Masa Pensiun Harusnya Lebih Sehat

Artikel
Saat pensiun, hidup Anda mungkin lebih tenang. Tak lagi dikejar deadline dan aneka tugas di meja kerja. Namun kadang ada yang sedih saat memasuki pensiun. Padahal ada sisi positifnya lho, masa pensiun bisa jadi momentum untuk lebih sehat. Saat Anda masih bekerja, berangkat pagi-pagi buta dan pulang larut malam membuat Anda tak punya waktu olahraga cukup. Apalagi kalau di kantor lebih banyak menghabiskan waktu dengan duduk, alhasil bertahun-tahun Anda hidup dengan gaya hidup sedentari. Padahal kurang gerak bisa mengundang aneka penyakit. Penelitian baru menyebut, seseorang yang pensiun memiliki kecenderungan lebih aktif secara fisik karena mengurangi waktu duduknya. Umumnya para pensiunan ini juga lebih sedikit merokok dibanding saat masih bekerja, juga memiliki pola tidur yang lebih sehat. “Pensiun bisa menciptakan kesempatan untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih positif. Kesempatan untuk menyingkirkan…
Read More

Gejala Kanker Darah Yang Perlu Anda Waspadai

Artikel
Kanker darah merupakan penyakit serius yang sering membuat penderita kehilangan semangat hidup. Saat divonis menderita kanker darah, banyak yang mulai merasa enggan untuk meneruskan hidup dengan normal. Banyak yang pasrah dan tidak bisa menerima keadaan. Akan tetapi, tidak sedikit yang menganggap remeh gejala kanker darah dan membiarkannya hingga parah. Tidak segera melakukan penanganan agar tidak menjalar ke seluruh tubuh. Berikut beberapa gejala kanker darah yang perlu diwaspadai dan harus segera dilakukan penanganan serius. Terjadi perubahan warna bibir dan kuku. Memang, bibir sering kali menyesuaikan dengan kondisi kesehatan kita. Sangat sulit sekali untuk connect dan bahkan sering telat dalam memberikan respon. Perubahan pada status mental terutama pada sikap yang mudah terlihat seperti mudah bingung, berhalusinasi dan delusi. Beberapa diantaranya sangat sensitif dan mudah tersinggung. Adanya rasa sakit dan pada dada seperti…
Read More

Tips mudah Merawat Kesehatan Lansia

Artikel
Penyakit metabolik seperti hipertensi, diabetes melitus, osteoporosis dan stroke sering sekali dikeluhkan ulah oleh orangtua Anda yang ada di usia emas. Sebagai putra-putri, Anda harus mengetahui penyakit-penyakit metabolik yang ada serta bagaimana usaha untuk tetap menjaga kesehatan lansia tersebut. Orangtua dengan usia diatas 50 tahun sangat mudah terkena penyakit-penyakit, yang diantaranya: Diabetes melitus, Hipertensi, dan Osteoporosis. Maka dari itu, untuk pencegahan awal, Anda harus selalu mengingatkan orangtua untuk menghindari makanan yang keras, padat, dan terlalu asin, asam atau manis. Pola makan Selanjutnya Anda juga harus mengatur pola makan mereka. Mengurangi porsi makanan pada lansia perlu dilakukan, karena kebutuhan energi pada orangtua turun sangat drastis. Agar tidak mempengaruhi stamina dan kesehatan lansia, Anda bisa melakukan pengurangan porsi makan secara bertahap. Anda juga sebaiknya mulai menyediakan makanan agak lunak agar, mudah dicerna…
Read More

