gampang terasa sakit atau bahkan patah akibat osteo (tulang) porosis (pengeroposan). Dokter spesialis ortopedi, Franky Hartono, mengatakan osteoporosis ditandai dengan pengurangan massa atau kepadatan dan gangguan pada struktur jaringan tulang. Masalah ini biasanya tak menunjukkan gejala sampai mengakibatkan patah tulang atau nyeri di area tulang belakang. Franky menambahkan, ada tiga tahap perkembangan tulang. Tahap pertama adalah pertumbuhan. Pada pria, fase ini terjadi semenjak lahir sampai umur 18–20 tahun. Sedangkan pada perempuan, masa pertumbuhannya lebih pendek, dari bayi sampai berumur 16–18 tahun. Setelah tumbuh, tulang mengalami fase pemadatan…
Read More
Idealnya Berapa Lama Anak Harus Bermain?

Idealnya Berapa Lama Anak Harus Bermain?

Artikel
Idealnya Berapa Lama Anak Harus Bermain? - Bermain bagi anak merupakan hal yang menyenangkan. Tapi, seberapa banyak waktu yang diperlukan anak untuk bermain? Menurut psikolog anak, Roslina Verauli, MPsi, waktu bermain yang berkembang dengan sangat cepat atau the play years terjadi pada usia dua hingga lima tahun. Di waktu tersebut, anak dianjurkan bermain lima jam dalam sehari. “Bermainnya pun harus seimbang aktif dan pasif. Bermain aktif, ketika anak bermain bersama orangtua misalnya nyanyi bareng. Tapi ada saatnya anak bermain pasif misalnya bernyanyi sendiri,” tutur Vera dalam temu media di Kembang Goela, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. Vera juga menjelaskan ketika orangtua ingin bergabung dengan anak yang sedang bermain sendiri, waktu yang tepat yaitu ketika orangtua dalam keadaan positif atau tidak dengan terpaksa. Apa alasannya? “Kalau orang tua terpaksa ikut bermain…
Read More
Mau Tulang Sehat? Cermati Kiat Berikut

Mau Tulang Sehat? Cermati Kiat Berikut

Artikel
Mau Tulang Sehat? Cermati Kiat Berikut - Di beberapa negara, setiap satu dari tiga wanita dan satu dari lima pria berusia di atas 50 tahun berisiko mengalami patah tulang akibat osteoporosis. Osteoporosis menyebabkan tulang menjadi lemah dan rapuh sehingga mudah patah, meskipun hanya akibat terjatuh ringan, terbentur sesuatu, bersin, atau gerakan secara tiba-tiba. Meskipun osteoporosis merupakan penyakit yang muncul ketika seseorang berusia lanjut, untuk pencegahannya tetap harus dilakukan sejak muda. Selain kebiasaan buruk seperti merokok dan konsumsi alkohol berlebihan, yang bisa meningkatkan risiko seseorang terkena osteoporosis, beberapa kondisi tubuh berikut juga patut diwaspadai karena bisa memengaruhi kesehatan tulang di masa depan. Indeks masa tubuh (BMI) yang rendah Mereka yang memiliki BMI di bawah 19 masuk dalam kategori kekurangan berat badan dan berisiko mengalami…
Read More
Berikan Protein Terbaik Agar Anak Tumbuh Maksimal

Berikan Protein Terbaik Agar Anak Tumbuh Maksimal

Artikel
Berikan Protein Terbaik Agar Anak Tumbuh Maksimal - Protein merupakan salah satu asupan yang penting karena dibutuhkan tubuh untuk menunjang tumbuh kembang anak. Nah, untuk mendapatkan manfaat ini, adakah jenis protein yang harus diprioritaskan? Secara teori, beberapa sumber protein yang bisa dikonsumsi untuk anak-anak di antaranya adalah telur, alpukat, daging ayam, kacang, dan ikan. Seperti dikatakan dr Badriul Hegar, PhD, SpA(K), dokter yang berpraktik di RS Cipto Mangunkusumo, asalkan anak tidak ada gejala alergi tertentu terhadap protein, maka semua jenis sumber protein memiliki kebaikan yang sama. Perbedaan sumber protein bisa diberikan hanya pada anak yang memang punya bakat alergi, baik ringan maupun berat. Bukan sumber, hal lain yang jauh lebih penting jika ingin memberikan protein pada anak adalah memperhatikan kuantitas dan kualitasnya. Jika…
Read More
Ini 5 Makanan Perlambat Penuaan Dini

