Takut Hadapi Covid-19, Ini Saran Dokter Kesehatan Jiwa

Takut Hadapi Covid-19, Ini Saran Dokter Kesehatan Jiwa

Artikel Umum, Artikel
Kondisi tidak menentu pada masa pandemi COVID-19 menyebabkan rasa takut, cemas, dan khawatir pada masyarakat. Hal ini juga menimbulkan stigma pada pasien maupun tenaga kesehatan. Menurut dr. Zulvia Oktanida Syarif, Sp.KJ, stigmasisasi pada orang yang terinfeksi virus atau covid-19 atau tenaga medis kerap terjadi karena ketidaktahuan atau sumber informasi yang tidak tepat. “Muncul anggapan negatif itu karena ketidaktahuan. Soal Covid-19, perlu mengetahui cara mengatasi stigma dengan tepat seperti mencari informasi yang akurat dan mengetahui segala sesuatu dengan benar, termasuk bagaimana penyebaran atau penanganannya,” kata Vivi. Dokter yang berpraktik di RSUD Tarakan ini juga menjelaskan, seseorang bisa mencari informasi yang benar dari laman berita yang jelas terkonfirmasi seperti WHO, CDC, Kemenkes atau Dinas Kesehatan terkait. Dengan informasi yang didapat, seseorang bisa menjadi proteksi dan tidak…
Read More
Waspadai, Kecemasan Pengaruhi Sistem Pencernaan

Waspadai, Kecemasan Pengaruhi Sistem Pencernaan

Artikel Umum, Artikel
Rasa cemas yang berlebihan di masa pandemi Covid-19 ini dapat mempengaruhi sistem pencernaan. Yang terjadi sering merasa mual atau sakit perut. Sensasi tidak mengenakan dari perut ini menunjukkan bahwa otak dan sistem pencernaan terhubung. Sistem komunikasi atau koneksi antara sistem pencernaan dengan otak disebut gut - brain axis. Kedua organ ini terhubung, baik secara fisik maupun biokimia dengan beberapa cara berbeda. Usus manusia mengandung 10 hingga 100 triliun mikrobiota, atau hampir 10 kali lebih besar dari jumlah total sel dalam tubuh manusia. Mikrobiota usus memainkan peran penting dalam komunikasi dua arah antara usus dan sistem saraf pusat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mikrobiota usus dapat memengaruhi fungsi otak melalui jalur neuroimun dan neuroendokrin serta sistem saraf. “Mikrobiota usus akan menghasilkan ratusan neurokimia yang digunakan otak…
Read More
Jaga Kesehatan Emosi Ditengah Serangan Penyakit

Jaga Kesehatan Emosi Ditengah Serangan Penyakit

Artikel Umum, Artikel
Pikiran yang sehat bisa jadi pemicu dari tubuh yang juga sehat dalam melawan sejumlah ancaman penyakit. Hal sebaliknya juga dapat terjadi pada tubuh. Ketika emosi sedang rapuh, maka tubuh juga bakal mudah sakit. Di tengah musim hujan yang terjadi serta serbuan virus corona saat ini, menjaga kesehatan tubuh semakin penting untuk dilakukan. Salah satu caranya adalah dengan menjaga pikiran dan emosi tetap dalam kondisi terbaik. Ketika diimbangi dengan gaya hidup yang sehat dan menjaga kebersihan, hal ini bisa membuatmu terlindung dari serbuah penyakit. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga kesehatan mental dan emosi ini. Menjaga kesehatan emosional dalam tubuhmu ini bisa kamu lakukan dengan sejumlah cara. Dilansir dari Medical Daily, berikut sejumlah cara yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kesehatan emosional. Dengarkan kondisi…
Read More
Ini Deret Problem Kesehatan Pada Pria 50-an

