Simak 5 Jenis Gangguan Pendengaran

Simak 5 Jenis Gangguan Pendengaran

Artikel Umum, Artikel
[caption id="attachment_6442" align="alignleft" width="300"] Foto: pakdok.com[/caption] Telinga menjadi salah satu panca indera yang tidak kalah pentingnya dengan indera yang lain. Dengan bantuan telinga, tentu kita dapat mendengar berbagai macam bunyi yang indah. Ketika indera ini terganggu, tentunya tidak mampu mendengar bunyi dengan baik pada salah satu atau kedua telinga. Tentunya, ini akan membuat sulit untuk beraktivitas dengan normal.  Masalah pendengaran yang terjadi pada seseorang bisa menyebabkan gangguan pada berbagai hal termasuk dalam komunikasi sehari-hari. Lebih jauh, hal ini bisa menyebabkan maslaah lebih banyak dari yang kita sadari. Tentunya masalah kesehatan yang muncul pada telinga tidak boleh disepelekan, sebab akan mengakibatkan tidak berfungsinya telinga sehingga membuat kita menjadi tuli. Untuk mengetahui lebih jauh masalah pendengeran, Pusat Alat Bantu Dengar (PABD) Melawai pun memberikan dengan rinci jenis gangguan pendengaran yang perlu diketahui:…
Read More
Grafik Jumlah Penderita Kanker Paru di Indonesia Meningkat Tajam

Grafik Jumlah Penderita Kanker Paru di Indonesia Meningkat Tajam

Artikel Umum, Artikel
[caption id="attachment_6439" align="alignleft" width="300"] Foto: tirto.id[/caption] Angka kunjungan pasien kanker paru pada pusat rujukan respirasi nasional meningkat hampir 10 kali lipat dibanding 15 tahun lalu. Hal ini berdasarkan Data Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI). Kanker paru lebih banyak dialami kaum pria daripada wanita. Seorang penderita kanker paru harus menghadapi beban psikososial dan ekonomi yang berdampak pada keluarga, bahkan ekonomi negara. Hingga kini pemerintah masih terus mengupayakan menekan prevalensi kanker paru melalui optimalisasi fasilitas kesehatan dan pengobatan. Namun, inovasi perlu terus dikembangkan demi pencapaian kualitas hidup yang baik bagi para pasien kanker. Menurut Dr. dr. Agus Dwi Susanto, SpP (K)., FAPSR., FISR., Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), lebih dari 80 persen pasien kanker paru datang setelah stadium lanjut atau stadium IV. “Dibutuhkan edukasi berkelanjutan kepada masyarakat luas terkait deteksi…
Read More
Gaya Hidup Bisa Picu Terjadinya Saraf Kejepit

Gaya Hidup Bisa Picu Terjadinya Saraf Kejepit

Artikel Umum, Artikel
[caption id="attachment_6436" align="alignleft" width="300"] Foto: klinikyeritulangbelakang.com[/caption] Problem kesehatan masa kini yang tidak hanya dialami seseorang yang berusia tua, namun juga pada usia muda adalah nyeri punggung bagian bawah. Banyak faktor penyebabnya, di antaranya ketegangan otot, osteoporosis, tumor, infeksi dan Herniasi Nukleus Pulposus (HNP) atau saraf terjepit. Masalah saraf kejepit, menurut dokter spesialis ortopedi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Ahmad Ramdan, biasanya diawali dengan keluhan nyeri pinggang. Jumlah penderita HNP semakin meningkat seiring dengan adanya pergeseran pola penyakit. “Jika dulu sebagian besar penyakit yang dialami oleh masyarakat Indonesia adalah penyakit infeksi, sekarang sudah bergeser ke penyakit degeneratif. Dulu HNP banyak diderita oleh orangtua, namun saat ini banyak anak muda (usia produktif) yang sudah terdiagnosis HNP. Hal ini disebabkan oleh gaya hidup dan pola kerja tidak baik," kata Ahmad. Pada usia lanjut…
Read More
Vitamin D3 Berguna Untuk Pertumbuhan Bayi