14 Masalah Kesehatan Utama Pada Lansia

Artikel
Penampilan penyakit pada lanjut usia (lansia) sering berbeda dengan pada dewasa muda, karena penyakit pada lansia merupakan gabungan dari kelainan-kelainan yang timbul akibat penyakit dan proses menua, yaitu proses menghilangnya secara perlahan-lahan kemampuan jaringan untuk memperbaiki diri atau mengganti diri serta mempertahankan struktur dan fungsi normalnya, sehingga tidak dapat berthan terhadap jejas (termasuk infeksi) dan memperbaiki kerusakan yang diderita. Demikian juga, masalah kesehatan yang sering terjadi pada lansia berbeda dari orang dewasa, yang menurut Kane dan Ouslander sering disebut dengan istilah 14 I, yaitu immobility (kurang bergerak), instability (berdiri dan berjalan tidak stabil atau mudah jatuh), incontinence (beser buang air kecil dan atau buang air besar), intellectual impairment (gangguan intelektual/dementia), infection (infeksi), impairment of vision and hearing, taste, smell, communication, convalescence, skin integrity (gangguan pancaindera, komunikasi, penyembuhan, dan kulit), impaction…
Read More

8 Kiat Jitu Jaga Kesehatan Bagi Lansia

Artikel
Lajut usia atau masa tua merupakan usia yang rentan terhadap masalah fisik. Ketika seseorang berusia lanjut, daya tahan tubuh mulai menurun dan organ-organ mulai tidak lagi bisa bekerja maksimal. Beberapa kiat berikut ini merupakan solusi untuk lansia agar tetap sehat dan bisa beraktivitas seperti biasa.  Tingkatkan kemampuan otak Kemampuan otak dalam berpikir dan mengingat akan berkurang seiring berjalannya waktu. Jika ingin memiliki otak yang prima, coba belajarlah sesuatu yang baru untuk Anda, mengerjakan teka-teki silang, atau membaca koran dan majalah.  Olahraga Olahraga sangat baik untuk menghindari nyeri sendi akibat rematik. Olahraga yang disarankan untuk orang lansia antara lain berjalan kaki, yoga, berenang, dan olahraga ringan yang dilakukan rutin.  Karbohidrat kompleks Usia senja membutuhkan karbohidrat kompleks, seperti nasi merah, roti gandung, gula diet, pasta, dan kacang-kacangan.  Konsumsi lemak sehat Lemak sehat…
Read More

5 Tips Bikin Rumah Jadi Lebih Nyaman di Sisa Usia

Artikel
Seiring berjalannya waktu, pertambahan umur akan terus terjadi dan perubahan kemampuan diri juga akan berkurang. Umur yang terus bertambah juga dapat mengakibatkan kemampuan penglihatan berkurang, fokus menurun, dan berbagai gejala lainnya. Terkadang, mereka juga akan ditinggal oleh anak-anak yang telah menikah dan menghabiskan masa tuanya berdua dengan pasangan atau bahkan seorang diri. Memiliki rumah yang nyaman untuk tempat tinggal para lansia tentunya dibutuhkan agar mereka dapat hidup dengan tenang dan mudah. Terkadang beberapa dekorasi seperti tangga, kamar mandi, dan beberapa ornamen lainnya dapat membuat para manula merasa sulit untuk beraktivitas. Tentunya Anda tidak ingin menghabiskan waktu di dalam rumah yang malah akan menyulitkan Anda bukan? Jika Anda memiliki keluarga, teman, atau kerabat yang sudah tua, atau bahkan ingin mendesain untuk rumah di masa tua Anda, berikut desain mudah untuk rumah…
Read More

Entaskan Insomnia Dengan Kebiasaan Tidur Sehat

Artikel
Insomia menjadi “penyakit” bagi banyak senior. Insomnia adalah gangguan tidur yang ditandai dengan kesulitan untuk dan/atau tetap tertidur. Ada dua jenis insomnia yaitu: insomnia primer dan insomnia sekunder. Insomnia primer: berarti bahwa seseorang mengalami masalah tidur, yang tidak terkait dengan kondisi atau masalah kesehatan lain. Sedang Insomnia sekunder adalah bahwa seseorang mengalami masalah tidur karena masalah lain, seperti: kondisi kesehatan, seperti: asma, depresi, arthritis, kanker, atau mulas, sakit, dan obat-obatan atau zat yang digunakan, seperti: alkohol. Salah satu cara mengentaskan masalah ini adalah dengan menerapkan kebiasaan tidur yang baik, yang juga disebut tidur yang hygiene. Ini dapat membantu Anda memperoleh tidur malam yang baik dan mengatasi insomnia. Berikut ini beberapa tipsnya: Tidur pada waktu yang sama setiap malam dan bangun tidur pada waktu yang sama juga setiap pagi. Cobalah untuk…
Read More