Ini 5 Makanan Perlambat Penuaan Dini

Artikel
Ini 5 Makanan Perlambat Penuaan Dini - Sejak jaman dahulu kala, banyak kalangan masyarakat yang selalu menginginkan tubuhnya selalu berada dalam kondisi awet muda. Sayangnya, selalu ada saja pertanyaannya tentang bagaimana cara untuk mencapai kondisi awet muda tanpa harus bersusah payah untuk meraihnya. Nah, untuk kalangan yang menginginkan kondisi awet muda dan tidak ingin menjadi tua lebih cepat, ada sejumlah jenis sayuran buah yang bisa dimanfaatkan. Berikut lima jenis buah dan sayuran yang dipercaya memegang peranan penting untuk mencegah terjadinya penuaan lebih cepat: Sayuran Kubis, Kembang kol, Brokoli, Lobak merupakan jenis sayuran yang menawarkan kemampuan untuk mencegah terjadinya penuaan. Enaknya, berbagai jenis sayuran ini juga dapat membantu melawan kanker dan sejumlah racun lainnya yang ada dalam tubuh. Bawang putih dan jahe Bawang putih…
Read More
Anak Bergizi Baik, Cermati 10 Tanda Berikut!

Anak Bergizi Baik, Cermati 10 Tanda Berikut!

Artikel
Anak Bergizi Baik, Cermati 10 Tanda Berikut! - Asupan gizi sangat penting untuk tumbuh kembang anak. Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI) dokter spesialis gizi klinik Yustina Ani Indriastuti mengatakan, anak yang sehat menandakan kebutuhan gizinya terpenuhi dengan baik. Setidaknya ada 10 tanda umum anak bergizi baik:  Tinggi badan dan berat badan sesuai umur Ani menjelaskan, anak yang bergizi baik tentu berat dan tinggi badannya selalu bertambah sesuai umur. “Anak yang gizinya baik, berarti kan makannya cukup. Pertambahan berat dan tinggi badannya sesuai umur,” ujar Ani di sela-sela acara peluncuran program Dokter Kecil Mahir Gizi 2016 versi online di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, beberapa waktu lalu. Untuk balita bisa dipantau melalui kurva pertumbuhan berat dan tinggi…
Read More
Orangtua Bisa Redam Cyber Bullying Anak

Orangtua Bisa Redam Cyber Bullying Anak

Artikel
Orangtua Bisa Redam Cyber Bullying Anak - Aktivitas remaja masa kini di media sosial seringkali membuat kita syok dan geleng-geleng kepala. Bukan karena kita merasa terpukau karena mereka berprestasi, melainkan karena sikap mereka yang menjurus ke arah kekerasan, lebih tepatnya cyber bullying atau perundungan. Salah satu penyebab utama remaja bertingkah laku seperti itu karena mereka belum punya kemampuan penuh untuk mengambil tindakan tepat dan dengan pertimbangan matang antara rasio dan emosi. Perihal mengapa lewat media sosial, itu hanyalah sebagai satu media terbaru. Lagi-lagi, ketidakmatangan rasio ikut memengaruhi bagaimana remaja memperlakukan teknologi. Tidak ada ciri-ciri yang pasti, tapi pelaku perundungan biasanya adalah seseorang yang sudah terbiasa dengan kekerasan, memiliki kesulitan mengendalikan amarah, manipulatif atau terbiasa mengontrol orang lain dan situasi, cepat menyalahkan orang lain,…
Read More