Demensia Muncul Perlahan, Ini Tahapannya

Demensia Muncul Perlahan, Ini Tahapannya

Artikel Umum
Demensia Muncul Perlahan, Ini Tahapannya Gejala Alzheimer yang muncul pada tiap orang berbeda satu dengan yang lain. Berikut tahapan-tahapan sebagai gambaran umum bagaimana kemampuan seseorang berubah pada tahap-tahap tertentu. Tidak semua ODD mengalami gejala atau perkembangan penyakit pada kecepatan yang sama. Tujuh tahap berikut didasarkan pada system yang disusun oleh Dr. Barry Reisberg, Direktur Klinis Pusat Penelitian Kelanjutusiaan dan Demensia Silberstein, Fakultas Kedokteran New York University. Tahap 1: Tidak Ada Gangguan (Berfungsi normal) Seseorang tidak mengalami masalah ingatan. Sebuah wawancara dengan ahli kedokteran menunjukkan adanya gejala demensia. Tahap 2: Penurunan Tidak Tampak (Mungkin sesuai dengan usia atau tanda awal Alzheimer) Seseorang merasakan perubahan kemampuan mengingat, seperti lupa kata atau lokasi benda yang biasa digunakan sehari-hari. Tidak ada gejala demensia yang tampak dalam pemeriksaan medis…
Read More
Merawat Luka Harus Tuntas

Merawat Luka Harus Tuntas

Artikel Umum
Merawat Luka Harus Tuntas Mengalami luka di salah satu bagian tubuh adalah sesuatu yang tidak mengenakan. Sudah barang tentu ini akan sangat mengganggu. Luka, sekecil apa pun haruslah dirawat agar bisa segera sembuh. Perawatan luka adalah tindakan merawat luka dengan upaya  untuk mencegah infeksi, membunuh atau menghambat pertumbuhan kuman/bakteri pada kulit dan jaringan tubuh lainnya. Hal-hal yang dapat membantu penyembuhan luka antara lain dengan cara makan makanan bergizi, mengikuti terapi dokter, minum obat secara teratur. Cuci tangan sebelum dan setelah merawat luka. Berhenti merokok atau minum alkohol serta hindari stres. Lakukanlah cara merawat luka dengan benar. Makanan yang bergizi yaitu, makanan sumber protein dan  vitamin C.  Makanan sumber protein terdiri hewani dan nabati. Makanan sumber protein hewani seperti ikan, ayam, ikan, telur, dan lain-lain.…
Read More
Hidup Normal Pasca Stroke, Ternyata Bisa!

Hidup Normal Pasca Stroke, Ternyata Bisa!

Artikel Umum
Hidup Normal Pasca Stroke, Ternyata Bisa! Stroke adalah penyakit yang menakutkan. Sebab, penyakit yasng menyerang otak ini termasuk penyebab kematian terbanyak di berbagai negara bersama penyakit jantung dan kanker. Stroke juga merupakan faktor utama penyebab kecacatan serius. Banyak orang, entah karena tidak mengetahui atau lalai dalam menghindari berbagai faktor risiko serangan, terpaksa harus menerima konsekuensi menderita penyakit stroke. Bagi kita yang mengalami stroke atau memiliki anggota keluarga yang menderita stroke pun kemudian akan bertanya-tanya, apakah penderita stroke bisa kembali normal? Menurut dr. J.B. Suharjo B. Cahyono, Sp.PD., dalam bukunya Gaya Hidup & Penyakit Modern (2008), pada stroke iskemik harapan untuk hidup lebih kurang sekitar 80 persen, sedang pada stroke hemoragik sekitar 50 persen. Stroke iskemik adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak…
Read More
Turunkan Risiko Demensia dengan Cara Ini

