Ini 8 Fakta Diabetes Merusak Organ Tubuh Secara Diam-Diam

Ini 8 Fakta Diabetes Merusak Organ Tubuh Secara Diam-Diam

Artikel, Artikel Umum
Secara pelan namun pasti, diabetes bisa merusak kesehatan anggota tubuh lainnya. Hal ini lantaran semua anggota tubuh akan dialiri dengan kandungan gula yang berlebih. Lalu apa dampak diabetes pada anggota tubuh yang lain? Dilansir dari Boldsky, ini dia penjelasannya. Merusak pembuluh darah Gula darah tinggi diketahui bisa merusak elastisitas pembuluh darah yang kemudian menyebabkan penyempitan. Beberapa komplikasi yang terjadi karena penyempitan pembuluh darah adalah serangan jantung, stroke, hingga kerusakan organ. Merusak saraf Ketika sirkulasi darah memburuk selama bertahun-tahun, penderita diabetes juga bisa mengalami kerusakan saraf. Dampak yang paling umum terjadi adalah mati rasa di jari kaki, tangan, hingga kaki yang kemudian terkait dengan peningkatan cedera. Dapat menyebabkan gagal ginjal Menurut penelitian dari American Diabetes Association, 44% dari kegagalan ginjal terjadi akibat diabetes. Sebabnya pembuluh darah…
Read More
Cermati 10 Tanda Tubuh Alami Dehidrasi

Cermati 10 Tanda Tubuh Alami Dehidrasi

Artikel, Artikel Umum
Sebanyak 70 persen kandungan tubuh manusia terdiri dari air. Karenanya, orang bisa hidup tanpa makan dalam waktu yang cukup lama, tapi tidak demikian kalau tanpa air. Itu sebab tubuh penting untuk selalu terhidrasi dengan cukup air, minimal 2 liter sehari. Sayang, masih banyak orang yang tidak memperhatikan masalah ini. Sekalinya minum, justru memilih minuman manis. Hal ini membuat tubuh bisa mengalami dehidrasi. Dilansir Boldsky, ada 10 tanda tubuh mengalami dehidrasi. Haus Kurang air membuat tubuh cepat letih dan merasa haus. Saat haus dan kurang asupan air, segera atasi dengan dorongan untuk mengemil sesuatu sehingga tubuh dapat mengambil air dari makanan. Mulut kering Jika bagian dalam mulut kering, ini menjadi satu tanda Anda sudah dehidrasi berat. Mengantuk Dehidrasi menimbulkan kelelahan ekstrem dan dorongan untuk tidur.…
Read More
Astaga, Kanker Usus Jadi Penyebab Kematian Kedua Terbesar Kaum Pria

Astaga, Kanker Usus Jadi Penyebab Kematian Kedua Terbesar Kaum Pria

Artikel, Artikel Umum
Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 menyebutkan, kanker kolorektal atau kanker usus besar merupakan penyebab kematian kedua terbesar untuk pria dan penyebab kematian ketiga terbesar untuk perempuan. Kanker kolorektal merupakan jenis kanker yang tumbuh pada usus besar (kolon) atau rektrum. Umumnya, kanker ini bermula dari polip yang tumbuh di sepanjang dinding permukaan dalam usus besar serta rektum. Menurut Prof. Dr. Aru W. Sudoyo, SpPD- KHOM, FACP, FINASIM., Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Jakarta, Selasa (3/4), “Untuk laki-laki, pertama itu kanker paru, kedua kanker kolorektal dan prostat. Tapi kalau wanita yang pertama masih kanker payudara, kanker serviks dan kanker kolorektal.” Sementara, data GLOBOCAN 2012 menunjukkan insiden kanker koloraktal di Indonesia 12,8 per 100.000 penduduk usia dewasa dengan tingkat kematian 9,5% dari seluruh kanker. Bahkan,…
Read More
Ini 6 Tipe Sakit Kepala dan Penyebabnya

