Awas, Sulit Berkemih Tanda Kanker Prostat

Awas, Sulit Berkemih Tanda Kanker Prostat

Artikel, Artikel Umum
Kanker prostat merupakan kanker yang menyerang salah satu organ reproduksi pada laki-laki. Kanker ini ditandai dengan gangguan berkemih. Jadi, bila para pria mengalami gejala kencing tidak lancar, sebaiknya segera periksakan. “Kelenjar prostat ada di bawah kantong kemih. Kalau dia (kelenjar prostat) mengalami pembesaran, akan menghalangi aliran kencing sehingga pasiennya umumnya mengeluhkan gangguan buang air kecil,” tutur dokter spesialis urologi Syamsu Hudaya pada seminar bertajuk ‘Mengenal Keganasan pada Tubuh Kita & Pencegahannya’, di RSUP Fatmawati, Jakarta, pekan lalu. Syamsu menjelaskan, di tahap awal kanker prostat juga bisa terjadi tanpa disertai gejala. Ketika kanker sudah masuk stadium yang lebih tinggi, gejala-gejalanya antara lain sperma berdarah, nyeri saat ejakulasi, buang air kecil berdarah, dan nyeri tulang. Pada umumnya, kasus kanker prostat lebih sering ditemui pada etnik Afrika-Amerika…
Read More
Anemia Mengancam Anak, Simak Tips Berikut!

Anemia Mengancam Anak, Simak Tips Berikut!

Artikel, Artikel Anak
Saat ini, diperkirakan penderita anemia di seluruh dunia mencapai 2,3 juta orang, di mana 50%-nya disebabkan Anemia Defisiensi Besi (ADB). Tidak itu saja, wilayah tertinggi penderita anemia ada di Asia Tenggara dan Afrika, mencapai 85 persen, yang paling banyak dialami oleh para wanita dan anak-anak. Ada cara agar anemia tidak terjadi pada anak-anak. Pasalnya, jika terkena pada anak akan memberikan dampak negatif terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak, yaitu menurunkan sistem kekebalan tubuh sehingga meningkatkan kemungkinan terjadinya infeksi. Melihat dampak anemia yang cukup serius pada anak, perlu pendeteksi dini agar dapat segera diatasi dengan lebih baik. Kekurangan zat besi merupakan faktor utama AGB sehingga untuk mencegahnya dengan cara mengajarkan dan membiasakan anak mengonsumsi makan sehat dan bervariasi. Pilih bahan pangan yang tinggi akan zat…
Read More
Usir Kanker Perbanyak Kadar Vitamin D

Usir Kanker Perbanyak Kadar Vitamin D

Artikel, Artikel Umum
Kadar vitamin D yang tinggi ternyata bisa menurunkan risiko seseorang terkena kanker. Sebuah penelitian dari Jepang yang diterbitkan dalam BMJ menyebut, vitamin yang berasal dari paparan sinar matahari ini dipercaya dapat menurunkan risiko kanker. Dilansir dari Natural News, para peneliti menggunakan data peserta sebanyak 33.736 orang dengan rentang umur 40 hingga 69 tahun dari Pusat Kesehatan Masyarakat Jepang. Penelitian diawali dengan melakukan pendataan riwayat medis, pola makan, dan gaya hidup. Peneliti pun mengambil sampel darah guna mengukur kadar vitamin D. Setelah mempertimbangkan faktor risiko kanker, seperti usia, berat badan, tingkat aktivitas fisik, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol dan diet, peneliti menemukan peserta dengan tingkat vitamin D yang tinggi, risiko terkena hampir semua jenis kanker menurun 20 hingga 25 persen. Tak hanya itu, vitamin D juga dapat menurunkan…
Read More
Cermati 4 Tanda Gejala Katarak pada Anak