Ini Deret Problem Kesehatan Pada Pria 50-an

Artikel Umum, Artikel
Berbagai masalah kesehatan akan muncul seiring usia semakin meninggi. Menurunnya kondisi sejumlah fungsi tubuh serta dampak dari gaya buruk menyebabkan masalah kesehatan jadi tak terhindarkan. Demikian juga yang dialami ketika seorang pria sudah berada di atas usia 50-an. Dampak dari gaya hidup yang dimilikinya selama setengah abad bisa berdampak pada kesehatan dan kebugaran. Sejumlah masalah bakal lebih rentan dialami oleh pria pada masa paruh baya ini. Dilansir dari Positive Med, berikut ini sejumlah masalah kesehatan yang rentan dialami oleh pria di atas usia 50 tahun. Prostat Seiring dengan bertambahnya usia, pria harus lebih waspada dengan adanya pembesaran kelenjar prostat dan kanker prostat. Sebab, risiko pria terkena pembesaran kelenjar prostat dan kanker prostat akan meningkat hingga 40 persen di usia 50-an. Pembesaran kelenjar prostat akan…
Read More
Kendalikan Tekanan Darah Dengan Cara Alami Ini

Kendalikan Tekanan Darah Dengan Cara Alami Ini

Artikel Umum, Artikel
Penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan salah satu hal yang banyak dialami oleh manusia zaman sekarang. Faktor gaya hidup dan pola makan menjadikan pengidap masalah kesehatan ini terus meningkat seiring waktu. Ada banyak faktor yang mempengaruhi tekanan darah seperti usia, sejarah kesehatan keluarga, obesitas, aktivitas fisik, kebiasaan merokok, dan konsumsi alkohol. Jika faktor-faktor ini dan tekanan darah tak segera disadari, akan memicu banyak masalah kesehatan seperti gagal ginjal, penyakit jantung, dan stroke. Untuk mengatasi masalah tekanan darah tinggi atau hipertensi ini, tidak harus mengonsumsi obat sepanjang waktu. Menyesuaikan pola dan jenis makanan juga bisa membantu dalam mengatasi masalah hipertensi ini. Dilansir dari Medical Daily, berikut cara alami kendalikan tekanan darah tinggi.  Selalu periksa tensi Dengan sering memeriksa tensi atau tekanan darah, maka kamu…
Read More
Redakan Ambein Dengan 10 Cara Praktis Ini

Redakan Ambein Dengan 10 Cara Praktis Ini

Artikel Umum, Artikel
Ambeien merupakan sebuah masalah yang sangat mengganggu seseorang dalam aktivitas sehari-hari. Kondisi ini menyebabkan munculnya rasa tidak nyaman. Banyak orang dewasa mengalami ambein. Setidakanya tiga dari empat orang dewasa bakal mengalami masalah ini. Masalah yang terjadi ini berupa bengkaknya pembuluh darah baik di luar atau pun di dalam anus. Masalah yang dialami bisa berupa pendarahan, serta munculnya rasa gatal dan tak nyaman di anus. Munculnya penyakit ini sendiri biasanya dipicu oleh faktor gaya hidup. Kondisi kurang gerak dan olahraga serta makanan kurang serat bisa menyebabkan seseorang mengalami ambeien. Mengobati ambeien ini tidak harus selalu dengan melakukan operasi, namun juga sejumlah cara rumahan. Berikut sejumlah cara efektif dan bisa dilakukan di rumah untuk mengatasi dan mengobati ambeien. Konsumsi banyak serat Konsumsi banyak serat bisa membantu…
Read More
Otak Bisa Membesar Gegara Sering Cemas

Otak Bisa Membesar Gegara Sering Cemas

Artikel Umum, Artikel
Kondisi mental yang dimiliki oleh seseorang bisa sangat mempengaruhi berbagai hal dalam hidupnya, bahkan bisa mengakibatkan otak membesar. Penelitian sebelumnya telah mengetahui bahwa depresi bisa membuat otak menjadi menyusut. Penelitian terbaru menyebut bahwa kecemasan yang dialami seseorang bisa membuat otak menjadi lebih besar. Dilansir dari Medical Express, hasil temuan ini dipublikasikan pada Journal of Psychiatry and Neuroscience. Penelitian dilakukan pada lebih dari 10.000 orang untuk mengetahui efek dari depresi dan kecemasan pada volume otak. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa depresi bisa menimbukan dampak pada bagian otak bernama hippocampus. Bagian otak ini berhubungan dengan ingatan dan pembelajaran yang bisa menyusut karena depresi. Sebaliknya, penelitian terbaru menunjukkan bahwa ketika depresi dan kecemasan muncul bersamaan, bagian otak yang berhubungan dengan emosi, yaitu amygdala menjadi membesar. “Banyak penelitian yang…
Read More
Perhatikan Hal Penting Ini Guna Hindari Serangan Jantung

