Lebih Jauh Tentang Saraf Kejepit

Lebih Jauh Tentang Saraf Kejepit

Artikel Umum, Artikel
[caption id="attachment_5676" align="alignleft" width="275"] Foto: hellosehat.com[/caption] Penyakit saraf kejepit atau dikenal dengan kecetit merupakan salah satu hal yang banyak dialami orang sehari-hari. Masalah yang dialami ini dapat membuat kita jadi kesulitan untuk beraktivitas sehari-hari karena rasa sakit dan nyeri yang muncul ini. “Saraf kecetit atau hernia nucleus pulposus (HNP) adalah terjepitnya saraf saat melewati kanalis spinalis oleh penonjolan nukleus pulposus (bantalan tulang belakang/diskus),” jelas dr. Siti Nurlaela, SpS dari RS Hermina TangkubanPrahu, Malang. Rasa sakit yang muncul karena kecetit ini sungguh sangat menyiksa kegiatan sehari-hari. Nurlaela menjelaskan bahwa terjadinya penyakit ini juga dapat menyebabkan gangguan terhadap fungsi sensorik. “HNP ini memberikan gejala nyeri yang menjalar dari pinggang sampai kaki sesuai perjalanan saraf tersebut, dapat pula disertai gangguan fungsi sensorik (tebal, kesemutan) bahkan kelemahan otot,” urainya. Lalu mengapa sering kali nyeri…
Read More
Nilai Sekolah Anak Bagus, Perlukah Dihadiahi Uang

Nilai Sekolah Anak Bagus, Perlukah Dihadiahi Uang

Artikel Anak, Artikel
[caption id="attachment_5666" align="alignleft" width="300"] Foto: www.grid.id[/caption] Sebagian orangtua memberikan hadiah berupa uang tunai kepada anak saat nilai sekolahnya bagus. Namun, benarkah pilihan tersebut sudah menjadi hal yang tepat? Atau justru akan membuat anak tumbuh menjadi materialistis? Menurut studi yang dilakukan bersama oleh laman Voucher Codes dan pusat jajak pendapat Opinium, hampir 71 persen orangtua di Inggris memberikan penghargaan apabila anak berprestasi di sekolah. Sekitar 39 persen memberi insentif berupa uang tunai. Rata-rata besaran uang yang diberikan kepada anak yang mendapatkan nilai A adalah sejumlah 25,5 poundsterling (Rp 477 ribuan). Disusul 21,3 poundsterling (Rp 399 ribuan) untuk nilai B dan 17,4 poundsterling (Rp 326 ribuan) untuk nilai C. Bahkan, ada orangtua yang sangat loyal dan memberikan 1.000 poundsterling (Rp 18 jutaan) untuk nilai A. Responden perempuan yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan dulu orangtuanya…
Read More
Waspadai Ada Kanker Lain yang Bikin Kejantanan Diamputasi

Waspadai Ada Kanker Lain yang Bikin Kejantanan Diamputasi

Artikel Umum, Artikel
[caption id="attachment_5655" align="alignleft" width="293"] Foto: hellosehat.com[/caption] Tidak hanya kanker prostat yang mengancam kaum pria. Terdapat satu lagi jenis kanker ganas yang dapat menyerang pria. Kanker penis ini menyerang organ vital pria dan ternyata lebih ganas serta dapat lebih cepat berujung pada kematian. Penyakit ini rupanya berkaitan erat dengan infeksi Human Papiloma Virus (HPV) layaknya kanker serviks pada wanita. Gejala awalnya yaitu muncul ruam di area alat vital pria. Berbeda dengan kanker prostat, kanker penis harus langsung diobati karena lebih agresif. Deteksi dini merupakan satu-satunya harapan agar dapat mempertahankan genital pria. Lebih buruknya lagi, kanker penis dapat menyerang kelenjar getah bening. “Kelenjar getah bening merupakan titik pengedaran sel kanker. Dia bagaikan kereta api, kalau  kanker masuk, sel akan cepat menyebar,” kata Poh Beow Kiong, pakar Urologi Parkway Hospitals Singapore. Gejala yang…
Read More
Kini Batita Juga Boleh Mencoba Yoga

