Grafik Jumlah Penderita Kanker Paru di Indonesia Meningkat Tajam
Angka kunjungan pasien kanker paru pada pusat rujukan respirasi nasional meningkat hampir 10 kali lipat dibanding 15 tahun lalu. Hal ini berdasarkan Data Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI). Kanker paru lebih banyak dialami kaum pria daripada wanita. Seorang penderita kanker paru harus menghadapi beban psikososial dan ekonomi yang berdampak pada keluarga, bahkan ekonomi negara. Hingga kini pemerintah masih terus mengupayakan menekan prevalensi kanker paru melalui optimalisasi fasilitas kesehatan dan pengobatan. Namun, inovasi perlu terus dikembangkan demi pencapaian kualitas hidup yang baik bagi para pasien kanker. Menurut Dr. dr. Agus Dwi Susanto, SpP (K)., FAPSR., FISR., Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), lebih dari 80 persen pasien kanker paru datang setelah stadium lanjut atau stadium IV. “Dibutuhkan edukasi berkelanjutan kepada masyarakat luas terkait deteksi…