Perhatikan Hal Penting Ini Guna Hindari Serangan Jantung

Artikel Umum, Artikel
Serangan jantung bisa terjadi karena sejumlah faktor. Salah satunya karena beban aktivitas yang berat yang bisa berujung munculnya stres. “Beban kerja berat yang memicu terjadinya stres dan serangan jantung,” ujar Ignatius Yansen NG, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, konsultan kardiologi intervensi dan konsultan elektrofisiologi Eka Hospital Bekasi. Selain beban kerja, olahraga jenis kompetitif semisal tenis juga dapat menjadi pencetus masalah kesehatan yang bisa dialami orang berusia muda juga. Tanda-tandanya merasa keleyengan saat beraktivitas, lalu asam lambung naik. Bila demikian, menurut Yansen, termasuk serangan jantung Dia menuturkan, serangan jantung terkadang tidak harus ditandai gejala nyeri dada. “Orang awam suka bilang masuk angin, gejala seperti angin duduk, muntah-muntah, keleyangan, yang terjadi penyumbatan tiba-tiba pembuluh darah. Pembuluh darah yang kasih makan kesumbat akibatnya jantung tidak berfungsi…
Read More
Apa itu Penyakit Autoimun Sjorgen’s Syndrome?

Apa itu Penyakit Autoimun Sjorgen’s Syndrome?

Artikel Umum, Artikel
Sjorgen's Syndrome atau sindrom Sjogren merupakan salah satu penyakit autoimun nampaknya kurang familiar didengar. Meski begitu, terdapat berbagai gejala penyakit ini yang sering tak disadari karena mirip dengan yang biasa kita alami sehari-hari. Menurut dokter Alvina Widhani dari Divisi Alergi Imunologi Klinik Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Sindrom Sjogren merupakan penyakit autoimun yang bersifat kronik dan sistemik. “Jadi dia memang sifatnya terjadi bersifat jangka panjang,” kata Alvina. Ia menyebut selain kronik atau jangka panjang, sindrom yang dinamakan dari seorang dokter bernama Henrik Sjogren ini juga bersifat sistemik atau mampu mengenai berbagai organ. Menurutnya, Sjogren syndrome ini menyerang kelenjar air liur atau kelenjar air mata sehingga tidak bisa berfungsi dengan baik. Akibatnya berbagai keluhan seperti mata kering, kemudian mulut kering, itu dirasakan…
Read More
Cegah Migrain, Ikuti Cara Sederhana Ini

Cegah Migrain, Ikuti Cara Sederhana Ini

Artikel Umum, Artikel
Penyakit migrain adalah penyakit kambuhan. Setiap orang bisa mengalaminya di keseharian. Jelas kondisi demikian bisa mengganggu aktivitas. Terdapat berbagai hal yang bisa menjadi penyebab munculnya kembali migrain pada seseorang. Berbagai penyebab ini menjadikan juga banyak cara pencegahan tumbuhnya migrain ini. Sedikit perubahan yang bisa dilakukan bisa mencegah munculnya kembali migrain ini. Matikan lampu saat tidur Sebagian besar penderita migrain mengalami kondisi sensitif terhadap cahaya serta suara. Untuk meminimalisasi kemungkinan masalah ini kambuh, sebaiknya matikan lampu pada saat tidur. Tidur cukup Kurang tidur juga bisa menjadi penyebab munculnya migrain pada seseorang. Menyesuaikan pola tidur bisa membantu mencegah munculnya migrain yang mengganggu. Konsumsi minuman berkafein Pada obat sakit kepala, salah satu bahan utama di dalamnya kafein. Oleh karena itu, mengonsumsi kafein secara rutin namun tak berlebihan…
Read More