Turunkan Risiko Demensia dengan Cara Ini

Artikel Umum
Turunkan Risiko Demensia dengan Cara Ini Demensia merupakan salah satu penyakit yang mengancam kesehatan banyak orang terutama pada usia lanjut. Penyakit ini bisa mengancam kondisi otak seseorang terutama pada usia di atas 65 tahun. Walau penyakit ini banyak menyerang seseorang yang berusia lanjut, namun bisa saja hal ini dialami oleh mereka yang lebih muda. Pada saat ini, semakin banyak orang yang mengalami penyakit ini sebelum berusia 60 tahun. Demensia adalah gangguan daya ingat jangka pendek yang menyerang manusia. Secara umum, demensia akan menyerang mereka yang berusia tua karena sel otak yang telah usang kehilangan kemampuannya. Selain karena usia, demensia juga bisa disebabkan karena pola hidup yang tidak sehat seperti kebiasaan merokok, konsumsi minuman beralkohol, hingga stres. Gaya hidup menjadi faktor penting terhadap hal ini.…
Read More
Lakukan Hal Ini Guna Meminimalisir Terjadinya Osteoporosis

Lakukan Hal Ini Guna Meminimalisir Terjadinya Osteoporosis

Artikel Umum
Lakukan Hal Ini Guna Meminimalisir Terjadinya Osteoporosis Menurut data statistik 2020, terdapat 26,82 juta lanjut usia di Indonesia yang merupakan 9,92 dari total populasi. Tentunya kelompok lansia ini memiliki risiko berbagai macam penyakit tidak menular, salah satunya adalah osteoporosis. Ketua Umum Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI), dr. Bagus Putu Putra Suryana, SpPD-KR., mengatakan bahwa osteoporosis merupakan masalah global. Saat ini lebih dari 10 juta orang dari seluruh negeri diperkirakan menderita osteoporosis. “Lansia adalah salah satu kelompok risiko osteoporosis karena seiring bertambahnya usia, seseorang akan kehilangan kepadatan tulang. Jika kehilangan kepadatan tulang secara terus menerus, maka akan menyebabkan osteoporosis sehingga berisiko mengalami patah tulang,” kata dr. Bagus. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, sebanyak 50 persen kejadian patah tulang pada lansia disebabkan osteoporosis. Patah tulang pada…
Read More
Ternyata Ini Beberapa Penyebab Radang Usus

Ternyata Ini Beberapa Penyebab Radang Usus

Artikel Umum
Ternyata Ini Beberapa Penyebab Radang Usus Penyakit radang usus atau dikenal juga dengan inflammatory bowel disease (IBD) merupakan penyakit menahun yang disebabkan berbagai faktor seperti lingkungan, diet, obat-obatan, makanan, genetik, dan stres.  “Pasien IBD ini banyak mengalami hal berat yang memicu masalah psikis. Kualitas hidup menurun, jadi sulit bekerja, bahkan beberapa pasien yang sering tidak masuk kerja akibat IBD akhirnya dipecat,” kata dokter spesialis penyakit dalam dan konsultan gastroenterologi hepatologi RSCM-FKUI, Prof. Marcellus Simadibrata. Dikatakannya, untuk meningkatkan kualitas hidup pasien IBD maka diperlukan terapi yang komprehensif. “Mulai dari pengobatan non farmakologi (tanpa obat) yakni, dietnya harus hati-hati, jadi jangan sampai pasiennya malnutrisi dan jangan makan makanan yang memicu peradangannya jadi aktif.” Edukasi terkait IBD juga sangat penting diberikan pada para pasien dan keluarga karena…
Read More
Kenali Penyakit ‘Pembunuh’ Kaum Hawa Nomor Tiga

Kenali Penyakit ‘Pembunuh’ Kaum Hawa Nomor Tiga

Uncategorized
Kenali Penyakit ‘Pembunuh’ Kaum Hawa Nomor Tiga Data  menyebutkan, kanker ovarium telah menjadi salah satu penyebab kematian akibat kanker nomor 3 di dunia. Kanker ini kerap mengintai para perempuan di seluruh dunia. Di Indonesia, penyakit ini menjadi penyebab kematian ketiga akibat kanker pada perempuan. Mirisnya kanker ovarium ini cenderung tidak memiliki gejala, sehingga agak sulit untuk mendeteksinya saat masih berada di stadium awal. Menurut Spesialis Obsterti dan Ginekologi, dr. Pungky Mulawardhana, Sp,OG (K)., tanda-tanda atau gejala kanker ovarium memang jarang ditemukan pada stadium awal karena berkembang secara tersembunyi dan hampir tidak bergejala. Alhasil, penyakit ini lebih sering ditemukan pada stadium lebih lanjut. “Bila timbul gejala klinis umumnya merupakan akibat dari pertumbuhan perkembangan serta komplikasi yang sering timbul pada tingkat stadium lanjut. Saat keadaan sudah…
Read More
Cermati, Gejala Hipertensi Dari Kepala Hingga Ujung Kaki