Ini 6 Tipe Sakit Kepala dan Penyebabnya

Artikel, Artikel Umum
Banyak orang mengalami sakit kepala dalam intensitas yang tergolong sering dan cukup serius. Lantas, tak sedikit pula dari mereka yang mengabaikan, dan tidak tahu penyebab sakit kepala tersebut. Padahal, ada banyak tipe sakit kepala dan penyebabnya. Tipe sakit kepala yang kita alami ternyata bisa memiliki arti yang berbeda bagi kondisi kesehatan. Dokter Luke Powles, Kepala Dokter di Klinik Kesehatan Bupa, di London Inggris, mencoba menjelaskannya, seperti dikutip dari laman Cosmopolitan.co.uk, bahwa ada 6 tipe sakit kepala seperti dijelaskan berikut: Sakit kepala tegang (tension headache) Tension headache adalah tipe sakit kepala yang paling sering dialami. Mereka yang mengalaminya merasakan sakit kepala konstan di kedua bagian kepala, belakang mata atau terkadang leher. “Banyak pula yang merasa kepalanya seperti diikat,” kata Powles. Tipe sakit kepala ini…
Read More
Yuk, Kenali Gangguan Tidur “Baru”, Namanya Orthosomnia

Yuk, Kenali Gangguan Tidur “Baru”, Namanya Orthosomnia

Artikel, Artikel Umum
Selama ini kita mengenal gangguan tidur yang bernama insomnia. Dari studi yang dipublikasikan di Journal of Clinical Sleep Medicine, ditemukan ada sebuah gangguan tidur baru yang disebut orthosomnia. Gangguan tidur ini terjadi pada orang-orang yang terlalu terbobsesi dengan hasil pelacak tidur dan kebugaran. Mereka terlalu terobsesi mendapatkan tidur sempurna, sehingga berdampak buruk pada diri mereka sendiri. “Penggunaan alat pelacak tidur meningkat dengan cepat dan mendorong orang memiliki kesempatan melacak pola tidur mereka,” ungkap salah satu peneliti yang dikutip oleh The Independent. Peningkatan ini terjadi karena orang-orang yang mengalami insmonia mencari cara untuk pengobatan. Mereka mengandalkan data dari pelacak tidur dan mengejar ‘hasil positif’. Sayangnya, keberadaan alat pelacak tersebut justru berdampak sebaliknya untuk orang-orang yang tidak memiliki gangguan tidur. Mereka meyakini bahwa mereka menderita…
Read More
Benarkah Merawat Cucu Memperpanjang Umur Lansia?

Benarkah Merawat Cucu Memperpanjang Umur Lansia?

Artikel, Artikel Umum
Faktanya, orang lanjut usia yang menghabiskan banyak waktu bermain dan mengasuh  cucunya ternyata memiliki tingkat kesehatan yang tinggi dan berumur panjang. Penyebabnya bisa karena para kakek nenek itu jadi lebih banyak melakukan aktivitas fisik, secara psikologis lebih bahagia karena dekat dengan cucunya, atau pun secara mental lebih tertantang. Demikian kesimpulan dari penelitian yang dilakukan oleh psikolog Ralph Hertwig dari Max Planck Institute yang berbasis di Berlin, Jerman. Penelitian itu dilakukan dengan mengevaluasi data dari studi tentang penuaan di Berlin, yang mewawancarai dengan lebih dari 500 orang berusia di atas 70 tahun. Wawancara dengan peserta riset dilakukan pada tahun 1990 dan 1993. Bahkan, para peserta tersebut diteliti hingga tahun 2009. Peneliti menemukan bahwa setengah dari kakek-nenek yang merawat cucu-cucu mereka masih mampu bertahan hidup…
Read More
Simak 8 Keadaan yang Kerap Batasi Konsumsi Sayuran

Simak 8 Keadaan yang Kerap Batasi Konsumsi Sayuran

Artikel, Artikel Umum
Tidak semua jenis sayuran memberi dampak kesehatan bagi tubuh. Yang terjadi justru sebaliknya. Berikut ini delapan kondisi kesehatan yang membuat seseorang tak boleh mengonsumsi beberapa jenis sayuran, seperti yang dilansir di laman Reader's Diggest. Penderita maag Bagi mereka yang menderita gangguan pencernaan ini, cobalah untuk berhenti mengonsumsi tomat selama 2-3 minggu untuk melihat apakah semuanya terasa lebih baik. Ini lantaran substansi yang tidak teridentifikasi dalam tomat dan produk berbasis tomat dapat menyebabkan meningkatkan asam lambung. Mengonsumsi obat pengencer darah Jika Anda mengonsumsi obat pengencer darah seperti warfarin (Coumadin), penting untuk mempertahankan kestabilan kadar vitamin K dalam darah. Sebab, peningkatan kadar vitamin K yang mendadak dapat mengurangi efek obat. Ini berarti, kita harus konsisten memperhatikan asupan sayuran, karena dari sinilah sebagian besar vitamin K…
Read More
Hindari Penyakit Jantung Dengan Banyak Minum Air Putih