Vitamin D3 Berguna Untuk Pertumbuhan Bayi

Artikel Umum, Artikel
[caption id="attachment_6427" align="alignleft" width="300"] Foto: parenting.orami.co.id[/caption] Vitamin D merupakan salah satu vitamin yang sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang bayi. Manfaat utamanya adalah untuk tulang dan gigi. Vitamin ini terbagi menjadi dua, yaitu vitamin D2 dan vitamin D3. Simak perbedaan keduanya. Dari sisi manfaat, vitamin D3 lebih efektif dalam meningkatkan kalsifediol (vitamin D dalam darah) karena terbentuk dengan lebih alami di dalam tubuh dibandingkan vitamin D2. Sumber makanan vitamin D2, umumnya banyak terkandung pada tanaman, seperti jamur yang terpapar sinar UV. Sedangkan untuk vitamin D3 terkandung pada makanan yang berasal dari hewan, seperti kuning telur, minyak ikan, ikan berlemak, mentega, dan suplemen. Sinar matahari pagi yang diserap tubuh saat berjemur pun akan berbentuk vitamin D3. Dikarenakan vitamin D merupakan jenis vitamin yang larut dalam lemak, sehingga hasil penyerapan kedua jenis vitamin…
Read More
Jangan Sampai Kekurangan Vitamin D

Jangan Sampai Kekurangan Vitamin D

Artikel Umum, Artikel
[caption id="attachment_6424" align="alignleft" width="300"] Foto: health.harvard.edu[/caption] Vitamin D merupakan suatu vitamin larut lemak yang sangat penting untuk tubuh manusia. Bentuk vitamin D yang paling banyak di dalam tubuh yaitu vitamin D3 (kolekalsiferol) dan vitamin D2 (ergokalsiferol). Vitamin D3 dapat dihasilkan pada lapisan kulit tubuh sebagai respon terhadap paparan sinar matahari, dan juga dapat diperoleh dari asupan makanan seperti oily fish terutama ikan salmon, sarden dan mackerel. Sementara vitamin D2 dapat diperoleh dari sayuran, ragi dan jamur. Fungsi vitamin D sendiri adalah menjaga konsentrasi normal kalsium dan fosfat dalam darah, sehingga selalu dikaitkan dengan kesehatan tulang. Akan tetapi sekarang ini manfaat vitamin D semakin meluas, yakni memberikan pengaruh terhadap fungsi berbagai sistem dalam tubuh seperti sistem pertahanan tubuh, kardiovaskular dan sistem endokrin. Maka ketika terjadi kekurangan vitamin D akan meningkatkan risiko…
Read More
Mengetahui Beda Vitamin K1 dan K2

Mengetahui Beda Vitamin K1 dan K2

Artikel Umum, Artikel
[caption id="attachment_6419" align="alignleft" width="300"] Mengetahui Beda Vitamin K1 dan K2[/caption] Vitamin K terkenal karena perannya dalam pembekuan darah. Tapi banyak orang tidak tahu bahwa namanya sebenarnya mengacu pada sekelompok vitamin yang memberikan manfaat kesehatan jauh di luar membantu pembekuan darah. Ternyata ada perbedaan antara dua bentuk utama vitamin K yang ditemukan dalam diet manusia, yaitu vitamin K1 dan vitamin K2. Vitamin K adalah kelompok vitamin yang larut dalam lemak yang memiliki struktur kimia yang sama. Vitamin K secara tidak sengaja ditemukan pada tahun 1920 dan 1930 setelah diet terbatas pada hewan menyebabkan perdarahan yang berlebihan. Meskipun ada beberapa jenis vitamin K, dua yang paling sering ditemukan dalam diet manusia adalah vitamin K1 dan vitamin K2. Vitamin K1, juga disebut phylloquinone, banyak ditemukan dalam makanan nabati seperti sayuran hijau. Itu adalah…
Read More
Pascamenopause, Penderita Kanker Payudara Berisiko Kardiovaskular

Pascamenopause, Penderita Kanker Payudara Berisiko Kardiovaskular

Artikel Umum, Artikel
[caption id="attachment_6393" align="alignleft" width="300"] Foto: today.line.me[/caption] Peneliti menemukan bahwa wanita pascamenopause dengan kanker payudara memiliki risiko lebih besar terkena penyakit kardiovaskular. JoAnn Pinkerton, Profesor di University of Virginia mengatakan, penyakit jantung muncul lebih umum pada wanita yang dirawat karena kanker payudara karena toksisitas kemoterapi, terapi radiasi dan penggunaan aromatase inhibitor yang menurunkan estrogen. Dilansir Times Now News, efek kardiovaskular dapat terjadi lebih dari lima tahun setelah paparan radiasi, dengan risiko bertahan hingga 30 tahun. “Modifikasi gaya hidup sehat jantung akan mengurangi risiko kanker payudara berulang dan risiko penyakit jantung,” kata Pinkerton. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan dan mengevaluasi faktor-faktor risiko penyakit kardiovaskular pada wanita pascamenopause yang selamat dari kanker payudara dan wanita tanpa kanker payudara. Untuk temuan ini, lebih dari 90 orang yang selamat dari kanker payudara pascamenopause dibandingkan…
Read More
Anak Anda Berbakat? Simak 11 Ciri Berikut