Cermati, Gejala Hipertensi Dari Kepala Hingga Ujung Kaki

Uncategorized
Cermati, Gejala Hipertensi Dari Kepala Hingga Ujung Kaki Hipertensi atau tekanan darah tinggi ditandai dengan dengan gejala dari kepala hingga ujung kaki. Tekanan darah yang sangat tinggi dapat menyebabkan sakit kepala parah. Lalu, pindah ke mata, di mana  tekanan darah tinggi dapat menyebabkan masalah dengan penglihatan. Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan mimisan dan mungkin ada sensasi berdebar di telinga. Dilansir dari Express, sensasi berdebar ini bisa turun ke leher dan dada, dan area dada terasa nyeri. Detak jantung yang tidak teratur dapat terjadi, dan Anda merasa sulit untuk mengatur napas. Sementara kelelahan atau kebingungan bisa berkembang, juga darah ditemukan dalam urin Anda. Tanda-tanda krisis tekanan darah tinggi ini dapat terjadi ketika pembacaan tekanan darah di atas 180/120mmHg. Ada pun gejala lain yang terkait dengan…
Read More
Warga Perkotaan Rentan Kena Radang Usus

Warga Perkotaan Rentan Kena Radang Usus

Uncategorized
Warga Perkotaan Rentan Kena Radang Usus Penyakit pencernaan kerap dialami oleh masyarakat di perkotaan. Inflammatory bowel disease (IBD) atau penyakit radang usus adalah penyakit kombinasi dari faktor-faktor autoimun, makanan, lingkungan, dan ada faktor genetik. Menurut dokter spesialis penyakit dalam dan konsultan gastroenterologi hepatologi RSCM-FKUI, Prof. Marcellus Simadibrata, IBD di dunia barat kasusnya sudah banyak, sedang di Asia termasuk Indonesia kasusnya masih terbilang sedikit yakni 0,88/100.000 penduduk. “Namun, trennya semakin meningkat, terutama di kalangan masyarakat urban, sehingga kita perlu waspada,” ujar Marcellus. Peningkatan kasus IBD di daerah perkotaan disinyalir akibat pola makan tidak sehat seperti makanan cepat saji dan lain-lain. Marcellus menambahkan, pola hidup dan pola makan sangat berpengaruh pada timbulnya IBD. Di banyak negara, penderita penyakit pencernaan lebih banyak dialami warga perkotaan daripada pedesaan.…
Read More
Over Nutrition Bikin Lansia Sakit-sakitan

Over Nutrition Bikin Lansia Sakit-sakitan

Uncategorized
Over Nutrition Bikin Lansia Sakit-sakitan Seiring menuanya seseorang, berbagai masalah kesehatan pun bermunculan. Meski begitu, hidup sehat tetap bisa dijalankan. Ada banyak faktor yang mendukung proses menua serta sakit-sakitan pada kelompok lansia. “Banyak penyebabnya (menua dan sakit-sakitan) terutama faktor nutrisi. Kebanyakan di kita bukan malnutrisi, tapi justru kebanyakan lansia muda usia 60-an itu malah kebanyakan makan,” ujar dokter Lazuardhi. Dikatakannya, asupan makan tersebut bisa menjadi beban untuk tubuh dan menghasilkan radikal bebas yang merusak kode DNA di inti sel. Jika sel rusak maka banyak organ-organ yang akan terganggu. Penyebab radikal bebas bukan hanya asupan makanan yang tidak sehat tapi juga polusi, infeksi virus dan kuman. “Jadi nutrisi yang kurang itu jelek, nutrisi berlebih juga jelek,” kata Lazuardhi. Masalah geriatri atau menua dengan tidak sehat…
Read More