Cermati 4 Tanda Gejala Katarak pada Anak

Artikel, Artikel Anak
Genetika dan infeksi selama kehamilan bisa menjadi faktor penyebab katarak pada bayi atau anak-anak. Penglihatan bayi berkembang secara cepat dalam beberapa bulan pertama kehidupan pertamanya. Namun, titik putih atau lensa keruh seperti saat seseorang melihat jendela yang berembun (katarak) tentu mengganggu penglihatan. Berikut sejumlah tanda bila anak mengalami katarak seperti dilansir laman WebMD: Anak-anak bahkan mungkin bayi tidak melihat langsung atau merespons wajah atau benda besar dan penuh warna yang ada di hadapannya. Mereka yang sudah bisa merangkak tidak dapat menemukan benda kecil saat ia merangkak di lantai bisa menjadi tanda dia menderita katarak. Anak mungkin cemberut, juling, atau melindungi matanya secara berlebihan saat berada di bawah sinar matahari. Hal ini terjadi karena dia mengalami silau yang disebabkan oleh katarak. Mata anak mungkin tidak…
Read More
Ini 8 Fakta Diabetes Merusak Organ Tubuh Secara Diam-Diam

Ini 8 Fakta Diabetes Merusak Organ Tubuh Secara Diam-Diam

Artikel, Artikel Umum
Secara pelan namun pasti, diabetes bisa merusak kesehatan anggota tubuh lainnya. Hal ini lantaran semua anggota tubuh akan dialiri dengan kandungan gula yang berlebih. Lalu apa dampak diabetes pada anggota tubuh yang lain? Dilansir dari Boldsky, ini dia penjelasannya. Merusak pembuluh darah Gula darah tinggi diketahui bisa merusak elastisitas pembuluh darah yang kemudian menyebabkan penyempitan. Beberapa komplikasi yang terjadi karena penyempitan pembuluh darah adalah serangan jantung, stroke, hingga kerusakan organ. Merusak saraf Ketika sirkulasi darah memburuk selama bertahun-tahun, penderita diabetes juga bisa mengalami kerusakan saraf. Dampak yang paling umum terjadi adalah mati rasa di jari kaki, tangan, hingga kaki yang kemudian terkait dengan peningkatan cedera. Dapat menyebabkan gagal ginjal Menurut penelitian dari American Diabetes Association, 44% dari kegagalan ginjal terjadi akibat diabetes. Sebabnya pembuluh darah…
Read More
Waspadai, Katarak Juga Bisa Menyerang Anak-anak

Waspadai, Katarak Juga Bisa Menyerang Anak-anak

Artikel, Artikel Anak
Seiring bertambahnya usia, seseorang semakin berisiko terserang katarak. Menurut para ahli, penyakit ini seperti uban. “Katarak sepasti uban. Semua orang pasti terkena, cepat atau lambat. Penyebab utama salah satunya usia,” ujar spesialis mata dari JEC @Cinere, Dr Zeiras Eka Djamal, SpM di Depok, beberapa hari lalu. Katarak terjadi bila lensa mata berubah menjadi keruh. Sejumlah gejala yang bisa menjadi pertanda katarak, yakni kemampuan penglihatan menurun, lebih merasa silau terhadap cahaya, dan ukuran kacamata yang kerap berubah. “Selain usia dan penyakit diabetes, obat-obatan steroid juga bisa menjadi penyebabnya,” kata Zeiras. Walau banyak diderita orang berusia lanjut, tak berarti anak-anak terbebas dari gangguan mata ini. Infeksi selama kehamilan bisa menjadi penyebabnya. “Pada anak biasanya penyebabnya infeksi virus Rubella. Pada anak-anak perkembangan saraf membutuhkan stimulasi. Kalau ada katarak, saraf…
Read More
Cermati 10 Tanda Tubuh Alami Dehidrasi

Cermati 10 Tanda Tubuh Alami Dehidrasi

Artikel, Artikel Umum
Sebanyak 70 persen kandungan tubuh manusia terdiri dari air. Karenanya, orang bisa hidup tanpa makan dalam waktu yang cukup lama, tapi tidak demikian kalau tanpa air. Itu sebab tubuh penting untuk selalu terhidrasi dengan cukup air, minimal 2 liter sehari. Sayang, masih banyak orang yang tidak memperhatikan masalah ini. Sekalinya minum, justru memilih minuman manis. Hal ini membuat tubuh bisa mengalami dehidrasi. Dilansir Boldsky, ada 10 tanda tubuh mengalami dehidrasi. Haus Kurang air membuat tubuh cepat letih dan merasa haus. Saat haus dan kurang asupan air, segera atasi dengan dorongan untuk mengemil sesuatu sehingga tubuh dapat mengambil air dari makanan. Mulut kering Jika bagian dalam mulut kering, ini menjadi satu tanda Anda sudah dehidrasi berat. Mengantuk Dehidrasi menimbulkan kelelahan ekstrem dan dorongan untuk tidur.…
Read More
Jangan Gampang Mengkritik Karya Anak!