Kini Batita Juga Boleh Mencoba Yoga

Artikel Anak, Artikel
[caption id="attachment_5634" align="alignleft" width="300"] Foto: parentingclub.co.id[/caption] Ternyata yoga tidak hanya untuk orang dewasa atau orang yang sedang sakit saja. Kini, yoga sudah boleh diperkenalkan kepada anak sejak berusia tiga tahun. Hal ini dikatakan ahli kebugaran dan kesehatan sekaligus instruktur yoga di FIT360, Amogh Shinde, “Yoga secara alami bisa dilakukan bayi dan balita. Jika Anda mengamati bayi dengan seksama, beberapa postur dan posisi tubuh mereka meniru gerakan yoga. Saat bayi tumbuh, perhatian mereka dialihkan ke berbagai hal berupa pembelajaran”. Menurutnya, waktu tepat memulai yoga bisa tiga tahun ke atas. “Memperkenalkan yoga pada anak sejak usia dini membantu mereka kelak berlatih yoga, sehingga bermanfaat kala mereka menangani masalah fisiologis dan kesehatan fisik," kata Shinde, dilansir dari Mid Day. Saat Anda memperkenalkan yoga pada anak, mulai perlahan dan konsisten. Langkah pertama adalah memilih asana…
Read More
Mengenali Jenis Kanker Prostat dan Cara Mengatasinya

Mengenali Jenis Kanker Prostat dan Cara Mengatasinya

Artikel Umum, Artikel
[caption id="attachment_5637" align="alignleft" width="275"] Foto: hellosehat.com[/caption] Kanker prostat telah menjadi momok yang mengerikan bagi kaum pria. Sejatinya, manusia memiliki sel potensi kanker. Apabila bermutasi, sel tersebut dapat menggerogoti organ tubuh. Genetik dan gaya hidup menjadi faktor risiko terbesar. Tak semudah itu mendiagnosa kanker. Jenis kanker prostat terbagi menjadi dua, yakni jinak dan ganas. Poh Beow Kiong, Ahli Urologi Parkway Hospitals Singapore menyebutkan tingkat keganasan kanker dapat dilihat melalui PSA (Prostate Specific Antigen). “Kalau nilainya tinggi patut dicurigai, meski belum tentu kanker. Nilai di atas 3 harus dilakukan tes biopsi untuk mengukur sifat dan tingkat keganasan kanker,” jelasnya. Tes biopsi dilakukan melalui dubur. Alat akan mengukur tingkat kepadatan kelenjar prostat. Apabila terasa keras maka patut dicurigai. Prosesnya berlangsung 5 menit dan tidak menimbulkan rasa sakit karena kelenjar prostat tidak memiliki saraf.…
Read More
Wahai Ayah Jangan Biarkan Putri Anda Merasa Kesepian

Wahai Ayah Jangan Biarkan Putri Anda Merasa Kesepian

Artikel Anak, Artikel
[caption id="attachment_5631" align="alignleft" width="300"] Foto: anekainfounik.id[/caption] Kecenderungan anak perempuan yang dekat dengan ayahnya tak merasa kesepian ketika berada di masa-masa sekolah. Mereka mampu mengatasi perasaan terisolasi ketika mencapai usia sekolah dasar, dibandingkan anak perempuan yang tak memiliki kedekatan dengan sang ayah. “Ikatan antara ayah dan anak perempuan sangat penting,” papar sang Profesor Xin Feng, salah satu periset dari Ohio State University. Dia mengatakan, riset ini mengungkap, kedekatan ayah dan anak perempuannya cenderung membuat si anak merasa terlindungi, dan membantu mereka cepat mengatasi rasa sepi. Kehidupan Anak itu tak mudah mengalami kesepian karena mereka sering kali mencari sang ayah untuk membantu melewati masa sulit, misalnya ketika mulai memasuki usia sekolah. Namun, riset ini juga membuktikan kedekatan antara anak perempuan dan sang ibu tak memberikan dampak apa-apa terhadap kondisi ini. Untuk hasil…
Read More
Ternyata, Penyebab Kanker Ada di Sekitar Kita

Ternyata, Penyebab Kanker Ada di Sekitar Kita

Artikel Umum, Artikel
[caption id="attachment_5609" align="alignleft" width="300"] Foto: tribunnews.com[/caption] Penyakit kanker tidak melulu diakibatkan karena makanan atau pola hidup semata. Ternyata, di keseharian, tanpa disadari banyak benda yang mengandung karsinogen (zat penyebab kanker) yang kita temui. Hal ini tak terkecuali juga biasa ditemui pada benda-benda di sekitar rumah kita. Mulai dari makanan hingga produk-produk yang kita temui, semuanya memiliki potensi menimbulkan kanker. Dilansir dari The Health Site, berikut lima hal bisa menyebabkan kanker dan dapat ditemui di rumah kita. Produk pembersih Produk pembersih seperti detergen yang digunakan sehari-hari di rumah mengandung bahan kimia seperti fenol alkil, riclosan dan tetrachloroethylene. Deretan bahan kimia ini dapat mengganggu sistem endoktrin dengan memicu ketidakseimbangan hormon. Tak hanya itu, bahan kimia tersebut telah dikaitkan dengan berbagai jenis kanker seperti kanker payudara dan prostat. Makanan kaleng Kaleng yang biasanya…
Read More
Hindari Anak Dari Narkoba, Simak Tips Berikut