Aktif Main Komputer Minimalkan Pikun

Artikel
Jika pada remaja, kebanyakan menggunakan komputer tidak dibenarkan karena mengurangi aktivitas outdoor mereka. Tetapi bagi lansia, penggunaan komputer dapat meningkatkan kesehatan otaknya. Sebuah penelitian yang dilakukan Mayo Clinic mengungkapkan bahwa dengan rajin menggunakan komputer, maka kepikunan akan jauh dari diri Senior. Penelitian dilakukan terhadap 2.000 orang berusia di atas 70 tahun. Dari 1.077 orang yang sering menggunakan komputer, 193 orang di antaranya mengalami gangguan kognitif ringan, yang selama ini dikenal sebagai penanda risiko demensia atau kepikunan. Tetapi bila dibandingkan dengan 852 orang yang tidak pernah memakai komputer, jumlah partisipan yang mengalami gangguan kognitif jauh lebih besar, yaitu 263 orang. Itu artinya, mereka yang memakai komputer berpeluang lebih kecil mengalami gangguan kognitif ringan. Bahkan penurunan risikonya mencapai 42 persen. Mengapa kegiatan ini dianggap paling efektif? Sebab bila dibandingkan dengan aktivitas lain…
Read More

Rajin Berolahraga, Otak Tidak Cepat Menyusut

Artikel
Rutin berolahraga, yang dimulai sejak muda, bukan hanya membuat kita secara fisik bugar dan sehat, tetapi juga bagi organ otak. Berdasarkan penelitian, rutin berolahraga pada usia sekitar 40 atau 50 tahun dapat membantu mencegah penyusutan otak. Mereka yang jarang berolahraga kemungkinannya akan mengalami penyusutan otak. Penelitian tersebut melibatkan 1.583 orang yang telah terdata di Framingham Heart Study dengan usia rata-rata 40 tahun. Penelitian dilakukan pada pria maupun wanita yang tidak demensia dan tidak memiliki riwayat sakit jantung. Responden diminta rutin melakukan olahraga seperti treadmill, kemudian puluhan tahun berikutnya menjalani scan MRI pada otak. Penulis studi Dr Nicole Spartano dari Boston University School of Medicine di Amerika Serikat mengungkapkan, hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang kurang olahraga pada usia 30-40 tahun, pada 20 tahun kemudian akan mengalami penyusutan otak atau ukuran…
Read More

Percayalah, Cinta Membuat Tubuh Lebih Sehat

Artikel
Berbahagialah orang yang dalam hatinya terus dipenuhi dengan rasa cinta kasih. Pasalnya, cinta tak hanya menyehatkan mental tapi juga fisik Anda. Cinta yang dimaksud di sini, bukan hanya cinta asmara antara pria dan wanita, tapi cinta dalam segala bentuknya. Inilah manfaat sehat cinta untuk tubuh Anda. 1. Cinta menurunkan tekanan darah Cinta terbukti dapat menurunkan tekanan darah dan menurunkan level stres. Studi tahun 2007 mengungkapkan, bahwa pasangan yang bahagia memiliki tekanan darah yang lebih rendah, dibanding pasangan yang terus-menerus bertengkar atau mereka yang single. Demikian seperti dilansir oleh US Department of Health and Human Services. Ini tidak hanya berlaku untuk pasangan menikah. Persahabatan yang akrab juga memberikan efek yang sama, menurut sebuah penelitian yang dimuat dalam Journal of Psychology and Aging. Orang yang tidak punya banyak teman memiliki tekanan darah…
Read More