Jangan Gampang Mengkritik Karya Anak!

Artikel, Artikel Anak
Banyak orangtua begitu melihat hasil gambar anak-anaknya langsung melontarkan kritik yang terkadang tidak mengenakan. Sebelum menilai, Anda harus memahami bahwa menggambar adalah sarana yang anak untuk mengekspresikan diri. Sebelum mereka benar-benar bisa menulis, menggambar adalah aktivitas pertama yang mereka lakukan. Sayangnya tak sedikit orangtua yang langsung melakukan penilaian menjatuhkan. “Kamu gambar apa sih, kok jelek?” atau “Kok ibu kamu gambar jelek, yang cantik dong.” Padahal, kita orang dewasa kalau dikritik, bisa mental block. “Mereka pun bisa seperti itu, ‘udah lah enggak usah bikin apa-apa’,” kata Desainer produk dari Universitas Paramadina Hendriana Wedhaningsih. Lantas, apa yang seharusnya bisa dilakukan orangtua? Hendriana menyarankan agar orangtua mengapresiasi hasil karya gambar sang anak. Apresiasi bukan sekadar ‘gambar kamu bagus ya’, namun bisa seperti ‘oh gambar apa, nak? Tolong ceritain dong’. Dari situ, sang…
Read More
Astaga, Kanker Usus Jadi Penyebab Kematian Kedua Terbesar Kaum Pria

Astaga, Kanker Usus Jadi Penyebab Kematian Kedua Terbesar Kaum Pria

Artikel, Artikel Umum
Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 menyebutkan, kanker kolorektal atau kanker usus besar merupakan penyebab kematian kedua terbesar untuk pria dan penyebab kematian ketiga terbesar untuk perempuan. Kanker kolorektal merupakan jenis kanker yang tumbuh pada usus besar (kolon) atau rektrum. Umumnya, kanker ini bermula dari polip yang tumbuh di sepanjang dinding permukaan dalam usus besar serta rektum. Menurut Prof. Dr. Aru W. Sudoyo, SpPD- KHOM, FACP, FINASIM., Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Jakarta, Selasa (3/4), “Untuk laki-laki, pertama itu kanker paru, kedua kanker kolorektal dan prostat. Tapi kalau wanita yang pertama masih kanker payudara, kanker serviks dan kanker kolorektal.” Sementara, data GLOBOCAN 2012 menunjukkan insiden kanker koloraktal di Indonesia 12,8 per 100.000 penduduk usia dewasa dengan tingkat kematian 9,5% dari seluruh kanker. Bahkan,…
Read More
Penyakit Difteri Apa Sih Gejalanya?

Penyakit Difteri Apa Sih Gejalanya?

Artikel, Artikel Anak
Ditetapkannya penyakit difteri sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) 2017 ini membuat semua orang mawas. Namun, sudahkah kita benar-benar mengenali penyakit mematikan ini? Penyakit ini muncul karena adanya bakteri Corynebacterium diphtheriae yang menyerang saluran pernapasan. Seperti virus flu, bakteri ini masuk ke tubuh lewat percikan udara ketika seseorang batuk, bersin, atau berbicara. Selain itu, bakteri juga dapat ditularkan lewat kontak langsung dengan cairan yang keluar dari saluran pernapasan dan pengelupasan luka kulit. Benda-benda yang terkontaminasi bakteri juga bisa menyebabkan penularan penyakit. Saat bakteri ini masuk ke tubuh lain yang kondisinya sedang lemah dan tidak diimunisasi lengkap, bakteri bisa dengan mudah berkembang dan hidup. Gejalanya berupa sakit tenggorokan, sulit menelan, demam dengan suhu rendah sekitar 38 derajat celcius, kurang nafsu makan, sesak napas disertai bunyi, leher membengkak seperti leher sapi (bullneck)…
Read More