Hindari Penyakit Jantung Dengan Banyak Minum Air Putih

Artikel, Artikel Umum
Pola makan sehat, menurut banyak pakar menjadi kunci untuk mencegah penyakit jantung. Ini tidaklah salah! Akan tetapi, ada satu hal lain yang bisa dilakukan, tapi kerap diabaikan yaitu banyak minum air putih. Kebiasaan sederhana ini tanpa disadari bisa membantu menjaga kesehatan jantung. Semakin jarang kita minum, semakin sedikit cadangan cairan dalam tubuh yang dapat membantu melarutkan kandungan garam pada darah. Artinya, darah akan mengandung banyak garam. Tingginya kandungan garam ini membuat darah menjadi semakin kental. Efeknya, volume darah secara keseluruhan akan berkurang. Karena volume darah menurun, ketika jantung memompa darah segar selanjutnya, jumlah yang disalurkan pun tidak sebanyak normalnya. Jantung kemudian akan bekerja lebih keras lagi untuk menutupi kekurangan tersebut. Itu sebabnya dehidrasi seringkali ditandai dengan jantung yang berdebar kencang. Dalam jangka panjang,…
Read More
Kenali 5 Bahasa Kasih

Kenali 5 Bahasa Kasih

Artikel, Artikel Umum
Mengungkapkan perasaan cinta tak selalu harus secara verbal. Bahkan, ada yang mengatakan cinta tak butuh kata-kata, yang penting dibuktikan melalui perbuatan. Bahasa kasih untuk orang tersayang ternyata bermacam-macam. Dengan memahaminya, kita bisa memperkuat hubungan dengan mereka yang kita sayangi. Tak hanya terhadap pasangan, namun juga teman dan keluarga. Psikolog klinis sekaligus pakar hubungan, Denrich Suryadi, M.Psi mengatakan, ada lima bahasa kasih menurut teori Dr Gary Chapman yang juga dituangkan dalam bukunya, “The Five Love Language”. Lima bahasa tersebut, yaitu waktu berkualitas (quality time), pujian (wordsof affirmation), pelayanan (acts of service), hadiah (gifts), dan sentuhan (physical touch). Setiap orang memiliki keinginan yang berbeda terkait ungkapan cinta pasangannya. Misalnya, ada orang yang merasa dicintai pasangannya ketika mereka berdua banyak menghabiskan waktu bersama. Tak sedikit pula yang…
Read More
Kenali Kepribadian Dari Cara Memandang Uang

Kenali Kepribadian Dari Cara Memandang Uang

Artikel, Artikel Umum
Cara kita melihat uang bisa memberikan dampak besar terhadap berapa banyak, atau berapa sedikit uang yang kita miliki di bank. Psikolog keuangan Dr Brad Klontz yakin pemikiran kita soal uang memiliki peran penting dalam keadaan keuangan kita. “Jika kita merasa tidak enak soal uang, jangan biarkan ini berlarut-larut ada dalam pikiran. Masalah keuangan akan baik-baik saja, jika kita memahami bagaimana kita memikirkannya.” Terkait hal ini, Dr Klont menempatkan orang dalam empat kelompok yang berbeda. Termasuk yang manakah kita? : Penghindar uang Jika kita merasa pas dengan kalimat-kalimat berikut: Saya tidak layak mendapat uang banyak saat orang lain memiliki uang lebih sedikit Orang kaya adalah orang yang tamak Tidaklah benar memiliki uang lebih dari yang dibutuhkan Orang menjadi kaya dengan memanfaatkan orang lain Artinya kita masuk…
Read More