Hindari Anak Dari Narkoba, Simak Tips Berikut

Artikel Anak, Artikel
[caption id="attachment_5603" align="alignleft" width="300"] Foto: menit.co.id[/caption] Narkotika masih menjadi musuh kita bersama. Ini menjadi ancaman bagi masa depan siapapun, termasuk generasi muda. Peredaran narkotika saat ini tak memandang usia. Tua-muda, anak-anak, dan dewasa, bisa menjadi korbannya. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui akun Twitter-nya, @kemendikbud, memberikan tips bagi orangtua dan guru untuk menghindarkan anak dari bahaya narkoba. Tips ini bersumber dari The United Nation Office on Drugs and Crime (UNODC). Tips untuk para guru Untuk para guru, beberapa hal berikut ini bisa diterapkan sebagai langkah pencegahan anak terpapar narkoba. Pada intinya, membangun komunikasi yang baik menjadi kunci pencegahan. Untuk sekolah dan para guru: Dengarkan dulu: Dengarkan dengan penuh empati dan peduli. Bentuk jalinan hubungan yang kuat antara guru dan murid. Jangan dihakimi: Saat berbicara dengan murid, cobalah untuk memahaminya. Jika tidak,…
Read More
Mengenal Gejala Awal Penyakit Usus Buntu

Mengenal Gejala Awal Penyakit Usus Buntu

Artikel Umum, Artikel
[caption id="attachment_5606" align="alignleft" width="300"] Foto: dedaunan.com[/caption] Banyak orang mengabaikan sakit di bagian perut sebelah kanan dan menganggapnya hanya sakit biasa. Padahal, itu bias menjadi gejala awal penyakit usus buntu. Penyakit usus buntu umumnya baru dirasakan ketika sudah meradang, pecah, dan mengalami infeksi. Masalah usus buntu ini bisa menyebabkan rasa sakit dan bahkan harus dirawat dengan cara operasi. Berbagai macam bisa jadi penyebab munculnya penyakit ini. Dilansir dari Health Me Up, berikut beberapa gejala awal yang menandai seseorang tengah mengalami usus buntu. Sakit di bagian pusar Gejala pertama usus buntu adalah rasa tak nyaman atau sakit pada bagian pusar. Rasa sakit ini selanjutnya akan bergerak ke perut bagian bawah secara perlahan. Rasa sakit kian parah Awalnya rasa sakit akan terasa biasa saja, namun dalam hitungan jam bisa menjadi semakin parah dan…
Read More
Ini 5 Cara Menyenangkan Ajar Nasionalisme Pada Anak

Ini 5 Cara Menyenangkan Ajar Nasionalisme Pada Anak

Artikel Anak, Artikel
[caption id="attachment_5600" align="alignleft" width="300"] Foto: .rockingmama.id[/caption] Rasa nasionalisme pada anak-anak sejatinya bisa ditumbuhkan oleh orangtua. Ini sangatlah penting ditengah semakin pesatnya arus globalisasi, rasa nasionalisme di kalangan pemuda bisa terkikis perlahan-lahan. Kini ada kecenderungan anak-anak lebih suka memakai bahasa asing untuk berkomunikasi dibandingkan bahasa ibu sendiri, yaitu Bahasa Indonesia. Sebagai orangtua, di sini beberapa cara seru yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan semangat nasionalisme anak-anak. Menonton film edukasi Indonesia Tidak kalah dari negara-negara lain, industri film di Indonesia juga semakin berkibar. Agar anak-anak bisa makin mencintai negerinya, ia bisa diajak untuk menonton film sejarah ataupun edukasi. Misalnya saja, ada film Kartini dan Soekarno yang menceritakan jasa pahlawan nasional, atau film Laskar Pelangi dan Cahaya dari Timur yang bisa menyemangati anak untuk belajar dan berprestasi setinggi mungkin. Mengunjungi museum Salah satu cara…
Read More