Anak Anda Berbakat? Simak 11 Ciri Berikut

Artikel Anak, Artikel
[caption id="attachment_6387" align="alignleft" width="300"] Foto: liputin6.com[/caption] Anak yang cerdas dan berprestasi tentu sangat membanggakan. Setiap orangtua pun menginginkan agar buah hatinya tumbuh menjadi anak yang cerdas, pintar, dan berbakat. Untuk itu diperlukan kejelian dari para orangtua untuk mengamati anaknya, apakah ia tergolong ke dalam anak yang istimewa atau tidak. Ibu hanya perlu mengetahui ciri anak cerdas yang bisa dilihat dari tingkah laku dan sifat si kecil. Berikut cirri-cirinya: Mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi Anak-anak cenderung ingin tahu terhadap berbagai macam hal. Ia pun akan sering bertanya seperti, “Ibu, itu apa?”, “Kenapa bisa seperti itu?”, dan semacamnya. Namun jika pertanyaan yang ia lontarkan lebih dari itu dan lebih mendetail, itu menandakan rasa ingin tahunya cukup tinggi dan menjadi ciri bahwa ia termasuk anak yang cerdas. Saat ia sudah tumbuh lebih…
Read More
Waspadai, Wanita Lebih Rentan Terserang Migrain

Waspadai, Wanita Lebih Rentan Terserang Migrain

Artikel Umum, Artikel
[caption id="attachment_6390" align="alignleft" width="300"] Foto: beautynesia.id[/caption] Dibandingkan pria, wanita lebih berisiko 3—4 kali lebih tinggi terserang migrain. Wanita juga mengalami serangan yang lebih sering dan durasi yang lebih lama daripada pria. Migrain merupakan kondisi gangguan sakit kepala primer dan juga salah satu penyebab paling umum dari sakit kepala. Puncak yang mencolok dalam kejadian pada wanita dicatat setelah tahun-tahun pra-pubertas dan terus meningkat selama tahun-tahun reproduksi hingga menopause setelah itu cenderung menurun. Faktanya, data menunjukkan bahwa hormonlah yang berperan dalam memengaruhi wanita dengan frekuensi migrain yang lebih besar. Dilansir dari Times Nows News, dikatakan bahwa sekitar 1 dari 5 wanita menderita migrain pada suatu waktu selama kelompok usia reproduksi (yaitu menarche hingga menopause tahun) dan lebih sering terjadi jika ada anggota keluarga yang juga menderita migrain. Wanita memiliki beberapa fase sepanjang…
Read More
Ternyata, 80 Persen Anak Indonesia Kekurangan Omega 3

Ternyata, 80 Persen Anak Indonesia Kekurangan Omega 3

Artikel Anak, Artikel
[caption id="attachment_6384" align="alignleft" width="300"] Foto: today.line.me[/caption] Masalah nutrisi dan kesehatan merupakan salah satu pekerjaan rumah yang belum tuntas bagi anak Indonesia. Berdasarkan penelitian yang diterbitkan British Journal of Nutrition pada 2016 melaporkan bahwa 8 dari 10 anak Indonesia kekurangan asupan asam lemak esensial seperti omega-3 (EPA dan DHA). Padahal kehadiran lemak dan omega-3 berperan penting bagi tubuh. Dua elemen ini berfungsi sebagai komponen di dalam otak yang menunjang jaringan saraf dan mata, dan membantu proses pembekuan darah. Hal ini disampaikan dokter spesialis gizi klinis Nurul Ratna Mutu Manikam. Apabila anak mengalami defisiensi omega-3 maka akan terjadi abnormalitas fungsi mata, saraf, dan otak serta menyebabkan proses pertumbuhan melambat. “Jadi tumbuh tingginya lambat, kognitifnya juga tidak terlalu berkembang,” kata Nurul. Berdasarkan angka kecukupan gizi Indonesia pada 2014, untuk angka usia 4 hingga…
Read More